Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Aku dan adik perempuanku adalah saudara kembar. Kami sama-sama menderita penyakit ginjal yang parah. Kami akhirnya mendapatkan dua buah ginjal dari donor. Dokter ingin mentransplantasikan masing-masing satu pada kami. Namun, adikku menangis dalam pelukan tunanganku. Dia ingin kedua ginjal itu untuk dirinya sendiri. Aku menolak, jadi tunanganku mengurungku di rumah dan mempersilakan adik perempuanku menerima kedua donor ginjal itu. Dia memegang daguku sambil berujar memperingatkanku. "Sakitmu nggak selama adikmu. Dia hanya ingin hidup seperti orang normal. Kenapa kamu begitu egois? Apa kamu nggak bisa menunggu ginjal berikutnya?" Sayangnya, tunanganku tidak tahu bahwa aku tidak dapat menunggu ginjal berikutnya karena aku akan segera meninggal.
Baca
Tambahkan
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Humairah Samudera
"Aku, nggak bisa menaklukkan hati Mas Giga? Ih, lebih baik jerawatan di sekujur tubuh. Kalau perlu, kalian jangan panggil aku dengan nama Prameswari lagi. Catat baik-baik ya, kalau sampai aku gagal mendapatkan cinta Mas Giga, kalian boleh memanggilku dengan nama Mytha, selama-lamanya." (Prameswari) "Jujur, aku mulai jatuh cinta sama Mytha. Tapi kan aku sudah punya Peony. Kami sudah menikah dan sekarang dia sedang mengandung anak pertama kami. Apa nggak dosa, kalau aku menuruti langkah cinta ini menuju hati Mytha?" (Giga) "Apa, Mytha? Jadi, itu yang namanya Mytha? Kok kayaknya aku nggak asing banget, ya? Siapapun dia, awas saja kalau sampai macam-macam sama Mas Giga. Aku nggak akan segan-segan untuk memberinya pelajaran berharga. Lagian, kenapa sih Mas Giga harus deket-deket sama dia? Sudah punya istri, juga. Nggak inget apa, kalau aku lagi hamil?" (Peony) PRAMESWARI, mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang puteri Kyai Sepuh di sebuah Pondok Pesantren yang kabur dari rumah, karena menolak untuk dijodohkan. Padahal, Abah menjodohkannya dengan Ustadz Rayyan yang mengajar Tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren abahnya. Ada apa dengan Ustadz Rayyan, mengapa Prameswari menolak perjodohan mereka? Apa karena Mas Eiden yang telah berhasil merenggut seluruh hatinya? Kepada siapakah akhirnya cinta Prameswari berlabuh? Seberapa lama dia mampu bertahan dengan kehidupan kota Yogyakarta yang pahit-pahit manis? Bagaimana dengan Abah dan Ummi, apakah akhirnya mereka bisa menerima Prameswari kembali setelah dulu menyakiti hati mereka? Bagaimana dengan Giga? Apakah dia benar-benar jatuh cinta pada Mytha yang seorang Ladies Club? Jika benar, apa yang membuatnya jatuh cinta, sedangkan sudah ada Peony dalam hidupnya? Bukan hanya itu, bahkan mereka sedang menantikan kelahiran Sang Buah Hati. Apakah tidak membahayakan rumah tangga mereka? Siapakah sebenarnya Peony? Mengapa dia merasa pernah mengenal Mytha dan bagaimana tanggapannya setelah tahu siapa Mytha yang sebenarnya? Apakah akhirnya dia rela, Giga membagi separuh hatinya untuk Mytha? Selamat membaca! (Humairah Samudera)
Romansa
106.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Pacarku seorang polisi. Ketika aku diancam oleh penculik, bom tubuhku hanya tersisa sepuluh menit sebelum meledak. Penculik itu memaksaku untuk meneleponnya, tetapi aku justru mendapat makian bertubi-tubi, “Sudah cukup, Selina. Karena cemburu, kamu bahkan berani mempermainkan nyawa? Kamu tahu nggak kucing Vinie sudah tiga hari terjebak di atas pohon, Vinie sangat sayang dengan kucingnya!” “Kalau kucing itu sampai mati karenamu, kamu adalah pembunuhnya!” Dari telepon, terdengar suara perempuan yang manja, “Terima kasih kak, kamu hebat sekali.” Dan perempuan itu adalah teman masa kecil pacarku. Saat bom hampir meledak, aku mengirim pesan kepada pacarku, “Selamat tinggal, semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan berikutnya.”
Cerita Pendek · Romansa
8.5113.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Pada pernikahan tahun keenam, suamiku sudah tidak menyentuhku selama tiga bulan. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kelelahan karena sibuk bekerja. Aku yang merasa kami sudah saling mencintai selama bertahun-tahun pun memercayainya tanpa ragu. Namun, pada hari ulang tahunku, aku malah mendengar teman suamiku bertanya padanya dalam bahasa asing, “Kamu sudah putus hubungan sama selingkuhanmu itu? Sebelumnya, kamu pergi cari dia setiap hari. Entah tubuhmu tahan atau nggak. Apa istrimu nggak keberatan kamu begini?” Suamiku mengembuskan asap rokok, lalu menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku sudah nggak sentuh dia selama beberapa bulan. Sallie punya teknik yang bagus. Aku masih belum bosan. Sayangnya, dia hamil. Istriku nggak suka anak. Jadi, aku akan kasih Sallie sejumlah uang dan suruh dia pergi lahirkan anaknya di luar negeri beberapa saat lagi.” Aku mengepalkan tanganku dan diam-diam meneteskan air mata. Suamiku pun bertanya aku kenapa dengan gugup. Namun, aku hanya menggeleng. “Kue buatanmu enak banget. Aku sangat terharu.” Kue itu sangat manis. Namun, aku yang mengerti bahasa asing yang mereka gunakan merasa sangat getir.
Cerita Pendek · Romansa
13.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Baca
Tambahkan
Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku

Kakakku membenciku. Dia ingin aku mati. Aku menangis sambil bertanya, "Apa aku bukan adik kandungmu?" Dia tersenyum dingin. "Aku nggak punya adik." Malam itu, aku tewas ditabrak mobil. Dia malah jadi gila.
Baca
Tambahkan
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tadi hujan
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
Young Adult
107.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jatuh Bangun sang Pengacara Cantik

Jatuh Bangun sang Pengacara Cantik

Setelah menjalin hubungan selama delapan tahun, Adeline yang dulunya merupakan cinta pertama Kaivan berubah menjadi seseorang yang tak sabar ingin dia singkirkan. Sementara itu, Adeline yang telah berusaha keras selama tiga tahun hingga rasa cinta terakhirnya terkikis habis pun akhirnya menyerah dan berpaling. Di hari perpisahan, Kaivan mencibir, "Adeline, kutunggu kamu mohon untuk kembali bersamaku." Namun, setelah penantian yang begitu lama, yang didapatkan Kaivan malah adalah kabar pernikahan Adeline. Dia pun murka dan menelepon Adeline. "Kamu masih mau ngambek sampai kapan?" Suara berat seorang pria terdengar dari ujung telepon. "Pak Kaivan, tunanganku lagi mandi dan nggak bisa jawab teleponmu." Kaivan tersenyum sinis dan langsung menutup telepon. Dia mengira ini hanyalah trik Adeline untuk jual mahal. Baru pada hari pernikahan Adeline, ketika dia melihat Adeline mengenakan gaun pengantin, memegang buket bunga, dan berjalan menuju pria lain di ujung altar, Kaivan baru menyadari bahwa Adeline benar-benar tidak menginginkannya lagi. Dia bergegas menghampiri Adeline seperti orang gila dan berujar, "Adel, aku tahu aku salah. Jangan nikah sama orang lain, ya?" Adeline mengangkat gaunnya dan berjalan melewati Kaivan. "Pak Kaivan, bukannya kamu bilang kamu dan Lesya barulah pasangan yang serasi? Buat apa kamu berlutut dan mohon padaku di hari pernikahanku?"
Romansa
9.8252.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Suamiku Memilih Si Putri Palsu, Aku Lenyap

Setelah Suamiku Memilih Si Putri Palsu, Aku Lenyap

Setelah putri kaya palsu itu kembali mengancam bunuh diri, Nikos diam-diam menjalin hubungan dengannya di belakangku. Namun dengan satu syarat: hubungan ini tidak boleh sampai ke telingaku. "Aku bisa bersamamu, tapi Aurora adalah hidupku. Apa pun yang terjadi antara aku dan kamu, sama sekali nggak boleh dia ketahui." Putri kaya palsu itu berpura-pura menyetujui, lalu mengirimkan kepadaku sebuah video yang memperlihatkan Nikos membawa anak kami dan tinggal serumah dengannya. "Bagaimanapun juga, Kak Nikos nggak akan meninggalkanku. Jangan pernah berangan-angan bisa bersaing denganku." Yang tidak diketahuinya adalah: aku tidak pernah berniat bersaing dengannya. Sebulan kemudian, aku akan menaiki penerbangan menuju Isviko, dan menghilang selamanya dari dunia Nikos.
Baca
Tambahkan
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

"Kamu harus menikah, Asa. Nggak mungkin kan kamu melajang selamanya?" Angkasa Nirada Tanaka atau yang biasa dipanggil Asa, terdiam mendengar apa yang akan diucapkan oleh mamanya. Pada sang ayah, Asa mungkin masih bisa berkelit. Tapi mamanya adalah seseorang yang menyelamatkan hidupnya dari kubangan kenangan kelam bersama sang ibu kandung. Mana berani ia melawan padanya? "Ya udah, nanti aku akan menikah. Kalau jodohku udah turun dari langit." "Tenang aja, kamu nggak usah nunggu jodohmu jatuh dari langit. Biar Mama yang carikan." Dan begitulah... awal mulanya jodoh Asa berada di tangan mamanya. [Cerita orangtua Asa bisa dibaca di buku: Cinta Satu Malam dengan Berondong] [Buku ini bisa dibaca terpisah dari kisah orangtua Asa]
Romansa
3.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3839404142
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status