Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RESTU

RESTU

No Vel Crystal
Mungkinkah aku meminta kisah kita selamanya tak terlintas dalam benakku bilah hari ku tanpamu, segala cara telah ku coba pertahankan cinta kita selalu ku titipkan dalam doa ku tapi ku tak mampu melawan Restu- batin Aloe mengikuti lirik lagu yang ia dengar. "Jika hal terbaik dalam hidup adalah cinta maka hal terburuknya adalah rasa tak terbalaskan"- Lion cassanova
Young Adult
2.2K viewsOngoing
Read
Add to library
MELODI TERINDAH

MELODI TERINDAH

AISY LOVE
Kisah AHMAD WAHYU seorang CEO 'W' STUDIO AGENCY'S telah jatuh cinta terhadap seorang gadis blur yang juga pelatih dari agensinya iaitu HANAN FALISYA hanya dengan lirik dan MELODI TERINDAH yang diciptanya. Saat Wahyu baru hendak kecapi hari bahagia bersama gadis comel yang bernama Hanan itu dengan lamaran pertamanya, tiba-tiba satu rahsia besarnya terbongkar menyebabkan gadis itu dari cinta bertukar benci terhadapnya. Pelbagai konflik yang terjadi dalam hidup Ahmad Wahyu dan Hanan Falisya. Dugaan demi dugaan terus belenggu hidupnya. Konflik dengan keluarga, putus tunang, kemalangan yang melibatkan nyawa, mimpi pelik. Dan apakah kesudahan kisah hidupnya?Adakah Wahyu akan mendapatkan kembali cintanya yang telah hilang itu?Adakah konflik antara dia dengan keluarganya berterusan tiada berpenghujung? Dan apakah punca kemalangan yang melibatkan nyawa itu?Adakah ada kaitan dengan Hanan?Mimpi apakah yang mengganggu tidurnya saban malam? "Aku berharap cinta kita seindah melodi yang tercipta"-Wahyu "Aku berharap melodi terindah itu sentiasa mengiringi kisah cinta kita hingga ke akhirnya."-Hanan Hanya dengan sebuah lirik cinta yang terindah tercipta telah menyatukan mereka berdua. Dan apa akan terjadi seterusnya? Pelbagai persoalan bermain diminda.Jika ingin tahu jawapannya ,jangan lupa terus membaca novel MELODI TERINDAH yang akan merungkai segala persoalan anda.
102.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan. Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya. Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic. Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
Short Story · Romansa
3.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Nazeela Sahara tak pernah mengira akan menjadi madu dari wanita yang sudah seperti saudara sendiri. Mati-matian dia menolak ide tersebut, tetapi wanita itu mengungkit jasanya kepada keluarga Nazeela. Apakah Nazeela bisa bahagia, hidup bersama pria yang ternyata memiliki siasat licik di balik kesediaannya menikahi gadis tersebut? Sementara jauh di relung hati dia memiliki cinta tersembunyi untuk pria lain. Apakah kisah cinta Nazeela bisa seindah simfoni yang sering dia senandungkan? Atau hanya irama tanpa lirik dan tak berjiwa?
Rumah Tangga
5.2K viewsCompleted
Read
Add to library
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Emhaf
Camelia datang sebagai angin di antara kabut. Ia memilih wujud sebagai manusia sebagai lirik dari Nyanyian Jiwa. Perjalanannya dalam alam kehidupan manusia adalah peta takdir yang harus diarunginya dengan seorang lelaki jelmaan selembar daun. Kehidupannya sejumlah butiran pasir yang tersisa pada siluet di pipi kirinya. Sudah sekian lama, lelaki selembar daun tak juga ditemukannya. Takdirnya sebentar lagi harus berakhir dan mengubahnya sebagai pasir jam waktu. Ketika ia sudah pasrah dan menyerah, masa depan dan masa lalu bertabrakan, mempertemukannya dengan Gavin, lelaki yang memiliki tanda jam pasir kosong di pipi kanannya. Mulai dari sana petualangan romansa ini akan menggemuruhkan langit dan menggetarkan bumi.
1.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Sold To The Abandoned Husband

Sold To The Abandoned Husband

"A slave like you shouldn't call my name. Now, address me properly." "Opo, m-master.” Tatlong taon na ang lumipas magmula nang iwan ni Serena Laurel-De Silva ang kaniyang asawa dahil nasaksihan niyang nakikipagtalik ito sa ex-fiance nito. Kahit na contractual marriage lamang iyon, minahal niya si Ezekiel De Silva at labis siyang nasaktan. Kaya naman napagdesisyunan niyang sumama sa ibang lalaki habang dala-dala sa sinapupunan ang kanilang anak. Ngunit hindi niya aakalaing mahuhulog lamang siya sa patalim sa piling ng bago niyang kinakasama at mapunta sa black market para sana’y ibenta sa kung sino-sinong lalaki. At ang pinaka-masama pang pangyayari sa kaniyang buhay ay malaman na ang bumili sa kaniya ay walang iba kundi ang dati niyang asawa na si Ezekiel. "Why did you leave me three years ago? Did you know what hell I've been living all this time without you?! How could you have a child with him?!" He drunkenly yelled at her, crying in pain. Matapos nitong saktan ang puso niya ng paulit-ulit noon at alipinin siya ngayon, bakit ito umaasta na parang mahal siya nito? Bakit umaakto si Ezekiel na parang siya pa ang may malaking kasalanan kung bakit niya ito iniwan noon? Subalit hindi niya lubos akalain na unti-unting mabubunyag ang mga lihim at sikreto, maging ang mga taong nasa likod ng kanilang nasirang pag-iibigan.
Romance
1034.1K viewsCompleted
Read
Add to library
No, it's You!

No, it's You!

Di usia yang hampir 40 tahun, pengusaha sukses dan tampan cukup banyak wanita yang wara wiri dalam kehidupa seorang Samudra Abimanyu. Tapi selama ini belum ada yang benar-benar mampu membuatnya terpikat. Rata-rata mereka hanya “mampir” sebentar sebelum digantikan oleh wanita-wanita lain. Tidak hanya para temannya yang menjulukinya playboy bahkan beberapa majalah dengan terang-terangan menyebutkan bahwa dia adalah casanova, mungkin ada benarnya saking seringnya dia gonta-ganti perempuan. Satu pantangan Samudra adalah tidak akan mengencani pegawainya, dia tidak ingin merusak citra dan profesionalitas kerja dengan love affair di kantor. Dan sampai saat ini dia tidak pernah melanggarnya, biarpun tidak sedikit staff wanita yang kepincut dengannya. Bos muda, kaya dan ganteng. Sabrina. Why on earth sosok wanita ini tiba-tiba sibuk mondar-mandir di pikirannya? Semenjak kali pertama interview, sosoknya rajin nongol tanpa diundang ke kepalanya. Seperti tidak ada wanita lain saja, pikirnya sinis ke diri sendiri. Walaupun banyak bergonta – ganti pacar, dia memang tidak terlalu sibuk untuk memikirkan perempuan. Buat dia pacar adalah selingan diantara kesibukan pekerjaan, selingan untuk mencerahkan hari, pelengkap untuk dibawa ke resepsi bukan untuk memenuhi pemikiran. Mendapatkan pacar baru buat dia sama mudahnya seperti membeli jas baru, sekali lirik bisa dipastikan perempuan akan tersipu – sipu kepincut. Tetapi Sabrina lain. Ada sesuatu tentangnya yang menyedot perhatian Samudra. Cantik, yes…tapi lebih dari itu. Gayanya yang anggun tapi terkesan berjarak, ada sesuatu darinya yang menyedot perhatian Samudra. Seperti black hole yang menyedot semua energi dan masa di sekitarnya, Sabrina juga menyedot semua fokus dan perhatian Samudra.
Romansa
1011.2K viewsCompleted
Read
Add to library
After Divorce: Triplets For The Second Chance, Mr. Billionai

After Divorce: Triplets For The Second Chance, Mr. Billionai

Sa araw ng libing ng kanyang ina, natabunan ng katahimikan ang mundo ni Amara Alvarez. Samantalang sa kabilang panig ng lungsod, ang lalaking tinawag niyang asawa ay nagdiriwang, isang marangyang birthday party, inihahandog hindi para sa kanya, kundi para sa unang babaeng minahal nito. Doon niya tuluyang naunawaan ang lahat. Hindi siya kailanman minahal. At ang isang relasyong walang pag-ibig ay wala ring saysay ipaglaban. Tahimik niyang iniwan ang mga papeles ng diborsyo. Tahimik niyang isinara ang buhay na ipinagkatiwala rito. At sa katahimikang iyon, ipinaalam din niya ang batang dinadala kasabay ng pagtalikod niya sa lahat ng dati niyang pinanghawakan. Lumisan si Amara mag-isa. Pagkaraan ng limang taon, sa isang marangyang auction, muling napatigil ang mundo. Ang punong auctioneer—nakasuot ng makintab na bestida at may puting belo sa mukha ay naging sentro ng atensyon. Kumipot ang mga mata ni Nardo Morales. May kung anong pamilyar sa tinig, sa tindig, at presensiya nito. “Ang pangalan niya… Amara?” “Opo,” sagot ng kanyang assistant. “May nag-alok ng milyon-milyon para makita ang kanyang mukha, pero tumanggi siya.” Sa sandaling iyon, parang may bumagsak na pader sa kanyang dibdib. Ang babaeng limang taon niyang hinanap at pinakawalan ay nasa harap na niya. Kinagabihan, sa isang madilim na interseksyon, hinarang niya ang dinaanan nito. “Auctioneer Mara,” malamig niyang wika, “hanggang kailan ka tatakas?” Huminto siya. Hindi man lang lumingon. “Mr. Morales,” matatag niyang sagot, “diborsyado na tayo.” “Hindi ako pumayag.” Bumigat ang tinig niya. “Nasaan ang anak ko?” Dahan-dahan siyang humarap. “Mr. Morales, tila kayo ang nakalimot. Limang taon na ang nakalipas mula nang nagpapalaglag ako.” Nanigas ang kanyang mukha. “Kung ganoon,” mariing sabi niya, “ano ito?” Sa harap ni Amara, tatlong batang limang taong gulang ang sabay-sabay na humakbang pasulong, nakahanay, magkakahawig ang mga mata, at malinaw na malinaw ang sagot sa tanong niya.
Romance
10200 viewsOngoing
Read
Add to library
ANG PIYAYA NI PIPAY

ANG PIYAYA NI PIPAY

“Pipay!” galit na sigaw ng aking madrasta mula sa kanyang silid habang abala sa pag-aayos ng kanyang mukha. Halos magputok ang ugat sa kanyang leeg, na para bang ako ang dahilan ng lahat ng problema niya sa buhay. “Bakit po, Madam?” mahinahon kong sagot habang tuloy sa paglalampaso ng sahig. “Madam”—iyon ang itinawag niya sa akin mula pa noong una, at dahil sa takot, hindi ko na rin inusisa kung bakit. Ako nga pala si Piazza Fontana Vega, o mas kilala bilang Pipay. Dalawampu’t dalawang taong gulang na ako, ngunit hanggang Grade 5 lang ang naabot ko. Natigil ako sa pag-aaral noong mag-asawa muli ang aking ama. Simula noon, naging parang alipin na ako ng aking madrasta. Araw-araw, pareho lang ang eksena sa bahay. Ako ang gumagawa ng lahat ng gawain habang si Madam at ang kanyang anak na si Claire ay nag-e-enjoy sa luho ng buhay. Pero kahit ganoon, may lihim akong pangarap. Minsan, sa mga tahimik na gabi, iniisip ko kung darating ba ang araw na makakawala ako sa ganitong sitwasyon. “PIPAY!” muling sigaw ng aking madrasta, na tila mas nagiging galit pa. Agad kong iniwan ang mop at tumakbo sa kanyang kwarto. Kailangan kong magmadali. Kapag natagalan ako, mas matindi ang parusa. “Madam, may kailangan po ba kayo?” magalang kong tanong sa aking Madrasta. "Bakit ba ang bagal mong kumilos? HETO! Labhan mo pati ang damit ng anak ko!” sigaw niya, sabay hagis sa akin ng maruruming damit. Tumama ito sa aking mukha, pero wala akong nagawa kundi damputin ang mga ito. “Opo, Madam,” sagot ko, habang pinipigil ang pagbagsak ng luha.
Romance
1021.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status