Ayahku Tidak Tamat SD
Sebab itu pulalah, rasa cintaku untuk ayah belum mampu terbagi dengan lelaki manapun sampai hari ini.
Ayah memang tidak memiliki ijazah pendidikan apa-apa. Dulu, beliau sekolah hanya sampai kelas 6 sd namun tidak sempat ikut ujian karena tidak memiliki uang. Kakek dan nenek hanya bekerja serabutan. Jangankan untuk membayar uang sekolah, untuk makan sekali sehari saja mereka susah. Namun, meski begitu bagiku ayah seorang lelaki luar biasa. Otaknya cerdas, pekerja keras, dan akhlaknya patut di tiru.
Aku bangga menjadi putrinya. Bahkan jikapun beliau tak memiliki banyak harta, beliau tetap menjadi cinta abadi di dalam dada.