Qolbu Quddus
sahut Fikri.
“Nggak usah Ka... Cici cuma bilang, mainan Kaka bagus semua, bukan arti nya Cici menginginkannya....” Safira terkekeh. Kedua sahabat itu melanjutkan bermain robot-robotan, motor, mobil-mobilan dengan bahagia.
“Ini untuk Cici.... ambil lah, jika tidak, Kaka akan nangis....” ancam Kaka memberikan satu buah robot, dua buah mainan motor balap, satu buah mobil-mobilan, dan pesawat mainan.
Hot Chapters