Cintai Aku Komandan
ulangnya lirih.
Ia kembali menatap Danendra. Keningnya sedikit berkerut.
Danendra tidak menjawab. Tidak juga memberi penjelasan. Seolah itu bukan hal yang perlu dijelaskan.
“Maaf, Nona,” pria itu kembali bicara, kali ini menatap Pitaloka dengan sopan, “Komandan Laksamana baru saja kembali dari operasi. Jadwal beliau cukup padat.”