Dari Mantan Jadi Ipar
Beliau seperti hendak mengingat memori masa lalu di saat aku kecil.
"Waktu itu hujan sangat lebat dan petir menyambar hebat." Ibu mulai berkisah. "Saat itu, ibumu sedang berjuang melahirkan kamu, sedangkan ayahmu sedang dalam perjalanan pulang ke Ponorogo. Ayahmu kerja di luar kota, Nduk. Ya, semua demi urusan kebutuhan hidup. Begitu ayah ibumu menikah, tinggal serumah hanya dua bulan, setelah itu ayahmu merantau ke Sumatera dan ibumu di sini. Kembali hanya sebulan sekali karena menemani ibumu cek kandungan. Ibumu dinyatakan hamil setelah sebulan menikah, Nduk. Padahal, ibumu divonis dokter sulit punya keturunan. Tapi takdir Allah siapa yang bisa menolak termasuk ketika Allah mengambilnya se
Capítulos em Alta