Panglima Kalamantra
Roe_Roeraja terkenal kalinggaringkasan cerita calon arangraja klungkungkanglim #rion ian
“Peganglah tongkatku! Setidaknya, kau akan tahu kita masih bersama atau tidak.”
Raven masih duduk di dasar tebing. Dia termangu sendiran dalam kegelapan. “Aku sudah terbiasa hidup di dalam lubang gelap, bahkan lebih gelap dari ini, tapi kenapa kali ini rasanya sangat sesak sekali.”
Dia mengepalkan kedua tangannya. Dengan posisi bertumpu pada satu kaki, Raven mengambil ancang-ancang untuk melompat ke atas. Setinggi dan sekuat apa pun dia melompat, semua sama di matanya, kabut dan kabut. Beberapa kali Raven terjatuh dan membentur batu atau batang pohon karena tak bisa melihat pijakan kakinya.
Hot Chapters