Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Angga & Ana

Angga & Ana

Demina07
Bagaimana jika dua orang yang tidak saling mengenal harus terjebak dalam pernikahan. Dengan di atur oleh oleh kedua keluarga akankah mereka sanggup untuk menolak. “Besok kalian akan menikah, makanya kami sepakat untuk mempertemukan kalian terlebih dulu,” ucapan Indira tersebut sontak membuat Angga dan Ana terkejut. Angga menajamkan matanya kemudian menatap Ana yang juga menatapnya tak kalah sengit. Ana “Ma yang bener dong aku mau dinikahin besok,” kataku terus mengikuti kemana Mamanya berberes. “Beneran sayang, yang bilang bohongan siapa si,” balas Mama tanpa menatap kearahku. Kemudian aku beranjak mendudukan diri dikursi meja makan, menahan kesal. Masih menghunus pandangan kearah mama yang tengah memasak makan malam. Angga “Ma, Angga nggak mau ya nikah sama tuh bocah,” kataku setelah sampai diruang tamu kediaman keluargaku. “Siapa yang kamu panggil bocah?” Tanya Indira. “Dia bentar lagi lulus kok,” seraya meletakan segelas kopi dimeja . “Lihat kan anaknya lucu gitu Mama suka banget,” Katanya lagi dengan mata berbinar. Bagaimana kelanjutan kisah Angga dan Ana. Simak ceritanya.
Romansa
8.76.0K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Sejak usia dua tahun, Erianna Vindra menjadi bank darah pribadi untuk adik kembarnya setelah didiagnosa memiliki kelainan genetik yang langka. Dokter memprediksi adiknya tidak akan hidup lebih dari delapan belas tahun, jadi keluarga dan kakak laki-lakinya sangat menyayangi adiknya. Mengutamakannya dalam segala hal. Mereka bahkan menyalahkan Erianna, menuduhnya "mencuri" nutrisi adiknya dari dalam kandungan sehingga membuatnya sakit-sakitan. Di kehidupan sebelumnya, tidak ada satupun di keluarganya yang menyayanginya. Hanya tunangannya, Devan, yang benar-benar tetap berada di sisinya. Tapi, Erianna tidak pernah menyangka bahwa ada yang disembunyikan di balik cinta Devan. Hingga adiknya tanpa sengaja jatuh dari tebing dan perlu transfusi darah penuh. Devan mengisi formulir persetujuan tanpa ragu, mengirim dirinya ke meja operasi untuk jadi pendonor. Saat darahnya mengalir dan kesadarannya hampir sirna, Erianna berjanji bahwa, di kehidupan lain, dia tidak akan menjadi bank darah untuk adiknya lagi! Berikutnya, saat dia membuka mata, dia kembali ke hari dimana dia telah bertunangan dengan Devan ….
Maikling Kwento · Mafia
4.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Melahirkan anak untuk CEO

Melahirkan anak untuk CEO

"Lukas, jelaskan padanya!" "Baik, Tuan Muda." Pria tua berusia lima puluhan itu menyerahkan setumpuk kertas di depan Alena. "Silakan dibaca, Nona Alena." Meski tak paham akan situasi aneh itu, Alena melakukan apa yang dikatakan Lukas. Dia membawa kertas berjumlah lima lembar tersebut dan membacanya baik-baik. "Tidak .... aku tidak bisa," bisik Alena sedih. "Maaf, Tuan. Anda salah orang jika menganggap saya perempuan seperti itu!" Brak! Meja di depannya digebrak kasar oleh Harry. Lelaki bermata hijau itu menatapnya dengan sorot membunuh yang siap untuk menerkamnya seketika. Alena sampai terkejut, memundurkan tubuhnya ke belakang. "Aku memberimu satu miliar rupiah, tapi kau menolak untuk melahirkan anak untukku? Hei, gadis tak tahu diri, sepertinya kau menganggap dirimu sangat berharga!" Harry mencengkram jari-jari tangannya penuh amarah."Lukas, buang gadis sialan ini ke hutan!" perintah Harry kemudian. **** Halo, untuk lihat novel lainnya follow ig author yuk, kak. Ig : @butiran_debugn dan fb butiran debu. Terima kasih, semoga kalian suka dengan karya-karya author, ya.
Romansa
9.62.4M viewsKumpleto
Ipakita ang mga Review (534)
Read
Idagdag sa library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Irene Tampubolon
novelnya bagus... selalu ingin tahu alur ceritanya setiap kita baca bab demi bab. karakter orang dalam novel ini juga beragam yang membuat kita penasaran dengan ujung ceritanya. dilengkapi juga dengan istilah-istilah dalam novel yang diberi penjelasan dengan baik sehingga menambah wawasan pembaca...
Basahin ang Lahat ng Review
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Di meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
Maikling Kwento · Romansa
19.7K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
Read
Idagdag sa library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Maikling Kwento · Romansa
7.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Xuiqa Vei
Gadis itu masih terbaring dengan posisi yang sama, yang berbeda hanyalah kelembapan di bawah matanya. Rino menyentuhnya dan mengelapnya dengan tisu. “Tak apa jika kau ingin seperti ini, aku akan tetap menemanimu. Tenang saja, Lucy. Sampai kapanpun, bahkan ketika misiku telah usai. Aku masih belum yakin, ada apa denganku. Tetapi aku akan berada di sini, ya, di sisimu, menyiapkan bahuku jika kau perlu.” “Sebenarnya aku tidak yakin juga akan hal itu, tetapi, ya ..., lupakanlah,” ia berkata. Tangannya meraih kursi yang ada di samping meja lampu. Ia pikir mungkin akan mengobrol dengan raga gadis yang kosong ini sesaat. “Sangat langka momen seperti ini, momen di mana kau, Lucy, bisa menerima semua yang kukatakan. Bukan berarti aku senang kau seperti ini. Ini sangat susah untuk diceritakan, tetapi aku akan memberitahumu.” “Separuh dirimu adalah diriku, dan separuhnya lagi adalah dirinya. Dan takdirmu sangat tidak bisa diterima bagimu, itu dapat dilihat dari keadaanmu saat ini. Misiku adalah mengawasimu sebagai musuh, tetapi aku malah mengawasimu sebagai orang terdekatmu. Kau mengerti maksudku, bukan?”
Romansa
2.4K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Kakak perempuanku memakan setengah piring mangga yang aku tinggalkan di atas meja, lalu seluruh tubuhnya alergi dan dipenuhi ruam merah. Karena marah, kakak laki-lakiku membuka mulutku dengan paksa dan terus menuangkan jus mangga ke dalam mulutku. "Bukannya kamu suka makan mangga? Hari ini kubuat kamu makan sampai puas!" Makanan itu tersedak masuk ke paru-paruku dan membuatku sulit untuk bernapas, lalu tenggorokanku bengkak dan terasa sakit. Aku memohon pada kakakku itu untuk menyelamatkanku, tetapi dia malah mengunciku di ruang bawah tanah. "Karena Sanny menderita, kamu juga jangan berharap bisa hidup nyaman. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini. Sejak kecil nggak ada yang mengajarimu, pantas saja kamu jadi sekejam ini." Dua hari kemudian, Mama baru teringat padaku. "Aslan, sudah cukup, lepaskan saja Herlina keluar. Kalau terlalu lama, nanti malah nggak baik. Dia jadi dendam sama Sanny." Papa yang berada di samping berkata dengan nada cuek, "Memangnya kenapa? Tinggal belikan saja dia sesuatu sebagai kompensasi. Beres, 'kan?" Aku bersandar di tubuh ayahku dan mengikuti mereka menuju ruang bawah tanah. Aku ingin melihat bagaimana mereka akan memberiku kompensasi.
Read
Idagdag sa library
The Siren's Scion

The Siren's Scion

My sister has awakened her mermaid bloodline, but it is incomplete. Her skin is her curse. A single touch, too hard, and it cracks. For her, everything hard in our house has been thrown away. I love to dance, but the hard tips of ballet shoes are forbidden. I love music, but the strings of a guitar or the keys of a piano are too dangerous. Every dream I've ever had has been strangled in its cradle because of my sister's condition. My brother, Liam, who raised us both, always looks at me with tired, pleading eyes. "Elara is fragile, Isla. You have to be understanding." But I was only eighteen the first time I truly understood. I came home from my high school graduation ceremony, the scent of sunshine and excitement still on my clothes. The moment I stepped inside, Elara's hand connected with my cheek. Hard. For no reason at all. Everyone rushed to her. Liam pointed a furious finger at me. "Look what you've done! You've hurt her hand! How could you be so careless?" He shoved me aside and rushed out with Elara to find a doctor. I fell back against the glass coffee table, the impact jarring. And then, a strange, cold pain bloomed across my back. I felt my skin... tear. It was then I remembered the doctor's words from my last check-up: "You carry the Siren's Gene, Isla. It could manifest at any time." As my vision blurred, my own blood pooling on the pristine white floor, I finally understood. The curse wasn't just my sister's. It was mine, too.
Read
Idagdag sa library
SENTUHAN TUAN CEO DI RUANG RAPAT

SENTUHAN TUAN CEO DI RUANG RAPAT

Elara hanya seorang sekretaris biasa yang ambisius, berjuang meniti karier di perusahaan multinasional demi melunasi utang keluarga. Ia tahu betul aturan main di dunia korporat: profesionalisme adalah perisai terbaik. Namun, perisainya hancur berkeping-keping di hari ia harus bekerja lembur bersama Ares Dirgantara, Tuan CEO yang terkenal dingin, tampan bagai pahatan, dan—yang paling berbahaya—memancarkan aura dominasi mutlak. ​Ares melihat Elara bukan sekadar karyawan. Di mata gelapnya, Elara adalah tantangan, sebuah gairah terpendam yang harus ia klaim. Semuanya bermula dari sebuah rapat malam yang panjang, ketika meja mahoni mewah itu menjadi batas terakhir sebelum Ares melanggar setiap kode etik. ​Satu sentuhan tak terduga di ruang rapat gelap itu mengubah segalanya. ​Elara kini terperangkap dalam permainan kekuasaan dan nafsu yang ditetapkan oleh Ares. Ia harus memilih: menyerah pada pesona gelap sang CEO dan mempertaruhkan seluruh masa depannya, atau melawan obsesi Tuan Ares yang semakin membakar, bahkan ketika seluruh tubuhnya merespons setiap sentuhan terlarang itu. ​Mampukah Elara bertahan dari jerat hasrat yang ia temukan di bawah bayangan kota, tepat di jantung kantor yang seharusnya menjadi tempat teraman?
Urban
10638 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
1011121314
...
17
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status