Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARINDA

ARINDA

CucokStory
"Kamu tak berpikir jika aku akan membantumu secara percuma bukan?" Seketika raut wajah Arinda terlihat menegang, dia kembali mendongak menatap wajah Zayn. Arinda menelan ludah, seketika harapan yang sempat tergambar jelas di wajahnya hilang berganti dengan raut wajah pucat pasi. Apa? Apa yang Zayn inginkan sebenarnya? Sedangkan itu, Zayn tersenyum dalam hati melihat itu. Ah, ini sepertinya akan menyenangkan. Bahkan dia belum mengatakannya dan gadis itu sudah terlihat ketakutan. "Apa? Apa yang kamu inginkan dariku? Aku bahkan sudah tidak memiliki apa-apa lagi?" tanya Arinda serak, terdengar malang. Zayn mengangguk-angguk percaya. Dia kemudian menatap dalam bola mata Arinda yang basah. Tatapan yang seolah mengunci Arinda. "Tubuhmu, kamu masih memilikinya bukan?" bisik Zayn di depan wajah Arinda. Kemudian dia tarik wajahnya menjauh, melihat bagaimana reaksi gadis itu dan betapa puasnya dia saat mendapati wajah cantik itu kini memerah.
Romansa
1.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Akhir Cinta yang Getir

Akhir Cinta yang Getir

Sudah tiga jam aku menunggu Eldino Marven, pacarku. Pria yang seharusnya jadi tokoh utama itu mendadak ke rumah sakit karena ditelepon oleh gadis kesayangannya. Pergelangan kaki gadis kesayangannya itu terkilir, tetapi dia malah sengaja merekam video ciumannya dengan Eldino. Saking dalamnya cinta mereka, Eldino yang kedua kakinya cacat itu ternyata sanggup bangkit berdiri dan bahkan mendorong Adena Horian ke pintu. "Eldino, kok kamu nggak kasih tahu Arissa kalau kakimu sudah sembuh?" Eldino pun menjawab. "Kalau dia tahu, dia pasti akan ribut memintaku menikahinya." "Memangnya Arissa itu siapa sih? Dia itu cuma pengasuh gratis! Apa dia pantas menikah denganku?" Eldino dan Adena berciuman dengan penuh gairah. Adena bahkan mengenakan gaun pengantin rancanganku dan melirik kamera dengan provokatif. Video pun berakhir dengan bunyi air yang menjurus. Ternyata selama ini Eldino membohongiku. Aku langsung membuang kue yang kubuat untuk pria itu ke tempat sampah. Lalu, aku menundukkan kepala dan mengirim pesan kepada ibuku. "Halo, Bu, aku mau ikut kencan buta itu."
Short Story · Romansa
5.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
Short Story · Romansa
13.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Aku Pemenang Dalam Hidupku

Aku Pemenang Dalam Hidupku

Ini sudah ke-seratus kalinya aku diabaikan oleh keluarga ini. Saat ulang tahun, mereka hanya menyiapkan kue untuk adikku. Saat sakit, aku terbaring sendirian di ranjang, sementar mereka semua mengelilingi adikku. Aku selalu bilang pada diriku sendiri untuk bersabar dan jadi anak yang pengertian, tapi semua itu tak pernah tergantikan sekalipun dengan kasih sayang mereka. Hingga hari pernikahanku tiba. Aku kira setidaknya di hari itu, aku bisa merasakan sedikit kasih sayang yang benar-benar menjadi milikku. Namun, aku salah. Ayah, Ibu, Kakak, bahkan Jason, tunanganku yang merupakan seorang bos mafia, semuanya malah pergi ke acara wisuda adikku. Mereka meninggalkanku sendirian di tempat pernikahan, membiarkanku menanggung tatapan iba dan ejekan para tamu. Sedangkan Jason hanya melontarkan kalimat dingin, "Hanya pernikahan saja, bisa digantikan lain hari." Ini bukan pertama kalinya. Waktu acara pertunangan pun sama, begitu adikku mengeluh sakit perut, dia tanpa ragu langsung menemaninya ke rumah sakit. Sementara aku harus tersenyum pada tamu-tamu sendirian Saat ini, aku benar-benar sadar. Bagi mereka, aku hanyalah sosok yang tidak penting. Jadi, aku memilih untuk pergi. Aku membawa koper dan satu rahasia, yaitu anak dalam kandunganku. Kali ini, aku tidak akan menunggu kasih sayang mereka lagi. Aku akan memulai hidup baru, demi diriku dan demi anakku.
Short Story · Mafia
11.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Luna dan Para Garda Patriot

Luna dan Para Garda Patriot

Oktana
Luna mendapat keajaiban saat ia berumur dua tahun. Ia sekarat dan hampir meninggal kalau saja papanya tidak memberikan kalung dengan kristal matahari yang ajaib. Kristal itu membuatnya hidup dan sehat seperti anak-anak lainnya, bisa bermain dan belajar di sekolah. Sayangnya, kristal itu juga memberinya kekuatan yang membuatnya tidak punya teman. Luna bisa mengeluarkan bola cahaya dari kedua tangannya, juga memukul orang dewasa sampai pingsan. Karena itu ia dijauhi teman-teman sekelasnya, dan dijuluki sebagai si anak monster. Sampai akhirnya ia mendengar nama Garda Patriot: kelompok orang-orang yang punya kekuatan ajaib sama seperti dirinya dan memaka kekuatannya untuk melindungi kota dari kejahatan. Mereka tersembunyi dan tidak banyak orang yang mengetahuinya kecuali mungkin Dirga, teman sebangkunya yang sangat menyukai kelompok itu. Sambil berusaha tetap menyembunyikan kekuatannya, Luna dan Dirga mencari Garda Patriot. Ia ingin belajar mengendalikan kekuatannya agar bisa membantu orang lain dan mempunyai banyak teman. Dalam pencariannya, Luna tak menyadari menyadari bahwa ia juga menjadi incaran sebuah kelompok jahat yang mengancam nyawanya.
Sci-Fi
105.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Kok anak-anak manggil kamu ‘Kak Can’?” tanya Ben, memandangi wajah memikat itu. “Memang nama kamu siapa, sih?” “Modus!” “Oke, kalau gitu biar aku tebak. Candra, Canda, Candi, Can ... tik?” Dari responsnya yang sempat membeku, Ben kembali berceletuk. “Wow, bener ya, kamu Cantik?” Bola mata gadis itu bergulir, melirik galak pada Ben. “Bukan!” Pertemuan pertama mereka yang absurd membuat keduanya terus menerus dipertemukan tanpa sengaja. Cantika adalah tetangga yang tinggal beberapa blok dari rumah Ben. Menurut Ben, semua yang ada di tubuh gadis itu tampak memesona. Tatapan matanya, bibirnya, bentuk tubuhnya, gerak-geriknya, suaranya, bahkan semuanya, terlalu seksi untuk diabaikan. Ditambah lagi penampilannya yang modis benar-benar memanjakan mata. Tetapi katanya, rumah besar yang ada di kawasan elit itu bukan rumah Cantika. Ketiga bocah yang selalu memanggilnya ‘Kak Can’ juga bukan adik kandungnya. Lantas, siapa sebenarnya Cantika? Kenapa Ben sering melihatnya berkeliaran keluar masuk rumah itu? Masa iya, gadis cantik yang membuatnya terpesona itu ... pengasuh anak?
Romansa
108.2K viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Rumah Tangga
2.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Dikejar Mantan Suami CEO-ku

Dikejar Mantan Suami CEO-ku

"Apa yang kamu lakukan, Mas?" Mazaya tak menyangka melihat suaminya begitu buas mencumbu sekretarisnya saat ia datang membawa kue anniversarry pernikahannya yang kedua siang itu. Hatinya hancur berkeping-keping melihat pengkhianatan sang suami yang ia anggap malaikat dalam hidupnya. Evan Alexander tak mengira, kekhilafan pertamanya kepergok oleh istrinya di mana ia memang merasa bosan pada Mazaya yang tak bisa merawat dirinya lagi seperti dulu. Rasa bosan itu membuat Evan tak berhasrat lagi pada sang istri sehingga ia tak sanggup lagi menahan gelora di tubuhnya, terutama ketika sang sekretaris menggoda imannya. "Kenapa kamu tega mengkhianatiku, Mas?" isak Mazaya tak kuasa menahan tangisnya. "Aku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Mira. Aku hanya khilaf," kilah Evan." "Khilaf? Khilaf sampai bercumbu panas di kantor, siang hari begini?" jerit Mazaya terluka. Di sisi lain, ada seorang pria yang telah lama menanti Mazaya, yaitu kakak tiri dari Evan. Mengetahui ada masalah antara Evan dan Mazaya, Arga siap menjadi pelindung Mazaya. Apakah yang akan terjadi pada pernikahan Mazaya dan Evan? Apa Mazaya akan memaafkan perbuatan suaminya? Apa Mazaya memilih bercerai lalu menjalin hubungan dengan Arga, kakak iparnya sendiri?
Romansa
107.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Bercerai Setelah Hilang Ingatan

Bercerai Setelah Hilang Ingatan

Elena, seorang wanita cerdas menjadi bodoh setelah bertahun-tahun terjebak dalam cinta sepihak bersama dengan suaminya. Dia meninggalkan dunia cemerlangnya sebagai seorang nona muda kaya hanya untuk mengejar cinta dari suaminya, Marco Sebastian. Di malam hari jadi pernikahannya, Elena datang ke kantor sang suami untuk memberi kejutan. Namun siapa yang sangka jika di malam itu bukan suaminya yang terkejut, namun dia yang mendapatkan kejutan hebat. "Setelah hari-hari yang aku habiskan untuk mengejarmu, ternyata ini yang kau lakukan di belakangku! Kau bilang wanita itu hanya sekretarismu, tapi ternyata wanita ini tidak lebih dari seorang pelacur untuk menyenangkanmu! Aku membencimu, Marco!" teriak Elena penuh kemarahan, menatap suaminya dengan pandangan penuh kebencian, sebelum akhirnya berlari meninggalkan suaminya yang tertegun, dengan kue anniversary yang hancur berserakan di lantai. Elena berlari tanpa arah, didorong oleh rasa frustrasi dan sakit hati yang mendalam. Pikirannya yang kosong membawanya pada pemikiran untuk menabrakkan diri ke mobil yang melintas di jalan, sebagai cara untuk mengakhiri semua kekacauan dan rasa sakit yang dia rasakan dalam hidupnya. "Aku tidak ingin mencintaimu lagi, Marco!" lirih Elena menangis, sebelum tubuhnya terpental keras di atas jalanan aspal, dengan darah yang mengalir setelah dirinya tertabrak oleh mobil.
Romansa
101.2K viewsOngoing
Read
Add to library
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
Romansa
1.7K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status