Sang Menantu Perkasa
Dalam bunyi petikan yang terus berubah ini, Arjuna merasa seolah dia telah melewati musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.
Terkadang hangat, terkadang panas, terkadang sejuk, terkadang dingin.
Setelah menggambarkan empat musim, suara petikan masuk ke situasi lain.
Seperti sebuah lagu dan keluhan.
Waktu terbaik di dunia, hari-hari yang paling cerah, kekhawatiran yang paling indah, semuanya terkandung dalam suara piano ini.
Kepingan salju berkibar.
ตอนยอดนิยม