Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Pricilia Kartika cerita aku di perkosa
Dia tidak menghiraukan teguran temannya itu dan tetap meminum alkohol. "Sebenarnya kamu kenapa? Ada masalah apa? Kelihatanya senang sekali." Nathan sengaja bertanya seperti itu, kata 'Senang' di sini bukan karena dia gembira atas masalah temannya, melainkan hanya sebuah antonim. Ya kalau dia bilang senang itu berarti sedih, begitupula sebaliknya. Ini bukan pertama kali dia bertanya dan bergurau dengan antonim melainkan sudah kesekian kalinya. Sedangkan Aarav yang mendengar pertanyaan Nathan hanya diam sambil terkekeh pelan. Dia tersenyum lalu duduk dan menatap Nathan.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai naturally funny artinya
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

Marthino Mawikere
“Sori, lu ngerti kan arti cengengesan?” “Cengengesan. Asal kata, cengenges. Artinya ketawa-ketawa terus. Biasanya dilakuin untuk nutupin tengsin alias rasa malu.” Charlie bersiul kagum. “Baru sebentar di sini bahasa gaul lu mulai jago, J.” Happy menimpali. “Dari segi bahasa dia emang udah mulai jago. Musik, lebih jago lagi.”
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai naturally funny artinya
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Beda arti. "Ibu ini lebih seneng naik montor. Mung naik montor molok wedi ne gugur! Kan yo, ndak lucu. Ora melu perang kok melu gugur!" ujarnya seraya tertawa dengan anggun. (Ibu ini lebih suka naik mobil, kalau naik pesawat, takut gugur/jatuh. Apa tidak lucu? Nggak ikut perang kok ikut gugur?)
9.770.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai naturally funny artinya
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Kaisar yang dulu posesif, kini diam-diam menjaga dari jauh, bahkan kadang menitipkan pesan lucu lewat Narumi. Di hari Minggu sore, Nataya dan Wala berjalan di pasar seni. Mereka tertawa saat membeli lukisan kecil bertuliskan: “Kebahagiaan dimulai saat kamu berhenti takut kehilangan.” Wala menatap Nataya dan berkata: “Kalau suatu hari nanti kamu ragu lagi… baca lukisan ini.” Nataya hanya mengangguk dan menggenggam tangan Wala lebih erat.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai naturally funny artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status