Aku Dan Tuan Duke
Senyum ceria dari pria berambut hitam sudah lenyap, sedang Lord Korzakov terlihat begitu terkejut.
"Maksudmu?" tanya Lord Durnovko.
"Ah ... ini cuma terlintas saja di pikiran saya, my lord," kataku cepat-cepat. "Dulu keluarga saya punya pabrik kaca. Kadang kami memproduksi botol-botol kaca untuk susu. Sayangnya, meskipun pengiriman susu jadi lebih mudah, tapi susu akan basi keesokan harinya. Botol kaca juga mudah pecah. Saya pikir ... kalau teknologi bisa membuat wadah makanan supaya tidak cepat basi dan awet, pasti akan sangat membantu pasukan yang bertugas di medan perang. Ransum makanan akan lebih awet dan mudah didistribusikan," tandasku.