Mag-log inKayla Zania yang selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga suaminya karena hanya seorang penjual sayuran. Puncaknya adalah saat Riko, suaminya, membawa wanita selingkuhannya yang lebih kaya untuk dinikahi hingga akhirnya Kayla pergi tanpa membawa apa pun selain rasa sakit hati dan sebuah tekad. “Tunggulah. Akan aku buat kalian berlutut di bawah kakiku!” Tanpa mereka tahu, sebenarnya Kayla adalah pimpinan kelompok mafia penguasa dari seluruh industri di kota itu!
view moreDamar memberikan tatapan tajam pada Gio yang wajahnya sudah pucat pasi. Sedangkan Nora malah tersenyum geli melihat interaksi mereka yang bertolak belakang.“Dah, Ayah!” Nora melambaikan tangannya pada Damar dengan senyuman manis.Pria itu hanya mengangguk singkat dengan wajah datar seperti biasa.“Apa sudah mengkhawatirkan ayahmu?” tanya Gio saat mobil sudah melaju meninggalkan halaman mansion.Nora menggeleng sambil menyandarkan kepalanya di pundak pria itu.“Tidak kok. Ayah itu pria kuat, tapi aku yakin dia akan merindukanku,” akunya dengan suara lembut.Gio memeluknya dengan erat untuk menguatkan.“Nyonya Kayla pasti senang sekali melihatmu datang. Aku sengaja tidak memberitahu mereka kalau kamu ikut.”Nora tersenyum jahil. “Biarkan saja! Aku tidak sabar melihat wajahnya nanti. Hahaha!”Di rumah baru Leon dan Kayla sedang sepi karena hari sudah mulai larut lalu deru mesin mobil memecah keheningan malam.Gio menggandeng tangan Nora dengan mesra dan wanita itu terlihat sangat bersem
Mendengar itu kedua mata Gio melotot sempurna. “A-apa anak buah kalian mengikuti kita sampai ke hotel ini?”“Tentu saja! Ayah selalu mengawasiku. Mereka pasti melihat kita saat masuk kemari. Arggh, sial!”Gio pun memeluknya erat untuk memenangkan wanita itu.“Sudahlah, tidak apa-apa. Kita harus patuh pada ayahmu!”Dia juga takut pada Damar kalau sampai mengamuk, apalagi status mereka memang belum resmi. Ancaman pria itu tidak mungkin main-main karena Nora adalah putri satu-satunya.Mereka pun akhirnya hanya ngobrol santai dan tidur bersama tanpa melakukan apapun lagi.Flashback end,Kembali keadaan sekarang. Gio membelai rambut Nora dengan sayang. Nora mencebikkan bibirnya. “Dasar orang tua kolot! Memangnya dia tahu dari mana nanti aku sudah tidur denganmu atau belum? Ayah tidak mungkin memeriksa tubuhku ‘kan?”Gio pun tertawa geli. “Dia bisa tahu hal itu saat kamu pulang dan melihat caramu berjalan nanti,” jelasnya singkat dengan sabar.Nora berbalik menatap dengan wajah yang penasa
Gio membawa Nora ke hotel tempatnya menginap sementara. Saat di dalam kamar, keduanya saling menyatukan bibir dengan cepat. Kembali menuntaskan hasrat yang tidak terbendung lagi.Sambil memeluk tubuh Nora dengan erat, pria itu membawanya ke dalam kamar utama, mendorong wanita itu ke arah ranjang. Jasnya sudah tergeletak di lantai bahkan Nora entah sejak kapan sepatunya terlepas.Gio melepaskan pelukannya dan memperbaiki rambut Nora yang sedikit berantakan dan meletakkan di belakang telinganya.“Apa kamu yakin?” tanya pria itu dengan wajah bersalah.Nora mengangguk pelan. “Iya dong! Kamu tidak akan kabur dan membohongiku ‘kan?” Gio terkekeh geli.“Tentu saja tidak. Aku tidak akan berani, takutnya malah dibunuh oleh Tuan Damar,” ucapnya dengan suara berat yang tertahan.Nora juga ikut tertawa mendengar pria itu menyebut nama ayahnya.“Ya sudah, anggap saja ini malam pertama kita. Mau menunggu sampai menikah, itu lama sekal
Gio merasa sangat senang meskipun masih tidak percaya wanita galak sepertinya mau melakukan hal itu. Tanpa ragu lagi tangannya merangkul pinggang Nora dan tidak ada penolakan kali ini. Kalau orang lain melihat mereka sekilas pasti tidak akan menyangka kalau ternyata belum pasangan resmi. Keduanya sangat serasi!Saat karyawan yang membawa mereka tiba di ruangan VIP, hanya ada satu meja dan itu khusus untuk pasangan itu.“Mereka menyiapkan semua untukku. Jangan terlalu percaya diri, kamu kan tahu aku ini siapa!” ucapnya tiba-tiba sengaja menjelaskan supaya pria itu tidak besar kepala.Gio tidak banyak bicara lalu menarik kursi dan mempersilahkan Nora duduk lebih dulu.Nora langsung menatapnya lekat, tidak sabar untuk membuka obrolan di antara mereka.“Kenapa kamu tidak mengajakku bicara duluan saat berada di sini kemarin? Harus banget kamu menelponku dari sana!” ujarnya sedikit ketus.Gio kaget tidak menyangka Nora akan mengatakan ini di pertemuan mereka setelah semua yang terjadi. Dia
(Warning!!! Bab ini penuh adegan dewasa, harap bijak!)Sementara itu itu di belahan dunia yang ada lain, Kayla dan Leon baru saja tiba di cottage mewah. Kayla memperhatikan setiap detail di kamar mereka dengan senyuman yang merekah sempurna. Di kasur ada taburan kelopak mawar merah dan sepasang an
Indah tersenyum penuh kemenangan dengan panasnya ciuman mereka sekarang. Dia senang rencananya berhasil membuat Gio memakan umpannya. Sementara itu Gio begitu menggebu-gebu mencium bibir yang terasa begitu lembut dan memabukkan. Dia bahkan mencengkram tengkuk Indah dengan begitu erat, mungkin kare
Selesai makan siang, ada beberapa orang anggota kelompok yang datang ke villa untuk bertemu dengan Leon. Mereka pun langsung naik dan berbincang di dalam ruang kerja tuannya itu. Mereka adalah orang-orang yang akan ditugaskan oleh Leon untuk bekerja di perusahaan.Gio turun dari tangga d
Gio merasa ragu untuk masuk karena tadi berniat untuk mengajak Nora bicara, tapi sampai sekarang wanita itu tidak juga muncul. Dia pun masuk ke dalam mobil dengan perasaan gamang.Pulang ke Kota Sahara dengan tangan hampa. Dia merogoh saku jasnya dan melihat kotak kecil itu lalu menyimpannya lagi.












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu