Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Hari peringatan pernikahan kami yang ke-10, suamiku, Franky melangkah masuk sambil merangkul pacar barunya yang ke-100. Lalu dengan tangannya sendiri melepas kalung simbol cinta kami dan memakaikannya ke leher gadis itu. Di tengah tawa para tamu, gadis itu dengan malu-malu menarik gaun yang kupakai dan berkata, “Kak, Pak Franky bilang dia ingin aku memakai gaun ini sekarang.” Gaun itu adalah hasil modifikasi dari gaun pengantinku sepuluh tahun lalu. Aku sengaja mengenakannya hari ini dan dengan bodohnya berpikir Franky akan mengingatnya. Namun, pada hari peringatan pernikahan kami, dia malah menyuruh istrinya melepaskan gaun di depan semua orang untuk pacarnya. Di tengah semua tatapan meremehkan itu, akhirnya aku memberinya senyuman tulus pertama yang kuberikan selama sepuluh tahun ini. “Franky, kita cerai saja.”
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Rahasia Pacarku dan Ibunya

Rahasia Pacarku dan Ibunya

Setelah aku dan pacarku tinggal bersama, dia bilang ibunya kesepian sendirian. Jadi dia ingin ibunya ikut tinggal bersama kami. Meskipun calon ibu mertuaku sudah berusia di atas empat puluh tahun, penampilannya terawat sangat baik. Kulitnya putih dan mulus, tubuhnya seksi dengan lekukan indah. Pacarku yang masih sangat muda jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ibunya. Pada hari pertama bertemu, dia berdandan sangat menggoda. Saat aku duduk dan dia memelukku, sepasang gundukan daging yang luar biasa besar hampir meremukkan wajahku hingga berubah bentuk. Seketika, darahku berdesir, aku ingin sekali .... Aku merasa bersalah atas pikiranku yang bejat ini. Namun, siapa sangka. Malam itu, ketika aku dan pacarku sedang larut dalam keintiman yang penuh gairah, aku melihat calon ibu mertuaku mengintip dari balik pintu sambil menikmati dirinya sendiri ....
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Piki
Berawal dari Yuna yang mengidap penyakit kanker yang sudah memasuki stadium akhir. Sebelum ia meninggal, Yuna meminta Reina, sahabat yang ia percayai untuk bisa menggantikan posisinya sebagai seorang istri Ceo ternama di perusahaan Hanum. Reina yang masih melajang di usia 28 tahun memang selalu didesak oleh kedua orang tuanya untuk segera menikah. Namun meskipun ia telah didesak, Reina belum juga serius untuk memilih calon suami yang pas untuk dirinya. Meskipun, ada puluhan laki-laki yang siap mengantri untuk memperistri Reina. Dalam situasi yang menegangkan tersebut, Reina bingung harus bagaimana? Sedangkan ia merasa tidak tega melihat keadaan Yuna yang kian memburuk. Yuna memegangi kedua tangan Reina sambil memohon belas kasihan. Dengan terpaksa, Reina pun menyetujuinya meskipun ia merasa tidak ikhlas untuk melepas masa lajangnya dengan seorang duda anak dua.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Tante Silvi

Gairah Liar Tante Silvi

"Tubuhmu candu, aku menginginkannya lagi dan lagi."~ Leonardo Mahaputra Wijaya ~ "Tapi sayangnya, hubungan kita terlarang. Lagipula aku disini bukan karena kamu, Leon!" ~Silvi Kimberly~ *** Silvi berhasil masuk ke dalam keluarga besar Wijaya, dimana sebuah misi rahasia menantinya disana. Berkat kecerdasannya, ia pun ditunjuk sebagai guru privat anak semata wayang dari pemilik perusahaan Lucas Cooporation. Begitu banyak lika-liku yang harus dia hadapi, terlebih muridnya itu sangatlah nakal dan sulit diatur. Sambil menyelam minum air, Silvi melakukan tugasnya dengan baik. Ia juga perlahan mendapatkan semua informasi yang dia butuhkan, suatu keadilan yang akan ia tuntut dari keluarga konglomerat tersebut. Tapi sayangnya, perasaannya pun terlibat disana. Silvi dan Leon semakin dekat dan pada akhirnya, cinta terlarang terjalin diantara keduanya. Lalu, manakah yang harus Silvi pilih?
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Di hari pernikahan kami, cinta pertama Jancent yang bernama Winny mengalami kecelakaan mobil. Mata Jancent langsung memerah dan dia ingin menemui Winny. Aku memohon padanya untuk jangan merusak pernikahan ini. Aku tidak ingin mengecewakan ayahku yang sakit parah. Namun, dia mendorongku dengan kasar, "Winny lagi dalam kondisi kritis. Apa kamu nggak punya hati? Dasar wanita nggak berperasaan!" Aku menangis sambil tersenyum. "Kalau kamu pergi hari ini, pernikahan ini nggak akan ada hubungannya lagi denganmu." Jancent mencibir, "Siapa yang mohon padaku untuk menikah? Jangan khawatir, meski kamu berlutut dan memohon padaku untuk kembali, aku juga nggak akan kembali!" Kemudian, Jancent akhirnya ingat untuk menghubungiku. Namun, yang didengarnya adalah suara pria lain yang sangat familiar. "Ssst, dia capek dan sudah tidur. Jangan ganggu dia."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

Dewii Kamaya
BLURB MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK Wanita tangguh bernama Lina menikah dengan suami dengan basic keluarga yang amat sangat perhitungan. Kalau bisa, Purnomo--suaminya akan membawa kalkulator kemana-mana saking pelitnya. Lina betah hidup bersama mertuanya selama beberapa tahun karena memang mertuanya baik. Dia tidak suka ikut campur dengan urusan mantunya kecuali yang berhubungan dengan uang. Tak tahan dengan ulah mertua dan suaminya yang keterlaluan hingga mangga saja dihitung jumlahnya membuat Lina berpikir keras. Terlintas ide jahil membalas mereka agar dia serta anaknya bisa sedikit menikmati hidup. Diambilnya diam-diam tabungan suaminya untuk sekedar makan enak agar anaknya bisa seperti anak-anak lain. Tak berselang lama, ulah Lina ketahuan dan keduanya bertengkar hebat. Setelah Lina mengancam cerai, suami dan mertuanya mulai sedikit melunak karena memang tidak ada menantu sebaik Lina yang mau hidup sederhana bersama mereka. Di akhir cerita, terungkaplah kenapa Bu Romlah mertua Lina begitu pelit dan perhitungan. Itu karena selama ini secara diam-diam dia banyak bersedekah ke banyak tempat. Dibalut komedi yang kocak, cerita ini akan mengocok perut pembaca. Yuk, baca selengkapnya!
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Karma Untuk Istri Durhaka

Karma Untuk Istri Durhaka

Demi menegosiasikan sebuah proyek besar, istriku melakukan perjalanan bisnis selama setengah tahun. Pada hari di mana dia kembali, istriku muncul di hadapanku sambil bergandengan tangan dengan klien utama kami. Ironisnya lagi, bayi dalam kandungan istriku sudah berusia tiga bulan. Klien utama itu, dengan perut buncitnya, melemparkan sebuah kontrak ke arahku. "Pak Edwin, demi proyek ini, istrimu sudah banyak berkorban." "Kalau bukan karena menghormati Melissa, aku nggak akan mau bekerja sama dengan perusahaan kecil seperti punyamu ini!" Istriku menyentuh perutnya yang membuncit itu dan terlihat bangga. "Kontrak ini hasil negosiasiku. Ada satu syarat kalau kamu mau menandatanganinya, kita cerai!" Aku mengambil kontrak itu dan langsung merobeknya menjadi beberapa bagian. "Oke, kita akhiri pernikahan ini. Tapi, aku nggak akan menandatangani kontrak kotor ini!"
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Dean Han
Blurb : “Maaf! A-anda s-siapa?” Kanaya tersentak dengan mata membulat menyadari ia kini berada bersama seorang pria dewasa asing dalam sebuah kamar tertutup yang cukup mewah. Ia mengamati punggung kekar lelaki yang menatap ke luar jendela dan membelakanginya itu dengan tubuh dan bibir gemetar. Lalu, mengamati ranjang ukuran king size tempat ia terduduk sambil mengatupkan lutut. Lelaki itu bergeming sambil menghisap sebuah cigarret di jemari. Tak berselang lama, asap pekat mengepul ke udara, menerpa rambut model under cut-nya. Asap pekat itupun pecah di udara. Kanaya semakin gentar. Ia berupaya mencari jalan untuk bisa keluar dari tempat itu, atau lari dari lelaki misterius yang terlihat menyeramkan itu. Jantungnya berdegub kencang, tubuhnya gemetar. Ia sadar, saat ini ia sedang berada di tempat yang salah dan di dekat orang yang salah. Perlahan ia beringsut dan melangkah ke arah pintu. Namun, di saat yang sama, lelaki itu berbalik dan menatap Kanaya tajam dan dingin yang menikam. Dua netra bulat Kanaya makin membulat sempurna. “Om, siapa?” tanyanya gugup. *** Viona tidak menyangka dibalik kebahagiaannya hidup bersama Dion, ternyata memicu sebuah petaka beruntun yang harus ia hadapi. Api dalam sekam dendam seorang anak angkat yang ia cintai sepenuh hati, membawa Viona pada petaka demi petaka yang membuat ia kembali terpuruk. Kasih sayang yang ia berikan pada Kanaya tidak sedikitpun meredam dendam masa lalu Kanaya pada ibu sambungnya tersebut. Gadis itu berupaya keras memberikan hukuman yang ia pikir setimpal untuk Viona, karena baginya, Vionalah penyebab ia kehilangan kesempatan bersama ibu kandungnya. Kasih sayang yang selama ini ia rasakan dari Viona baginya hanya sebuah kepalsuan dan sandiwara. Sehingga, ia tega menggiring Vion pada petaka. Hingga, akhirnya Viona bertemu dengan seorang lelaki yang terobsesi untuk membunuh Viona secara lahir dan bathin. Mampukah Viona bertahan di antara tekanan peristiwa demi peristiwa menyakitkan itu? Siapakah lelaki yang menjadi monster menakutkan bagi Viona tersebut?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Sejak Kehadiran Pelakor...

Sejak Kehadiran Pelakor...

Ayah membawaku ke sebuah pesta yang diadakan oleh seorang bibi. Saat makan kue, aku tanpa sengaja memakan ceri yang ada di lapisan tengahnya, lalu segera memuntahkannya. Karena dulu pernah mengalami alergi parah sampai seluruh tubuhku merah dan hampir meninggal, aku masih mengingat rasa itu dengan sangat jelas meskipun usiaku waktu itu masih kecil. Namun, bibi itu terlihat sangat kecewa dan berkata, "Seperti tradisi saat Imlek, kalau menemukan koin di dalam pangsit itu berarti membawa keberuntungan. Aku sengaja menyembunyikan ceri di dalam kue ini. Tapi ternyata Keenan nggak menghargainya." Ayah tidak mau mendengar penjelasanku dan langsung mengusirku keluar untuk berdiri di halaman sebagai hukuman. Aku selalu mendengar Ibu berkata bahwa akhir-akhir ini suhu sangat panas dan aku harus tetap berada di dalam rumah. Ternyata, cuaca memang panas sekali! Tubuhku mulai terasa sangat gatal dan aku merasa sulit bernapas. Aku ingin mencari Ayah, tetapi tidak peduli seberapa keras aku mengetuk pintu, Ayah tetap tidak mau membukakannya. Melalui jendela kaca yang besar, aku bisa melihat Ayah hanya melirik ke arahku dengan tatapan dingin dari dalam rumah. Dia benar-benar tidak mau membukakan pintu untukku.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status