Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengumuman Cintaku Membuat Mantan Suamiku Tak Lagi Lumpuh

Pengumuman Cintaku Membuat Mantan Suamiku Tak Lagi Lumpuh

Demi membalas budi, Keisha meninggalkan cinta pertamanya dan menikahi Samuel yang "lumpuh". Selama lima tahun pernikahan, Samuel adalah suaminya, kakak kedua dari masa kecilnya, dan satu-satunya tambatan hidupnya di dunia. Keisha adalah istri yang lembut dan pengertian, juga bagaikan bayangan setia yang selalu berada di belakang kursi roda Samuel. Samuel yakin bahwa tidak peduli betapa pun dia memihak mantan tunangannya yang pulang dengan membawa putranya, Keisha tidak akan meninggalkannya. Namun, Samuel tidak tahu bahwa yang tersisa dalam hati Keisha hanyalah rasa terima kasih. Pada hari kebenaran terungkap, Keisha dengan tegas melempar surat perjanjian cerai ke hadapan Samuel. Namun, Samuel malah panik. Dia langsung berlinang air mata dan tidak bersedia melepaskan Keisha, bagaikan orang gila. Keisha menatap Samuel yang berdiri tegak. Hatinya terasa dingin. Samuel telah berbohong padanya selama lima tahun, juga menyebabkannya kehilangan cinta sejatinya. Dia tidak mungkin memaafkan Samuel. Pria yang dulunya begitu angkuh berlutut dengan satu lutut dan berkata dengan mata berkaca-kaca, "Keisha, aku cuma punya kamu." Keisha terlihat acuh tak acuh dan sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan. Dia berdiri di samping cinta sejatinya dan menjawab dengan tatapan tegas, "Tapi, aku bukan cuma punya kamu, Kak Sam." Pria itu adalah seorang konglomerat misterius yang ingin didekati para kaum elite, juga cinta pertama dan orang yang keberadaannya bagaikan cahaya di masa muda Keisha. Pemuda blasteran Aurevia yang terlihat berkelas itu tetap diam. Dia hanya menyematkan cincin berlian yang sangat mahal di jari Keisha. Dia telah menunggu lima tahun lamanya untuk hari ini. Keisha seharusnya memiliki hari ini dari lima tahun yang lalu.
Romansa
29 viewsOngoing
Read
Add to library
Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Aku selalu hidup dalam bayang-bayang kakakku, Nadina. Dia adalah wanita yang sejak kecil selalu diperlakukan bak permata oleh para pewaris keluarga mafia. Dia tidak tahu bahwa aku telah terlahir kembali. Sama seperti kehidupan sebelumnya, dia tersenyum lembut dan manis, membiarkan aku memilih calon pasangan pernikahan lebih dulu. Seolah-olah dia begitu pengertian dan berbesar hati. Namun, kali ini aku menolak. Di kehidupan lalu, dengan polosnya aku percaya bahwa dia bermaksud baik. Aku menikah dengan lelaki yang direkomendasikannya, Darel. Darel adalah seorang pewaris yang konon lumpuh setelah diserang dalam sebuah penyergapan. Aku melepaskan hak untuk mewarisi keluarga, menjadi perawatnya, menjadi tongkatnya, dan menjadi obat yang mengusir kesepiannya. Namun, sebanyak apa pun kehangatan yang kuberikan, aku tetap tidak mampu mencairkan hatinya. Hingga hari perayaan kehamilan kakakku, kebenaran itu tersingkap dengan nyata di hadapanku. Saat seorang pembunuh dari keluarga musuh mengarahkan senjata ke perut kakakku, lelaki yang bertahun-tahun tidak pernah berdiri itu tiba-tiba bangkit. Dia mendorongku ke arah moncong senjata itu. Tujuh peluru menembus rahimku. Di detik terakhir ketika aku jatuh, aku melihat dia memeluk Nadina dengan erat dan menggunakan tubuhnya untuk melindungi Nadina dari peluru terakhir. Saat itulah, aku akhirnya mengerti. Dia tidak pernah lumpuh. Dia juga tidak pernah ditinggalkan oleh keluarganya. Karena Nadina memilih pria lain, dia berpura-pura sakit agar tidak perlu menikah denganku. "Maaf, Ravina, aku menipumu. Tapi aku nggak bisa membiarkan Nadina kehilangan pewaris di kandungannya." "Utangku padamu ... akan kubayar di kehidupan berikutnya." Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika ayahku menuntut kami memilih calon pasangan pernikahan. Kali ini, aku tidak memilih siapa pun. Namun, malah merekalah yang memohon mendapatkan cintaku.
Short Story · Mafia
11.2K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status