Kultivator Inti Semesta
Namun keterkejutan itu bukan karena takut atau terpesona, melainkan karena geli luar biasa melihat kontras mencolok antara sosok gagah dengan tingkah polosnya.
Tubuh pemuda itu menjulang tinggi, setidaknya hampir satu kepala lebih tinggi dari sebagian besar jenius yang hadir. Bahunya lebar, seakan mampu menahan beban langit, sementara otot-otot dadanya terbentuk jelas dan berlapis sempurna, menonjolkan lekukan maskulin yang sulit ditandingi. Perutnya tersusun kotak-kotak, terukir rapi bagaikan pahatan batu. Lengan dan pahanya besar, padat dengan kekuatan Ilahi, hingga setiap gerakan kecil saja membuat ototnya bergelombang.
Hot Chapters