Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Tepat Untuk Orang yang Pantas

Cinta yang Tepat Untuk Orang yang Pantas

Menjelang malam pernikahan, pacarku mengirim pesan kepada cinta lamanya. [ Orang yang selalu ingin kunikahi, tetap hanya kamu. ] Hari pernikahan semakin dekat. Aku melihatnya sibuk ke sana kemari, menyiapkan segalanya sesuai dengan selera cinta lamanya. Aku membiarkannya begitu saja. Sebab, aku tidak lagi menginginkan pernikahan ini ... ataupun dirinya.
Short Story · Romansa
11.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Mon compagnon la choisit plutôt que notre enfant

Mon compagnon la choisit plutôt que notre enfant

J'étais enceinte de quatre mois de l'héritier de l'Alpha lorsque ma meilleure amie, Adrienne, m'a percutée. Elle a prétendu qu'il s'agissait d'un « accident ». J'ai perdu le bébé. Mon frère, Guillaume, a tenté de la dénoncer aux anciens de la meute. Mais il a été accusé à tort de trahison, dépouillé de son titre de Bêta et jeté dans un cachot de la meute. Je me suis précipitée vers mon compagnon, l'Alpha Bernard, pour lui demander de l'aide. Il m'a serrée dans ses bras et m'a juré qu'il sauverait Guillaume. Le lendemain, j'ai trouvé Guillaume dans le cachot, enchaîné avec des chaînes en argent, à peine vivant. Le cœur brisé, je suis retournée voir Bernard pour trouver un moyen de prouver l'innocence de Guillaume. C'est alors que je l'ai entendu parler à son bras droit. « Alpha, si Luna découvre que vous les avez laissés piéger Guillaume... elle vous détestera. » La voix de Bernard était empreinte d'épuisement et de douleur refoulée. « Je sais comment elle est. C'était le seul moyen de lui faire pardonner Adrienne lors de la Cérémonie de la Lune de Sang. Adrienne m'a sauvé la vie. Je ne laisserai pas cela la détruire. » Il a marqué une pause, la voix complètement froide. « Quant à Sandrine... Je me rattraperai auprès d'elle. Elle ne saura jamais la vérité, jamais. Pour l'instant, elle doit simplement... obéir. » Le compagnon à qui j'avais confié ma vie... Il a jeté ma famille aux loups, tout cela pour protéger la femme qui avait tué notre enfant. Mon cœur s'est brisé. Tremblant d'une rage que je n'avais jamais connue, j'ai appelé la personne à qui je n'avais pas parlé depuis sept ans, mon père, Alpha Claude. « Père, j'accepte l'alliance stratégique, le mariage que tu souhaitais. Mais j'ai une condition. J'ai besoin de ton aide... pour réduire la Meute du Bois Noir en cendres. »
Short Story · Loup-garou
3.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Orang tuaku meninggal saat aku masih kelas 3 SMA, hanya meninggalkan rumah bata yang reyot untukku. Namun, aku menemukan seorang adik laki-laki di tempat sampah. Dia adalah siswa teladan kelas 2 SMA di sekolahku. Namun, semua orang meremehkannya. Bahkan ketika dia ditindas di sekolah, para guru juga menutup mata. Karena meskipun orang lain tidak memukulnya, ayahnya yang pecandu alkohol akan memukulinya setiap hari, dan ibunya yang pengecut tidak pernah berani melawan. Dengan susah payah aku menyeretnya pulang, membalutnya, dan merawatnya selama beberapa hari. Kemudian, ibunya dipukuli sampai mati, dan aku menelepon polisi untuk menangkap ayahnya. "Hei, tinggallah bersamaku mulai sekarang. Aku nggak punya keluarga lagi. Panggil aku kakak, dan akan kubayar uang sekolahmu!" Dia ingin kuliah di universitas bergengsi, jadi aku putus sekolah dan mulai bisnis kios jalanan, menjual darah, bahkan melakukan pekerjaan ilegal. Setelah lulus, dia bilang ingin memulai bisnis, jadi aku memberinya semua tabunganku. Hari itu, dia dan seorang wanita muda yang cantik berdiri di atas panggung yang gemerlap untuk menerima Penghargaan Kewirausahaan Muda. Aku menatap diagnosis kanker di tanganku. Aku tersenyum kecut. Aku telah membesarkannya menjadi seseorang yang tidak pantas untukku. Sudah waktunya aku pergi.
Short Story · Romansa
3.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Renaître, j'en ai fini d'être la femme du Don

Renaître, j'en ai fini d'être la femme du Don

Après le départ de ma petite sœur à l'étranger, j'ai épousé le Don de la mafia à sa place. Cinq ans après notre mariage, nous sommes devenus les plus grands ennemis l'un de l'autre. Il me détestait pour avoir chassé ma sœur et avoir manigancé mon mariage avec lui. Je le détestais pour m'avoir toujours traitée comme une remplaçante, sans jamais me reconnaître devant le monde entier. Mon manque de statut social humiliait mes parents vaniteux, et à partir de ce moment-là, leur amour pour moi s'est transformé en haine. Finalement, lui et mes parents m'ont abandonnée dans une montagne enneigée alors qu'ils fêtaient Noël avec ma sœur. Dans le froid intense, je suis morte avec mon enfant à naître. Pendant ce temps, ma sœur baignait dans l'amour de tous et passait le Noël le plus heureux de sa vie. Lorsque j'ai rouvert les yeux, je me suis retrouvée le jour où ma sœur est revenue de l'étranger. Cette fois-ci, je n'allais plus supplier Gideon ni mes parents de m'aimer.
Short Story · Mafia
756 viewsCompleted
Read
Add to library
Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Di tahun keenam pernikahannya dengan pewaris ternama dari kalangan elit Moska, Saskia Prameswari berniat mendirikan dana perwalian untuk putra-putri kembarnya. Namun kenyataan datang seperti pukulan telak saat petugas memeriksa berkasnya. “Maaf, Bu. Dana ini hanya bisa dibuat langsung oleh orang tua kandung anak-anak,” kata petugas itu sambil menggeleng. Saskia terkejut. “Aku… aku sudah melampirkan akta kelahiran. Aku ibu dari kedua anak ini!” Tak disangka, tatapan petugas itu berubah aneh. “Bu… sekarang semua data sudah terhubung secara daring. Dokumen palsu mustahil lolos sistem. Hasil verifikasi menunjukkan… ayah anak-anak ini memang Bagas Pradipta. Tapi ibu mereka bukan Anda… tapi Claudia Atmadja.” Saskia terdiam. Bibirnya bergetar. “Apa… maksudmu?” tanyanya lirih. “Kedua anak ini, sama sekali nggak ada hubungan dengan Ibu,” jawab petugas itu dingin. Tubuh Saksia membeku. Pikirannya kosong. Claudia Atmadja… Cinta pertama yang selalu membekas dalam di hati Bagas. Permusuhan keluarga membuat mereka berpisah sejak lama. Dan sekarang… anak-anak yang dia kandung selama sepuluh bulan, yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa… justru tercatat sebagai anak Bagas dan Claudia. Bagaimana bisa?!
Short Story · Romansa
10.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Aku adalah seorang anak yang berasal dari kampung kumuh yang jatuh cinta pada Damon Vindaya, bos mafia yang paling ditakuti di Kota Yana. Selama lima tahun, aku adalah miliknya. Aku menahan sembilan peluru demi dia. Dia akan mencium bekas lukaku saat aku berdarah dan hampir mati untuknya, memelukku erat, dan mengalungkan kalung ratu di leherku. Kemudian, begitu aku pulih, dia akan meniduriku sampai aku kehilangan kesadaran, dengan gairah yang terasa seolah-olah tak akan pernah berakhir. Aku pikir kami akan menghabiskan hidup bersama. Aku pikir dia akan menikahiku. Namun, pada malam kebersamaan kami yang ke-999, dia mengatakan bahwa dia telah bertunangan dengan Bianca, seorang putri mafia dari keluarga rival. Aku menahan air mataku. Dia hanya mencengkeram daguku, mengembuskan asap rokok ke wajahku, lalu tertawa. "Kamu nggak benar-benar berpikir bisa menikah denganku, 'kan, Nora? Mari kita luruskan saja. Kamu itu cuma kuanggap sebagai alat pemuas nafsuku saja, bukan pasangan. Kamu adalah karya seni yang aku koleksi, hewan peliharaan yang aku miliki." Hewan peliharaan. Itu saja yang pernah dia inginkan dariku. Sebagai gantinya, aku pun mengambil ponsel sekali pakai dan mengirim pesan. [ Aku terima tawaranmu. Tiga hari. Keluarkan aku dari Kota Yana. ]
Short Story · Mafia
368 viewsCompleted
Read
Add to library
Identitas yang Dihapus

Identitas yang Dihapus

Lima tahun setelah pernikahanku dengan Reynald Dharmawangsa, penguasa Kota Segara, seluruh dunia mafia tahu bahwa dia mencintaiku lebih dari hidupnya sendiri. Dia bahkan menato bentuk biola khusus untukku tepat di samping lambang Keluarga Dharmawangsa, simbol kesetiaan yang katanya tak akan pernah bisa dihapus. Sampai aku menerima foto itu dari simpanannya. Seorang pelayan bar, telanjang di dalam pelukannya, kulit wanita itu dipenuhi lebam gelap, bekas hubungan kasar. Dan di samping tato biola yang dibuat Reynald untukku, perempuan itu menuliskan namanya sendiri. Dan suamiku … membiarkannya. "Reynald bilang, satu-satunya hal yang membuatnya masih merasa seperti lelaki adalah saat berada di dalam diriku. Kamu bahkan sudah tidak bisa membuatnya terangsang lagi, 'kan, Alyssa? Mungkin sudah waktunya kamu menyingkir." Aku tidak membalas. Aku hanya menelepon satu orang. "Aku butuh identitas baru dan tiket pesawat untuk pergi dari negeri ini."
Short Story · Mafia
2.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Mes parents sans le sou sont en fait des milliardaires

Mes parents sans le sou sont en fait des milliardaires

La veille de Noël, mes parents m'avaient encore laissée seule à la maison, sous prétexte qu'ils pouvaient tripler leur salaire ce jour-là. Mais après vingt ans à passer chaque réveillon seule, j'en avais assez de cette solitude glaciale. J'ai donc pris des plats que j'avais préparés et je suis allée les chercher. Je ne m'attendais pas à ça : ceux qui prétendaient vouloir gagner un peu plus d'argent sont sortis d'une voiture de luxe, en riant et en tenant par l'épaule un garçon à peu près de mon âge, avant d'entrer ensemble dans un hôtel cinq étoiles. « Papa, maman, vous trouvez ça normal de laisser Camille toute seule à la maison ? » a demandé le garçon. Ma mère a répondu d'un ton détaché : « Ce n'est pas grave, elle a l'habitude. » Mon père a renchéri sans la moindre gêne : « Elle ne peut pas t'arriver à la cheville. Toi, tu es notre vrai trésor ! » Je me suis retournée et je suis partie. Ils avaient feint d'être pauvres pour me tromper, mais cette fois, je n'avais plus besoin de leur présence non plus.
Read
Add to library
Disperser mes cendres, m'évader pour toujours

Disperser mes cendres, m'évader pour toujours

La quatre-vingt-dix-neuvième fois où mon fiancé, Draven, a raccroché, je me suis traînée jusqu'à l'église familiale, le diagnostic d'insuffisance rénale terminale serré contre moi. « Père, je veux rompre avec la famille des Roche et rompre mes fiançailles avec Draven Frost. » À ces mots, mes parents sont arrivés en trombe, accompagnés de ma sœur adoptive, Bianca. Mon père, le mastermind de ma famille, n'a pas hésité : il m'a giflée en pleine joue, là, devant le prêtre. « Ton fiancé est un leader respecté dans notre monde et tu oses l'humilier de cette manière ! » « Tu as fait honte à notre famille devant toute l'organisation ! » Ma mère m'a arraché le diagnostic des mains, après un regard rapide, elle a ricané : « Tu as encore joué à la malade pour attirer l'attention, n'est-ce pas ? Qu'est-ce que tu veux faire cette fois ? » Ma sœur adoptive, Bianca, s'est accrochée aux bras de nos parents, sa voix étranglée de larmes : « Je suis tellement désolée. Tu peux prendre ma place au gala. Arrête seulement de tourmenter papa et maman, s'il te plaît ! » J'ai essuyé le sang qui coulait de mon nez et j'ai répété calmement mes paroles au prêtre. « Je ne suis plus la fille de la famille des Roche. Je ne suis pas digne d'une alliance avec les Frost. » « Je vais mourir dans trois jours. Je voulais que ces fiançailles soient rompues avant ce moment. »
Short Story · Mafia
1.2K viewsCompleted
Read
Add to library
La perfection trop tardive

La perfection trop tardive

D'après le médecin, sans le nouveau traitement expérimental, il me restait seulement 72 heures à vivre. Mais la seule place pour ce traitement, Adrien Leroux l'a donnée à Éléna Lemoine. « Son insuffisance rénale est plus grave », a-t-il dit. J'ai hoché la tête, puis j'ai avalé les comprimés blancs qui allaient accélérer ma mort. Durant le temps qu'il me restait, j'ai fait beaucoup de choses. Au moment de signer, la main de l'avocat tremblait. « Vous voulez vraiment céder la totalité des actions ? Vingt milliards ? » J'ai répondu : « Oui. Donnez-les à Éléna. » Ma fille, Chloé, riait dans les bras d'Éléna : « Éléna m'a acheté une nouvelle robe ! » J'ai dit : « Elle te va bien. Il faudra bien l'écouter, d'accord ? » La galerie que j'avais fondée de mes propres mains porte désormais le nom d'Éléna. « Tu es magnifique, Camille », a-t-elle pleuré. J'ai dit : « Tu la géreras mieux que moi. » Même le fonds fiduciaire de mes parents, j'y ai renoncé. Et Adrien Leroux a enfin souri pour la première fois en toutes ces années. Un vrai sourire. « Camille, tu as changé. Tu n'es plus aussi agressive qu'avant. Tu es belle comme ça. » Oui. Moi, Camille, sur le point de mourir, je suis enfin devenue cette femme parfaite à leurs yeux - docile, généreuse, silencieuse. Le compte à rebours des 72 heures a commencé. Je me demande, à l'instant où mon cœur cessera de battre, qu'est-ce qu'ils retiendront de moi ? L'épouse exemplaire qui a enfin appris à lâcher prise, ou cette femme qui a choisi la mort comme ultime revanche ?
Short Story · Romance
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status