Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Mereka semua bilang kalau Bapakku Dukun. Keluarga kami dijauhi dan dikucilkan. Sedari kecil aku sudah melihat kematian demi kematian. Kami dibilang pemuja setan, pelaku pesugihan, bahkan Bapakku dikatakan gila. Namun, aku tak peduli. Sampai sebuah fakta terkuak dengan sendirinya. Bapakku Dukun dan aku bangga! story writer by Nana Shamsy
1075.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Di Kala Kematian Anak Kembarku

Di Kala Kematian Anak Kembarku

Saat hari raya, suamiku menjemput anak kembar kami pulang sekolah, tapi tiba-tiba mendapat telepon dari wanita pujaan hatinya. Dia pun meninggalkan anak-anak di pinggir jalan dan menyuruhku menjemput mereka. Aku meninggalkan klien yang sedang kutemui dan bergegas menjemput anak-anak. Sayangnya, aku terlambat. Anak sulungku tertabrak mobil dan terlempar, sedangkan adiknya sekarat di pelukanku, merintih kesakitan sambil terus memanggil-manggil ayahnya. Ambulans belum tiba, ayahnya belum datang juga, akhirnya anak bungsuku meninggal. Aku memeluk tubuh kedua putriku dan meratap di jalan. Wanita pujaan hati suamiku mengunggah sebuah foto di media sosial dilengkapi tulisan: [Pengakuan cinta yang paling tulus adalah kehadiran kapan pun saat dibutuhkan. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar bagiku!] Di belakang tulisan itu ada enam emoji bibir merah. Fotonya menunjukkan kepala suamiku dan pujaan hatinya bersandar satu sama lain, tangan mereka terulur ke atas kepala, membuat bentuk hati. Dengan hati hancur, aku mengirimkan postingan itu kepada suamiku sambil mengirim pesan: [Anak-anakmu nggak sepenting pujaan hatimu?] Pada hari pemakaman, dia baru menjawab dengan tidak sabar: [Anak-anak sudah tujuh tahun, apa masih perlu didampingi setiap saat?]
838 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima tahun setelah kematianku, ibuku menerima telepon dari polisi yang mengatakan bahwa ada kabar tentang diriku. Ibu bergegas pulang ke kampung halamannya bersama adik laki-lakiku. Setibanya di sana, dia langsung mendobrak pintu rumah nenek. "Mana Stella? Jago juga anak sialan itu bersembunyi. Cepat ambil kornea matanya buat adiknya." "Stella sudah meninggal," ucap Nenek terbata-bata sambil menangis. Ibu malah mencibir, "Bohong, polisi sudah meneleponku dan mengatakan kalau sudah ada kabar tentang dia." "Dasar nenek tua sialan! Kalau kamu nggak menyerahkannya sekarang, keluar sana dari rumah ini." Melihat sikap ibu, nenek menangis dan mengeluarkan fotoku dengan gemetar. "Stella, kamu nyesel tolongin adikmu?"
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya

Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya

Lima tahun setelah aku meninggal, putriku, Elsy menelepon Gavin Geraldy. Elsy bertanya pada Gavin, "Kamu suka ibuku?" Dia melihat kalimat yang tertera di buku harianku. "Gavin, kamu suka aku?" Tak disangka, Gavin malah menjawab dengan nada sinis, "Ibumu yang suruh kamu tanyakan ini? Anak sendiri pun dia tega manfaatkan? Wanita murahan ini. Sudah nikah sama ayahmu, masih mengharapkanku?"
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Pada usia 10 tahun, kakakku meninggal saat kami bolos untuk pergi bermain. Sejak saat itu, ibuku membenciku, mengira aku yang mencelakai kakakku. Dia memperlakukanku seperti pembantu dan mengadopsi anak perempuan yang patuh untuk menggantikan posisi kakakku. Ibuku merebut semuanya dariku, bahkan memintaku mendonorkan ginjal untuk putri adopsinya itu! Oke, Ibu. Karena kamu mau begitu, aku akan memberi nyawaku ini kepadamu! Setelah aku mati, dia baru menyesal.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Suami Dadakan Ibu Muda

Suami Dadakan Ibu Muda

Memiliki keluarga kecil yang bahagia adalah impian semua orang. Namun, itu tidak berlaku dengan Mawar. Setelah ditinggalkan oleh kekasihnya, impian memiliki keluarga kecil yang harmonis itu seketika hilang. Ia ditinggalkan setelah melakukan hal memalukan untuk dirinya sendiri. Ia harus menanggung segala konsekuensinya sendiri. Tinggal seorang diri di kota besar membuat dirinya harus berusaha dan berjuang sendiri untuk ekonomi keluarganya. Belum lagi, ia harus mengandung seorang anak hasil perlakuannya dengan mantan kekasihnya itu. Orang yang sebelumnya berjanji untuk bertanggung jawab akan dirinya nyatanya pergi meninggalkannya begitu saja. Entah ke mana kekasihnya itu, ia menganggapnya sudah mati. Hari kelahiran anaknya sudah tiba, kebencian dan keinginan membunuh putranya semakin kuat. Namun, seseorang menyadarkannya. Membuatnya mempertahankan putranya dengan perasaan campur aduk. Takdir kembali memainkan dirinya. Keluarganya yang selama ini tidak mengetahui keadaannya mendadak ingin bertemu dengannya dan tinggal bersamanya, di saat itu juga ia takut akan pandangan buruk keluarga besarnya. Mencari suami kontrak untuknya dan ayah untuk anaknya adalah pilihan yang bisa ia lakukan. Namun, apakah akan semudah itu? Apa bisa dirinya menggunakan kekayaannya untuk mendapatkan seorang suami? Siapakah laki-laki yang mau menerima wanita kotor sepertinya?
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?" Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ] Namun, tak ada balasan dariku. Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air." Mereka tidak pernah mengira bahwa aku tak pernah berhasil keluar dari hutan itu. Akhirnya setelah melalui pencarian yang intens, mereka menggali setiap jengkal tanah hingga di tengah hutan pegunungan dan menemukan sisa-sisa tulang belulangku.
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Meninggalkan Orang yang Kucintai Sejak Masa Mudaku

Meninggalkan Orang yang Kucintai Sejak Masa Mudaku

Saat aku bangun dari tempat tidur Ashton, dia dengan malas menyerahkan celana dalam kepadaku dan berkata, "Aku sudah ganti kata sandi pintu. Kelak, jangan datang lagi kecuali benar-benar perlu." Aku terkejut dan secara naluriah bertanya, "Kenapa?" Dia tersenyum sambil menjawab, "Dia setuju untuk jadi pacarku kemarin. Aku takut dia melihatmu dan akan marah. Aku sudah mengejarnya begitu lama."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Khalis
Shyntia Ananda, gadis bungsu berumur 12 tahun, memiliki dua kakak perempuan, buah hati dari Ribetus dan Monoina. Keluarga sederhana, yang serba berkecukupan, tinggal di sebuah desa kecil, yang jauh dari batas perkotaan. Gadis kecil, yang baru duduk di bangku kelas 6 SD Nusa Bangsa. Gadis pendek yang mungil, yang periang, tak kalah pintar, dan berparas cantik, yang mirip dengan kecantikan sang ibu. Gadis baik, yang cerewet, dan selalu setia menemani orangtuanya kemana pun, kecuali jika sudah sekolah. Tetapi, semenjak ibunya sakit, kehidupan Shintya mulai berubah. Bagaimana kah kehidupan sehari-hari Shintya? Yukk ikuti ceritanya secara pelan-pelan
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai keluarga kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3536373839
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status