Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kematian Palsu Adikku

Kematian Palsu Adikku

Ketika surat keterangan lulus universitas tiba, aku malah demam tinggi dan terbaring di tempat tidur. Adikku yang pergi mengambilkan surat itu untukku, malah mengalami penculikan di tengah jalan dan nasibnya tak diketahui, entah masih hidup atau sudah tiada. Orang tuaku memendam kebencian mendalam padaku. Mereka merobek suratku dan memaksaku berhenti sekolah, lalu menyuruhku bekerja di pabrik. Kemudian, aku juga diculik. Setelah berhasil melarikan diri dengan nyaris kehilangan nyawa, aku bersembunyi di sebuah pabrik tua sambil mengirim pesan meminta bantuan pada ayahku. Tak lama kemudian, ayah meneleponku dan langsung berteriak marah, “Sandra Joman! Dasar anak brengsek! Bisa-bisanya kamu bercanda seperti ini di hari kematian Valarie! “Kamu tahu nggak, betapa aku dan ibumu berharap yang meninggal waktu itu adalah kamu!” Detik-detik sebelum kematian, kata-kata hinaan mereka terus terngiang di telingaku. Tubuhku disiksa sampai tak berbentuk lagi, aku meninggal dengan tragis. Jasadku dibuang ke selokan busuk selama tiga hari. Bahkan, ayahku yang seorang ahli forensik senior pun tak bisa mengenali siapa diriku. Ketika adikku pulang bersama pacar yang kabur bersamanya dulu, ayah baru saja berhasil memulihkan wajahku melalui rekonstruksi teknologi. Mereka berlutut di depan jasadku yang telah membusuk, menangis hingga tak sadarkan diri.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
Premanku Canduku

Premanku Canduku

Wanita mana yang tidak senang jika dirinya terlihat cantik, menarik dan disukai banyak orang terutaman lawan jenis. Tapi bagaimana jika cantik, menarik dan disukai banyak orang itu terjadi secara mendadak. Tanpa melakukan perawatan khusus, tanpa operasi plastik dan tanpa melakukan ritual mistis sejenisnya. Firda mengalamaninya. Dia bahkan sama sekali tidak tahu dan tidak mengerti mengapa semua orang menganggapnya mendadak sangat cantik, menarik dan menggairahkan bagai bidadari yang terlempar dari khayangan. Namun Yudis, suami Firda yang sejak dulu tidak pernah mencintai istrinya, sama sekali tidak terpengaruh. Firda yang mendadak cantik mendapat banyak ujian dan godaan terutama dari para lelaki yang mulai tergila gila pada dirinya. Tak sedikit yang berbuat nekad hingga mengancam keselamatan jiwa raga Firda. Sebagai seorang wanita, Firda berusaha menghindari semua godaan dan ancaman yang datang silih berganti dari para lelaki hidung belang itu. Dia tetap setia pada Yudis yang ternyata masih belum bisa move on dari mantan istri pertamanya. Bagaimana Firda bisa bertahan dari segala godaan para lelaki yang sangat menggirurkan? Bagaimana pula dia bisa menghindar dari segala ancaman dan serangan yang datang bertubi-tubi? Benarkah ada lelaki misterius yang selalu melindunginya? Lalu siapa sebenarnya lelaki misterius DI BELAKANG SUAMI itu? Ini bukan cerita horor, tapi kisah romantis yang bisa membuat siapapun baper, berdebar dan penasaran berkepanjangan. Sesekali akan juga melewati lembah yang bisa membuat siapapun mendadak panas dingin. Jangan lupa berikan like, vote dan komentar dalam setiap chapter yang sudah dibacanya.
1011.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai pabrik gula horor
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
athena_vivian
Yudis, secara psikologis udah berumur, pastinya emosinya kaya naik-turun gunung, ga terkendali, maunya diperhatiin dan di emong. sikapnya yang demikian bisa terjadi lantaran ada 'sesuatu' yang mengganjal di benaknya. Dikit2 ngambek, marah, apalagi pas tau kalo istri pertamanya kaya Madame Antoinette
Diajheng WD
yudiss udah tua.. miskin pula.. ga bersyukur dapet daun muda masih kinyis2.. masih juga si firda mau bertahan walo kekurangan.. mana kurang belaian jugaa... mudah2an aja si firda puber ke dua gituhhh.. biar ditinggalin tuh si yudisss........... daoet berondong yang gagah perkasaa..eaa...eaaaa.........
Baca Semua Ulasan
Ibu Tiri yang Buta Hati

Ibu Tiri yang Buta Hati

Ayahku menderita gangguan bipolar parah. Ketika aku berumur delapan tahun, rumahku dirampok dan ibuku dibunuh. Aku kehilangan satu mata ketika melindungi ayahku dari serangan pisau. Setelah itu, aku menjadi harta paling berharga dan paling dilindungi ayahku. Menjadi titik paling sensitif yang tidak boleh diusik. Seorang teman sekelas menertawakan mataku yang buta. Beberapa hari kemudian, termosnya tiba-tiba meledak dan membutakan matanya. Anak nakal di sekolah mencoba merundungku. Keesokan harinya, dia mengalami patah tulang tangan dan kaki karena kejatuhan benda berat, lalu ditinggalkan di gang terpencil. Bisnis ayahku berkembang pesat dan metode bisnisnya semakin agresif. Tapi aku tetap menjadi kesayangannya. Siapa pun yang berani mengganggu putri Ditya Danaraja akan menghadapi konsekuensi yang tidak terbayangkan. Dan aku sangat beruntung. Lembaga penelitian medis terkemuka di luar negeri menawarkan cara untuk membantuku melihat kembali. Pada hari ketika aku melihat kembali, aku menerima undangan pernikahan ayahku. "Kiara, Ayah punya ibu baru untukmu." "Saat kamu pulang, akan ada satu orang lagi yang bisa selalu mencintaimu!" Ayah berkata bahwa ibu baruku itu lembut dan baik hati. Siang malam menanti-nanti ingin bertemu denganku. Hatiku sangat tersentuh dan aku menyiapkan hadiah untuknya dengan penuh perhatian. Tapi, dia menyuruh pengawalnya untuk mengikatku di sebuah pabrik kosong. "Masih muda bukannya belajar, malah ingin merebut suami orang. Dasar murahan!" "Beraninya kamu mencuri perhiasan milik istri pertama suamiku?" "Tunggu saja, aku akan mengulitimu!"
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Ketika Orion Black berhasil menyelesaikan permainan maut “Infinity Abyss” yang telah menjebaknya selama ratusan tahun, dia mengutarakan permintaannya untuk kembali ke dunia asalnya. Sayangnya, Orion malah berpindah ke sebuah dunia asing yang sama sekali tidak dikenalnya dan pada waktu yang salah pula. Orion menemukan dirinya terbangun di atas tumpukan mayat yang termutilasi di sebuah hutan misterius. Di sana dia melihat pemandangan penuh horor, di mana ada sekelompok manusia serigala yang ingin menjadikannya camilan di tengah malam Orion berpikir dirinya pasti salah posisi ketika mengutarakan permintaannya untuk keluar dari “Infinity Abyss” yang telah menjebaknya. Setelah membereskan kekacauan di tempat itu —mengeliminasi manusia serigala— dan keluar dari sana, Orion yang tiba-tiba mendapatkan ingatannya pun mulai merasa panik. Orion hanya ingin kembali ke dunia asalnya yang damai untuk pensiun dan hidup tenang malah tersesat di sebuah dunia parallel bernama Bintang Biru. Dan yang lebih mencengangkan lagi, Orion melihat banyak monster yang mirip seperti monster di “Infinity Abyss” berkeliaran di dunia itu dan superpower bisa terlihat di mana-mana. Awalnya Orion ingin menghiraukan semua itu dan bertekad menjadi orang biasa yang dilupakan oleh dunia. Sayangnya, keinginan Orion itu tidak lebih dari sebuah mimpi belaka. Karena tanpa sepengetahuannya, Orion malah terseret dalam pusaran konspirasi yang telah berlangsung seratus tahun lalu lamanya dan mengakibatkan dunia menjadi penuh akan bahaya seperti sekarang. Kehancuran Bintang Biru hanya menunggu waktu saja, terutama setelah monster purba dari kerak abyss merangkak masuk ke dunia baru tersebut.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

Siti Auliya
XL Ardhia, seorang gadis yang mempunyai berat badan berlebih tetapi mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, tapi demi ayah yang dihina oleh calon besan, ia berjuang keras untuk menurunkan berat badan dan menjadi wanita dengan berat badan ideal. Tak segan-segan Ardhia menghajar orang yang menghina dirinya, tetapi ia cukup senang dengan panggilan teman-teman akrabnya yang mempunyai panggilan kesayangan, XL. Walau badannya diatas rata-rata berat ideal tapi Ardhia tidak minder. Buktinya saat ia melamar jadi pegawai di pabrik elektronik ia diterima. Temannya lumayan banyak. Diantaranya adalah Farah, Dina dan Sonia. Ia mempunyai cerita tersendiri saat berteman dengan ketiganya. Berteman dengan Farah saat gadis itu dibully habis-habisan oleh sekelompok pemuda. Ia rela bertarung mengalahkan para pemuda tengil itu. Walau tak punya basic bela diri, badannya yang gede tidaklah letoy, tetapi cukup kekar untuk sekedar melintir tangan para cowok kurang ajar itu. Akhirnya mereka kapok dan tidak berani menggoda lagi. Aku juga mulai berteman dengan Dina, saat motor Dina keserempet sebuah mobil dan pengemudinya tidak mau bertanggung jawab karena merasa anak seorang aparat. Ia pasang badan ketika pengemudi itu ngotot merasa tidak bersalah. Ardhia mengancam akan mendatangi kantor ayahnya kalau tidak bersedia ganti rugi. Akhirnya ia mengalah dan Dina menjadi temannya. Berteman dengan Sonia adalah hal paling unik yang ia rasakan. Sonia yang kurus kering ingin sekali punya badan sedikit gemuk. Ia ingin mendapatkan sedikit tips dari Ardhia untuk membuatnya gemuk. Dunianya yang ceria seketika berubah. Dulu ada semacam perjanjian antara Ayahnya dengan temannya untuk menjodohkannya dengan anak laki-lakinya, Yudha. Istri calon besan Ayah ternyata tidak setuju karena badan Ardhia yang gendut. Kepercayaan dirinya terkikis demi melihat Ayah tertunduk sedih. Teman-temannya berusaha membuatnya percaya diri. Akhirnya pernikahan pun terjadi. Yudha rupanya mempunyai kebiasaan buruk. Ia gemar berselingkuh. Hal yang menyenangkan saat membuat jebakan-jebakan bersama dengan teman-temannya. Karena kelepasan tangan menghajar pelakor Ardhia masuk penjara.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

Secilia Abigail Hariono
Menceritakan perjuangan wanita bernama Maria yang terlahir dari seorang Ibu pemilik rumah bordil terkenal di kompleks pecinan Surabaya. Maria kecil harus di bawa oleh neneknya yang biasa di panggil Emaknya, agar dia terselamatkan. Alih- alih selamat justru Maria di jual oleh Budenya, Sriti pada seorang pengusaha pabrik dari Jakarta bernama Surya. Maria mau melakukannya karena ternyata Surya adalah orang yang selama ini dia cari, DALANG PEMBUNUH BAPAKNYA! Surya adalah orang yang membuat IBUNYA GILA! DENDAM KUSUMAT anak atas nasib buruk orang tuanya membuat Maria di usia belia harus beradaptasi untuk hidup di lingkungan yang identik dengan penjualan wanita, judi, dan bar. Maria harus bisa bertahan melanjutkan Rumah Bordil warisan Ibunya itu yang di kuasai oleh Sriti. Dia pun dengan segala taktik tipu daya nya berhasil mendepak Sriti dan membuka kembali rumah Bordil warisan Ibunya. Keahlian, kepiawaian, dan kecantikannya membuat Maria remaja cukup terkenal sebagai induk semang paling kondang di sana, para anak kuliah yang tak bisa membayar sekolah, wanita yang bercerai dengan suaminya semua berbondong bondong ingin bekerja di rumah bordil miliknya yang terkenal memiliki pelanggan para pengusaha dan pejabat kelas kakap. Dia menumpuk harta untuk membiayai Nenek nya di kampung dan Ibunya di Rumah Sakit Jiwa. Sampai suatu titik kejenuhan mulai terasa di hidup Maria, apa yang dia cari selama ini? Dia begitu merasa hampa dan mencari Tuhannya. Di tengah kehampaan itu dia bertemu dengan Indra Tjahjana anak tiri Surya yang akan di jadikan boneka penyalur dendamnya. Dia juga bertemu dengan seorang ustad yang lebih tua tapi memiliki wajah baby face membuat Maria berubah. Bahkan Maria merelakan hampir seluruh hartanya untuk mewujudkan cita- citanya mendirikan kompleks rumah ibadah di tengah gang prostitusi agar mereka masih memiliki Tuhan untuk sekedar kembali. Apakah itu cinta? Atau rasa merindukan seorang ayah saja? Akankah Maria benar- benar bisa meninggalkan rumah bordilnya?
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Malam sebelum pernikahan, aku dan kakak angkatku diculik dalam perjalanan pulang. Keluargaku mengirimkan uang tebusan, tetapi jumlahnya hanya cukup untuk membebaskan kakak angkatku saja. Aku pun diseret ke sebuah pabrik terbengkalai dan disiksa serta dilecehkan selama tiga hari tiga malam. Begitu tunanganku mengetahuinya, dia segera mengeluarkan pernyataan yang dingin. [Nona Muda Keluarga Ambara telah ternoda. Dia nggak lagi pantas menjadi istriku. Pernikahan antara Keluarga Ambara dan Keluarga Wirasena kini dialihkan kepada putri sulung, Diva Ambara.] Aku menjadi bahan tertawaan di seluruh sosialita Cimayang. Orang tuaku pun merasa malu dan mengusirku dari rumah. Di saat aku berniat mengakhiri hidup, Juna Mahendra, putra sulung Keluarga Mahendra yang merupakan satu dari sepuluh keluarga paling berpengaruh di Kota Cimayang, mendadak muncul. Dia mendekapku erat dan berkata sambil terisak bahwa dia tidak peduli dengan masa laluku. Dia bahkan menggelar pesta pernikahan abad ini yang begitu megah untukku. Karena khawatir aku trauma, selama dua tahun pernikahan, dia sama sekali tidak menyentuhku. Di bawah penjagaannya yang tulus, kesehatan fisik dan mentalku perlahan pulih, hingga akhirnya aku menerima cintanya. Satu bulan kemudian, saat aku membawa hasil pemeriksaan kehamilan dan bermaksud berbagi kabar gembira ini dengannya, tanpa sengaja aku mendengar percakapannya dengan mantan tunanganku, Arya Wirasena. "Juna, aku benaran nggak habis pikir sama kamu. Dulu, demi bantuin Diva, kamu tega bawa orang buat ngelecehin Maya. Tapi, sekarang, kamu malah sengaja bikin dia hamil. Mau kamu apa, sih?" Juna mengibaskan tangan, suaranya datar tanpa emosi. "Anak Diva lagi sakit. Dia butuh darah tali pusar bayi buat bertahan hidup, sedangkan kondisi badan Diva sendiri juga lemah." "Maya dulu pernah disiksa kayak gitu saja badannya bisa balik sehat, jadi dia pasti kuat buat melahirkan. Kalau satu anak nggak cukup, ya dua. Kalau dua nggak cukup, ya tiga!" "Memang kejam, sih. Tapi, aku bakal tebus itu dengan nemenin dia seumur hidupku. Buat dia, kompensasi kayak gitu harusnya sudah lebih dari cukup."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai pabrik gula horor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
262728293031
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status