Short
Setelah Suamiku Memilih Si Putri Palsu, Aku Lenyap

Setelah Suamiku Memilih Si Putri Palsu, Aku Lenyap

Oleh:  MakjosTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
7Bab
1Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Setelah putri kaya palsu itu kembali mengancam bunuh diri, Nikos diam-diam menjalin hubungan dengannya di belakangku. Namun dengan satu syarat: hubungan ini tidak boleh sampai ke telingaku. "Aku bisa bersamamu, tapi Aurora adalah hidupku. Apa pun yang terjadi antara aku dan kamu, sama sekali nggak boleh dia ketahui." Putri kaya palsu itu berpura-pura menyetujui, lalu mengirimkan kepadaku sebuah video yang memperlihatkan Nikos membawa anak kami dan tinggal serumah dengannya. "Bagaimanapun juga, Kak Nikos nggak akan meninggalkanku. Jangan pernah berangan-angan bisa bersaing denganku." Yang tidak diketahuinya adalah: aku tidak pernah berniat bersaing dengannya. Sebulan kemudian, aku akan menaiki penerbangan menuju Isviko, dan menghilang selamanya dari dunia Nikos.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

"Sayang, hari ini aku agak sibuk di kantor, jadi nggak pulang dulu. Besok hari jadi pernikahan kita, aku sudah memesan makan malam romantis dengan lilin di Restoran Peninsula. Malamnya kita ajak anak kita makan bersama, ya."

Telepon dari Nikos masuk, suara pria itu lembut sekaligus serak.

Aku mendengarkannya dengan acuh tak acuh sambil membuka jendela chat WhatsApp Viola.

Satu jam yang lalu, dia mengirimiku video dirinya dan Nikos berciuman mesra di kamar tidur, seolah tak terpisahkan.

[Kak, ini hadiah hari jadi pernikahanmu dariku.]

Viola adalah putri kecil Keluarga Lindas yang dimanja dan disanjung seluruh anggota keluarga.

Sedangkan aku adalah anak kandung yang baru diakui saat usiaku enam belas tahun.

Ibu tidak tega menyuruh Viola pergi, bersikeras mempertahankannya di Keluarga Lindas, terus dimanjakan sebagai seorang putri.

Bahkan demi mencegah Viola ditertawakan, di luar dia hanya mengumumkan bahwa aku adalah anak angkat baru Keluarga Lindas.

Di saat paling tak berdaya dalam hidupku, aku mengenal Nikos.

Dia adalah teman sekelasku dan Viola, sekaligus tuan muda Keluarga Surya.

Viola tumbuh bersamanya sejak kecil, mencintainya secara terang-terangan selama bertahun-tahun, tetapi pria itu sama sekali mengabaikannya.

Sebaliknya, dia jatuh cinta pada pandangan pertama padaku, seorang murid pindahan.

Di masa SMA ketika diriku masih lugu dan belum dewasa, dia menemaniku selama tiga tahun.

Dia pernah berkata akan mengusir semua orang jahat di sekitarku.

"Kalau semuanya memihak Viola dan nggak memihakmu, cukup ada aku satu orang yang memihakmu."

Dia benar-benar membuktikan kalimat itu selama bertahun-tahun.

Selama ini, hanya dia yang memanjakanku tanpa batas, dan memberikan seluruh cintanya hanya untukku seorang.

Aku tidak pernah menyangka, suatu hari nanti orang yang mengkhianatiku adalah Nikos.

Namun kenyataan menamparku dengan kejam.

Semua orang akan jatuh cinta pada Viola, semua orang akan meninggalkanku.

Hatiku terasa seperti diiris pisau, tetapi aku tidak bisa menangis.

"Aurora? Aurora, kamu dengar? Apa yang terjadi di sana? Kamu nggak apa-apa?" Suara Nikos terdengar cemas dan penuh perhatian.

Aku terdiam cukup lama, akhirnya menghela napas pelan.

"Nikos, suatu hari nanti apa kamu juga akan meninggalkanku?"

"Aku nggak akan," katanya tegas. "Aku nggak akan pernah meninggalkanmu."

Aku terkekeh dingin.

Betapa ironisnya kebohongan palsu itu.

Sungguh tidak mengerti kenapa aku bisa menanyakan pertanyaan sebodoh itu.

Dari ujung teleponnya terdengar tawa kecil seorang perempuan, meski sangat pelan, tetap tertangkap olehku.

Nikos menatap tajam Viola yang tertawa itu, sementara Viola hanya mengangkat bahu dan menunduk, lalu mengirimkan pesan lain kepadaku.

[Aku nggak sengaja tertawa, Kak. Hanya saja ekspresi Kak Nikos saat berbohong itu benar-benar terlalu lucu. Pertanyaanmu juga terlalu bodoh, bagaimana bisa kamu menanyakannya? Nggak akan ada siapa pun yang memilihmu, jadi lepaskan saja harapan itu. Aku hanya pakai sedikit cara, bukankah Kak Nikos tetap harus memanjakanku?]

Pesannya terkirim, sementara Nikos masih terus menjelaskan.

Nada bicaranya terdengar sedikit panik, "Tadi itu anak buah sedang menonton drama, aku sudah menegur mereka. Aurora, hubungan kita belasan tahun ini, mana mungkin aku meninggalkanmu? Akhir-akhir ini kamu dengar gosip apa? Jangan percaya hal-hal itu, kamu hanya perlu percaya padaku."

"Baik, aku percaya padamu. Sampai besok."

Barulah dia merasa tenang. "Sayang, tidurlah lebih awal. Sampai besok."

Setelah menutup telepon, aku segera membeli tiket pesawat menuju Isviko, lalu mulai mengurus semua hal terkait visa.

Setelah semuanya beres, aku terduduk lesu di sofa, dan barulah air mata meluncur dari sudut mataku.

Sepanjang hidupku, aku ditinggalkan oleh orang tua, ditinggalkan oleh suami, tidak pernah ada seorang pun yang memilihku dengan tegas.

Kalau begitu, kali ini akulah yang memilih untuk tidak menginginkan mereka terlebih dahulu.
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
7 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status