Dinikahi Mas Pandu
Zita mengulum senyum, ia tau, suaminya itu pasti ingin stay di hotel, supaya bisa intim mereka berdua, kan, bulan madu juga belum terlaksana.
"Bercanda, Mas Pandu, semalam doang kok, di rumah Bude, aku udah booking hotel di pusat kota, temenku kerja di sana, dan aku dapet voucher karena kemarin menang kuis hotel itu, mereka baru buka satu bulan ini, dan masih bulan promosi. Keren nggak tuh, istri Mas Pandu, hem?" Zita menaik turunkan alis matanya. Membuat Pandu membuka mulutnya tak percaya, ia lalu memeluk istrinya itu, tak peduli banyak yang menatap ke arahnya dengan banyak ekspresi tak terbaca.