Gemintang
Arusha tertawa kencang.
Suasana begitu ramai ketika makanan datang dan mereka mengobrol diantaranya. Malam semakin larut, namun tak ada tanda mereka akan bubar meski jam sudah menunjukkan pukul 00.30.
“Kita pulang, Re,” sesosok cowok dengan wajah japanese vibes hadir disamping Rea, tubuh tingginya dipadu sempurna dengan kaus hitam, celana jins dan rambut gondrong sepundaknya yang kini terikat.
Hot Chapters