Buncitnya Jenazah Kakakku
Aku meneguk saliva dengan susah payah, mendengar banyaknya daftar wanita yang pernah tidur bersama pria berandalan itu.
Habis ke-sepuluh jarinya, Zhafran menuju sofa sampingku. Mendaratkan bokong di situ, lalu membuka sepatu dan kaus kakinya. Kembali dia melanjutkan hitungannya dengan menggunakan jari-jari kakinya juga.
Pria aneh!
"Amarilis, Alamanda, Lavender, Geranium, Tulip, Bougenville, Kembang Sepatu, Kamboja ...."