Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Betrayal

The Betrayal

Luca's expression turned serious. "What's going on, Isabella? You can tell me anything." Isabella took a deep breath before blurting out the truth. "I'm pregnant, Luca." The room fell silent. Luca's eyes widened in shock. Isabella continued, her voice shaking. "And the father... is Vincent Moreno." Luca's face turned grim. "The mafia king?" Isabella nodded, feeling a wave of fear wash over her. She knew what this meant. She knew that she couldn't keep her pregnancy a secret from Vincent. He would stop at nothing to claim his child. Luca's voice brought her back to reality. "You know what this means, don't you? You can't keep this a secret from him. He'll find out, and when he does... " Isabella's eyes flashed with determination. "I'll do whatever it takes to protect my child, Luca. I'll go to the ends of the earth to keep them safe from him." Luca's expression turned somber. "How long can you keep running, Isabella? You can't hide forever." Isabella's jaw set in determination. "As long as I'm alive, Luca. I'll never let him near my child." *** "WHERE IS MY CHILD, ISABELLA?" He thundered, his eyes blazing with fury. Isabella's cup fell from her hands, shattering on the floor. She felt like she was frozen in time, unable to move or speak. The man took a step closer, his eyes fixed on hers. "You've been hiding my child from me for seven years. It's time I took what's mine."
Mafia
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kezia Zakiyah Ma
Jika suami hilang, carilah di novel ini. Novel berisi peta buat menemukan di mana dia berada. Suami gila jablay. Jangan dikonfrontasi! Jangan labrak jablaynya! Tolong dia, menangkan hatinya. Novel ini jadi bahan referensi Moms menang melawan kuntilanak, menelanjangi pamor yang mereka pakai memikat suami celamitan karena istrinya kurang wawasan. Aksi ngelabrak, jambak rambut, gelut di depan umum hanya memuaskan sesaat. Suami Moms malah bersemangat membela jablaynya, karena 'mata'nya sedang dibutakan oleh daya tarik sang jablay. Suami Moms sedang 'dihancurkan' pelan namun pasti. Ada strategi memenangkan hati suami disajikan oleh novel ini. Mari, pakai otak ! Jangan emosi! Kisah pernikahan Olive dan Refan, mengajarkan Moms memenangi perang urat syaraf rumah tangga dalam prahara. Olive berhasil menolong Refan, suaminya lepas dari jerat sex penari striptis, Rita Anastasia yang menawarkan daya tarik seks bukan service ranjang biasa. Kenikmatan sex yang disajikannya dibawah pengaruh narkoba. Butuh 3 tahun membebaskan suaminya dan harganya mahal. Refan nyaris menghuni rumah sakit jiwa akibat konsumsi ekstasi jangka panjang. Karirnya hampir hancur terseret masuk bui. Harta disita negara. Perjuangan Olive selidiki perselingkuhan suami melelahkan, membuatnya putus asa. Pernikahan itu kemudian menjadi jerat sangkar burung (baca: karier) buat Olive, mengurungnya harus bertahan. Untung ada Tubagus, sahabat yang mendukungnya. Olive bukan detektif. Namun intuisi seorang istri menuntunnya bergerak melakukan investigasi, berhasil meringkus Rita, menyerahkannya ke gerbang neraka dunia. Masuk penjara. Novel ini mengisahkan sisi lain daya tarik para PSK. Fenomena jamak yang tak banyak dipahami khalayak. Sebab daya tarik mereka memang bukan service ranjang biasa. Menitipkan pesan edukatif bagi para istri yang berada di bawah ancaman prahara rumah tangga, juga bagi para suami yang mau coba-coba masuk mencicipi relaksasi dunia malam. Mereka harus tahu daya pikat para PSK mengacaukan hidup mereka dengan pamornya. Sisi lain kehidupan para mafia narkoba terwakili dari sosok Rita Anastasia dikupas habis di novel ini. Petik hikmahnya. Selamat Membaca.
Romansa
109.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Kisah cinta lelaki bodoh

Kisah cinta lelaki bodoh

Widi
Sejak kematian gadis tambatan hatinya itu, Adi semakin bimbang menjalani kehidupannya. Dia tak tahu harus melangkah pada jalan dan arah mana yang akan ia tuju. Karena ia pikir telah kehilangan satu-satunya semangat dalam dirinya. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan sosok gadis yang memiliki rupa dan karakter persis dengan wanita yang telah meninggalkannya. Dari ujung rambut hingga ujung kaki tak ubahnya bagaikan melihat wanitanya kembali hidup ke dunia ini. " veny, pasti kau kembali hidup untuk menemuiku". Berkata pada dirinya sendiri lalu menghampiri gadis itu dan meraih lengannya. " Veny ? Sudah lama sejak saat itu..." Adi yang tersadar akan hal itu tak berani melanjutkan perkataannya.Gadis itu menoleh dan sontak kaget menatap Adi." Maaf, kamu siapa? " Tanya gadis itu heran." Ahh..ma..maaf nona, aku kira kau temanku. Na..namanya Veny." Dengan terbata-bata dan menunduk menahan malu.Tak berhenti sampai disitu, seraya melepaskan pegangan tangannya dari lengan gadis itu," Kalau boleh tau siapa namamu?"Gadis itu masih diam, tak tahu harus menjawab atau membiarkan saja. Karena ia pikir untuk apa meladeni pria iseng di depannya.Sesaat setelah gadis itu akan berbalik dan pergi, Namun sigap Adi segera menghampiri dan segera berusaha meyakinkan kata maaf padanya." Nona, maafkan aku. Telah lancang memegang tanganmu dan bersikap tidak sopan terhadapmu. "Dia berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan pada gadis itu agar mau memaafkannya. Dan...mungkin dia juga berpikir bahwa untuk bisa berkenalan dengannya, inilah saatnya berusaha.Setelah semua kejadian yang lalu, dia tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Setelah kematian Veny, hampir 7 tahun berlalu dan barulah saat ini ia memiliki semangat baru lagi. Entah itu kebodohan atau rasa setianya pada kekasih hatinya yang membuatnya begitu lama untuk dapat merasakan kehidupannya kembali. Namun yang pasti untuk saat ini, Dia seperti kembali hidup dan bersemangat, setelah kelam menimpanya.
Lainnya
105.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

"Hei, apa-apaan kamu? Siapa kamu?" teriak gadis yang sedang di tarik tiba-tiba oleh orang tidak di kenal begitu dia memasuki sebuah cafe. "Pleaseee, sebentar aja. Tolong bantuin aku sebentar ya Dek. Sepuluh menit, Lima menit, nggak ... nggak, dua menit," ujar pria muda yang menarik lengannya dengan wajah memelas. "Aku sedang terdesak dan tidak tahu harus minta tolong siapa lagi, tolong ya, Dek," ujar pria itu lagi karena dia di pelototin oleh gadis muda yang sembarang dia tarik. Karena tak kunjung di jawab, dengan keberanian yang datang entah dari mana, dia mendekat dan berbisik mengatakan maaf. Tangannya membelai rambut gadis itu dan mendekatkan bibirnya ke puncak kepala itu dan menciumnya. Entah apa tujuannya, tapi dia terlihat seolah-olah sedang memberi kekuatan pada gadis yang sedang di landa kebingungan itu. "Apa yang k--?" "Sttt, tolong berpura-puralah jadi kekasihku. Aku akan membalasnya dengan apapun yang kamu minta setelah ini. Aku lagi di awasi, sorry ya udah lancang pegang kepala kamu," jawab pria itu dengan nada penuh permohonan dan suaranya sangat halus dan terdengar tulus saat meminta maaf. "Lancang bangat malah," gumam gadis itu setelah mengingat bahwa selain di pegang dan di elus, kepalanya juga di cium. Dan sekarang, tangannya di gandeng tanpa permisi dengan begitu erat karena si pria juga khawatir gadis random yang di seretnya kabur tiba-tiba sebelum acara inti dari pencomotan random ini di mulai. "Sorry, nama kamu siapa, Dek?" "Ella!" "Tian, Sebastian," jawab pria itu nyaris berbisik walau gadis bernama Ella itu tidak menanyakan balik namanya. Pintu VIP di dorong dan Ella langsung berkeringat dingin begitu melihat beberapa orang sedang duduk melingkar di sebuah meja perjamuan yang cukup luas. Pria dan wanita, tua dan muda, semua mata menatap pada mereka yang baru saja menapakkan kaki di ambang pintu. "Mami, ini Ella. Pacar Tian."
Romansa
525 viewsOngoing
Read
Add to library
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Dean Han
Blurb : “Maaf! A-anda s-siapa?” Kanaya tersentak dengan mata membulat menyadari ia kini berada bersama seorang pria dewasa asing dalam sebuah kamar tertutup yang cukup mewah. Ia mengamati punggung kekar lelaki yang menatap ke luar jendela dan membelakanginya itu dengan tubuh dan bibir gemetar. Lalu, mengamati ranjang ukuran king size tempat ia terduduk sambil mengatupkan lutut. Lelaki itu bergeming sambil menghisap sebuah cigarret di jemari. Tak berselang lama, asap pekat mengepul ke udara, menerpa rambut model under cut-nya. Asap pekat itupun pecah di udara. Kanaya semakin gentar. Ia berupaya mencari jalan untuk bisa keluar dari tempat itu, atau lari dari lelaki misterius yang terlihat menyeramkan itu. Jantungnya berdegub kencang, tubuhnya gemetar. Ia sadar, saat ini ia sedang berada di tempat yang salah dan di dekat orang yang salah. Perlahan ia beringsut dan melangkah ke arah pintu. Namun, di saat yang sama, lelaki itu berbalik dan menatap Kanaya tajam dan dingin yang menikam. Dua netra bulat Kanaya makin membulat sempurna. “Om, siapa?” tanyanya gugup. *** Viona tidak menyangka dibalik kebahagiaannya hidup bersama Dion, ternyata memicu sebuah petaka beruntun yang harus ia hadapi. Api dalam sekam dendam seorang anak angkat yang ia cintai sepenuh hati, membawa Viona pada petaka demi petaka yang membuat ia kembali terpuruk. Kasih sayang yang ia berikan pada Kanaya tidak sedikitpun meredam dendam masa lalu Kanaya pada ibu sambungnya tersebut. Gadis itu berupaya keras memberikan hukuman yang ia pikir setimpal untuk Viona, karena baginya, Vionalah penyebab ia kehilangan kesempatan bersama ibu kandungnya. Kasih sayang yang selama ini ia rasakan dari Viona baginya hanya sebuah kepalsuan dan sandiwara. Sehingga, ia tega menggiring Vion pada petaka. Hingga, akhirnya Viona bertemu dengan seorang lelaki yang terobsesi untuk membunuh Viona secara lahir dan bathin. Mampukah Viona bertahan di antara tekanan peristiwa demi peristiwa menyakitkan itu? Siapakah lelaki yang menjadi monster menakutkan bagi Viona tersebut?
Romansa
102.6K viewsOngoing
Read
Add to library
5 games on

5 games on

Lyxn
“Kau sudah tiba?” tanyanya. Perempuan itu adalah sosok Claretta yang sangat Altair rindukan. “Altair?” ucap Altair. Perempuan itu tertawa kecil dengan menutupi mulut dengan tangannya. “Terdengar aneh jika seseorang memanggilku dengan namaku sendiri,” ujar Claretta. “Mungkin banyak pertanyaan yang akan kamu lontarkan kepadaku,” ungkap Claretta, “tapi sebelum itu tolong Altair, terbiasalah dengan tubuhmu yang baru, aku sudah lelah dengan tuntutan sebagai penerus pengendali Mana, yang aku inginkan hanya bagaimana rasa memiliki seorang ibu.” sambung Claretta. Claretta menengadahkan wajahnya ke langit. “Kau pasti tahu banyak informasi tentang duniaku sekarang karena kau adalah orang yang cerdas dan tangguh,” ujar Claretta lagi melihat wajah Altair. Wajah mereka saling menatap Altair tidak bisa membalas perkataan Claretta Altair yang merasa tidak adil dengan pertukaran tubuh seenaknya yang dilakukan dewa kepada mereka berdua. Muncul perasaan iba di dalam benak mereka masing-masing seperti mengerti rasa sakit, penderitaan mereka dan kesedihan. Claretta mengambil kedua tangan Altair, air matanya tidak bisa dibendung. Dengan tersenyum Claretta berkata,”Mungkin karena aku sudah berada di tubuh seorang wanita jadi perasaanku menjadi lebih sedikit sensitif.” “Maukah kamu merelakan hidup kita yang sekarang?” tanya Claretta dengan harap. Altair menggenggam tangan wanita kecil itu, kini hati Altair menjadi goyah karena sebelum dirinya bertemu dengan pemilik asli tubuh Altair, dia berniat untuk memukul kepala orang tersebut yang dengan sesuka hati meminta kepada dewa untuk menukarkan tubuhnya tanpa izin. Angin sejuk berhembus, menerbangkan beberapa kelopak bunga di sekitar mereka mengibaskan rambut panjang milik Claretta. “Ternyata, aku sangat cantik.” batin Altair. Altair meletakkan tangannya di atas kepala Claretta dan membelai kepalanya seraya berkata, “tidak apa-apa.” ucap Altair dengan tenang. Akhirnya mereka saling mengikhlaskan satu sama lain dan memutuskan untuk menjalani kehidupan mereka sekarang masing-masing, mereka terpisah oleh sebuah cahaya. “Aku akan menjaga ibumu Altair sebagaimana ibuku sendiri karena aku sangat menyayanginya.” ujar Claretta yang hanya terdengar suara.
Fantasi
9.912.1K viewsCompleted
Show Reviews (20)
Read
Add to library
Lyxn
Selamat membaca kembali. Terimakasih sudah support untuk membaca novel ini. Bagi tahukan ke teman-teman kalian. Agar saya lebih semangat update setiap hari. Jika ada kritik dan saran mohon di ajukan saja. Mungkin saja bisa menjadi bahan ide cerita selanjutnya (〜^∇^)〜
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Addicted To You

Addicted To You

"Do you miss me Bella...mia" She could recognize that voice even in her sleep. She stood frozen looking at him with wide eyes. "W..what.." she tried speaking but immediately closed her mouth breathing hard. She glared at him HARD while a handsome smirk appeared on his face. "What the hell are you doing in my house?!" she said,his eyes moving across her body especially on her exposed legs. He suddenly stood on his feet and she moved back, his presence affecting her. "What happened to your elbow" he asked. That was actually the first thing he noticed when she stepped out of the bathroom with a red towel wrapped around her tiny frame. "Why should I tell you that. I owe you no explanation" She said feeling uncomfortable under his scrutinized gaze. He took three long strides towards her before pinning her to the wall, his hot breath fanning her neck. Lexi could feel her heart pounding in her chest as her eyes met his ocean blue eyes. She hates to deny it but he grew much more handsome than before. A slow smirk appeared on his lips as he wrapped his arms around her waist. Lexi shook, trying to push him off but he stood gallantly like a statue, his height towering above her. " Let me ..go.. now" her voice hoarse. " I hate repeating myself Lexi. You might wanna start talking" Lexi Thompson, a retired cop, is trapped in a toxic game of cat and mouse with Antonio Saint Claire, a ruthless mafia kingpin. Lexi Thompson thought she'd escaped Antonio Saint Claire's toxic grasp but his obsession runs deep. Now she must play by his rules to preserve her sanity. Will she find a way to break free, or will their twisted love consume them both ?.
Mafia
102.7K viewsCompleted
Show Reviews (5)
Read
Add to library
kikelomomustapha26
I didn’t like the male lead at first, but wow, this story pulled me in fast. It’s addictive, just like the title. Lexi is such a fiery, defiant queen. I usually avoid ongoing books, but I had to keep reading this one.
Bashirat Zakari
Get ready to be hooked! This ongoing story is a wild ride so far. The characters are great and the plot twists are surprising. I love how the author explores crime vs justice, with dark secrets that will keep you guessing. Can't wait to see what happens next.
Read All Reviews
His Sinful Possession

His Sinful Possession

Completely frozen and horrified, her watery eyes were staring at that bleeding dead body in front of her. She couldn't just believe he had just killed someone in front of her so brutally, just because she dared to talk to that person and not any person, but his own wife's brother. "Now, you will forever remember…never to get closer to any other man," she heard him whispering those words in her ear. His blood stained hands gripped her waist more firmly which made her finally look at him. "He was your wife's brother. H..he was your family," she stuttered, disgusted by this brutal monster on whose embrace she was captured now. A feral smirk ghosted on his face. "You needed to think about this before getting closer to him," he brought his face closer to her. Her glossy eyes filled with more disgust, hatred and anger for this barbaric animal before her. "You shouldn't have forgotten that…." Sensually grazing his lips against hers, he peered into her watery eyes. "You are my possession," his words made her fists her palms, especially when she felt his hand opening the zip of her gown. He would again taint her by claiming her body as his. "I am your sole possessor, cara mia," he grinned, sadistically before completely undoing her gown's zipper. She just helplessly stood in his embrace. "Now be a good girl and let me have you again…." hotly murmuring that, he captured her mouth in his and freed her from her clothes and she was not capable of doing anything to stop that sinner from committing that sin with her again because she was…..HIS SINFUL POSSESSION……. Why was she committing that sin of letting a married man have his sinful possession over her? Read to find out…
Mafia
9.8172.5K viewsCompleted
Show Reviews (54)
Read
Add to library
Pearl
How can you make a rapist the ML? Riccardo raped her not once many times threatening her daughters life & she still fell in love with him? Disgusting!! Aniya is the biggest doormat I've ever read. Spineless & weak. Please don't normalize rape. No girl can fall for her rapist. Pathetic!!
Medical Prevent Brasov
I think this is the best book of Taevya. It is my favourite . I ve read it twice. The most credible encounter of the two main characters and all the actions and all that happens is very natural and exciting, leading them to discover the best and the worst in them. Deep and well explaned feelings
Read All Reviews
Extreme Rescue

Extreme Rescue

A blizzard erupted without warning, and the glacial mountains began to collapse. My instinct screamed at me to shift and run, to let my Inner Wolf take over and flee—but it was too late. The storm swept in, laced with a strange silver dust that hung heavy in the air. It was like an invisible chain, binding me tightly, locking away my wolf. Worse still, my strength was nearly gone. As captain of the Silvermoon Patrol, I had been out on the tundra all night. Hours ago, I had fought off a vicious ambush by Rogues, and my body still bore the wounds—deep, bleeding, and far from healed. I could feel it: my wolf energy had been pushed past its limit. Maxin, my Inner Wolf, was silent now, his strength depleted and unresponsive. My limbs were going numb, my body sinking into the snow as the roar of the wind drowned everything else out. But I wasn’t afraid. Because I knew he would come. My boyfriend—the head of the tribe's Search and Rescue Unit—had never failed a mission. I believed with all my heart that he would find me. And yet… he didn’t come himself. He sent a rookie instead, while he went after Daisy, whom he believed had been caught in an avalanche. But Daisy hadn’t been in danger at all. She merely wanted a dramatic way to confess her love to him. Three days later, Xander finally found me, buried deep beneath the frozen layers. He froze at the sight—my body, encased in ice, unmoving. He couldn’t believe it: the fierce, relentless warrior he knew, dead beneath the snow. He reached out to touch me… but the ice cracked. And before he could react, my body slipped into the depths of the glacier, vanishing into the abyss.
Short Story · Werewolf
6.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
383940414243
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status