Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Please Marry Me

Please Marry Me

Kania juga sempat meminta Ilana untuk segera pulang. Namun, Ilana masih ingin jalan-jalan di pasar malam tersebut. Dia membeli sekotak kue klepon. Dimakannya sambil berjalan. Oleh sebab itu Ilana tak sengaja menabrak lengan seorang wanita. Wanita itu sekiranya lebih tinggi 10cm dari Ilana. Saat saling menoleh Ilana langsung mengenali wanita itu. Menyebut nama wanita itu dalam hati, "Gabriel."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lagu anne marie
Baca
+Pustaka
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Kata-kata itu sepertinya ‘mengganggu’ Anne, saat dia mulai bergoyang untuk membuktikan bahwa dia tidak takut dipukuli. Benar saja, ketika dia mengayunkan pinggulnya yang ramping dan tubuhnya yang panas, dia sangat menggoda. Jadi, saat Anne perlahan melepaskannya, Javier, yang sangat bersemangat, dan menerkamnya. Anne mencoba berteriak minta tolong dengan histeris, tetapi suaranya ditenggelamkan oleh musik yang keras…. Ketika semuanya selesai, lampu masih menyilaukan dan musik masih diputar, tapi Anne jelas sangat berbeda dari beberapa saat yang lalu.
9498.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai lagu anne marie
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kupilih Setelah Kematian

Cinta yang Kupilih Setelah Kematian

"Kau bisa datang kapanpun kau mau, meski aku tidak di mansion sekalipun. Aku akan bilang pada Mr. Smith." "Benarkah?" Mata Anthony melebar tak percaya. Dia terlihat begitu senang, mengundang senyuman dari Anne dan Tuan Hawthorne. Luke memgangguk. "Your Grace," suara pelan dan lembut itu kali ini datang dari Ame. Gadis kecil itu tersenyum malu-malu. "Bolehkah saya memainkan sebuah lagu untuk Anda nanti?" Luke tampak tertarik, ia sedikit menunduk untuk melihat Ame. "Tentu, princess. Aku sangat ingin mendengarnya."
64.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai lagu anne marie
Baca
+Pustaka
THE POSSIBLE

THE POSSIBLE

jawabku. "Lucu sekali." Anne Marlie sudah cantik ketika berada di rumah sakit dengan mengenakan gaun rumah sakit sederhana, beserta memar pada pipi dan tanpa make up. Sekarang tak mungkin aku melepaskan pandang dari wajahnya. Ia memakai kemeja putih terkanji ringan, macam pakaian yang dipinjam seorang mahasiswi dari pacarnya, dan celana pendek khaki tergulung. Rambutnya yang gelap tergerai sampai ke bawah pundak. "Apakah dia pandai?" aku bertanya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai lagu anne marie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status