Rahim Kedua CEO
“Tapi, Mbak—“
“Mar, jujur aku nggak mau progam kali ini gagal lagi. Jadi, please, kamu nurut apa yang aku omongin.”
***
Anne baru menuntaskan kegiatannya di studio yang terdapat di paviliun samping rumah. Langkahnya bergerak gontai menyusuri taman bunga. Lalu terhenti begitu mendapati Mara yang tengah terduduk di bawah pohon mangga dengan kepala tertunduk.
“Perpisahan itu nggak ada yang nggak menyakitkan, Mar,” celetuk Anne seraya menduduki bangku samping Mara. “Jadi, wajar kalau sekarang kamu masih sedih dan susah lupain mantan pacar.”
인기 회차