Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Di hari pernikahan kami, cinta pertama Jancent yang bernama Winny mengalami kecelakaan mobil. Mata Jancent langsung memerah dan dia ingin menemui Winny. Aku memohon padanya untuk jangan merusak pernikahan ini. Aku tidak ingin mengecewakan ayahku yang sakit parah. Namun, dia mendorongku dengan kasar, "Winny lagi dalam kondisi kritis. Apa kamu nggak punya hati? Dasar wanita nggak berperasaan!" Aku menangis sambil tersenyum. "Kalau kamu pergi hari ini, pernikahan ini nggak akan ada hubungannya lagi denganmu." Jancent mencibir, "Siapa yang mohon padaku untuk menikah? Jangan khawatir, meski kamu berlutut dan memohon padaku untuk kembali, aku juga nggak akan kembali!" Kemudian, Jancent akhirnya ingat untuk menghubungiku. Namun, yang didengarnya adalah suara pria lain yang sangat familiar. "Ssst, dia capek dan sudah tidur. Jangan ganggu dia."
Baca
Tambahkan
Putri yang Tak Diharapkan

Putri yang Tak Diharapkan

Sebelum aku berumur delapan belas, aku adalah putri kesayangan Keluarga Mahendra. Semua berubah pada hari ulang tahunku yang kedelapan belas, ketika ayah pulang membawa seorang gadis yatim piatu bernama Karina. "Dia butuh rumah," kata ayah. "Kamu yang akan mengurusnya, seperti adikmu sendiri." Sejak saat itu, semuanya berubah. Kakakku yang dulu begitu memanjakanku, menjadi dingin dan menjauh. Dan tunanganku... seakan cintanya padaku tiba-tiba berkurang setengah. Keluarga memuji Karina karena lembut dan patuh, menyebutnya anak yang jauh lebih baik daripada aku, darah daging mereka sendiri. Setelah berkali-kali tersisih karena Karina, aku akhirnya putus asa dan meraih lengan ayah. "Apakah hubungan darah nggak ada harganya di mata kalian?" Amarah ayah menyala. Ia melindungi Karina yang berlinang air mata di belakangnya, dan di depan setiap anggota keluarga, ia menamparku. "Kamu anak egois. Seandainya aku tak pernah melahirkanmu." "Kamu mempermalukan keluarga ini." Suara saudaraku Martin Mahendra sedingin es. "Pergi!" Dan tunanganku, Vincent Santoso, menatapku penuh kecewa. "Seandainya sejak awal yang bertunangan denganku adalah Karina." Mereka mengira aku akan merangkak di hadapan mereka, seperti biasanya. Tapi aku diam saja, berjalan ke brankas keluarga, mengeluarkan kartu keluarga, dan mencoret namaku dengan satu garis. Aku melepas cincin pertunangan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. Aku memberikan Karina segala yang menurut mereka tidak layak kuterima. Bagaimanapun, aku hanya punya beberapa hari lagi untuk hidup. Yang tak mereka sadari adalah kelak, di atas kehancuran Keluarga Mahendra, mereka akan berlutut di bawah hujan, memohon aku kembali.
Cerita Pendek · Mafia
4.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Aku duduk sendirian di meja makan, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-7. Ponselku tiba-tiba berdering. Di layar kunci telepon, ada dua notifikasi pesan masuk yang masih belum terbaca. Pesan pertama datang dari Riki, dia bilang kalau dia harus lembur di kantor malam ini. Sementara pesan yang satu lagi datang dari nomor tidak dikenal. [Pak Riki sungguh luar biasa. Kakak sanggup mengatasinya?] Ada satu foto yang ikut dikirimkan dalam pesan tersebut. Foto itu menampilkan sepasang pria dan wanita yang sedang bercumbu mesra. Aku pun meniup lilin kue ulang tahun pernikahan kami sambil menutup mata dengan penuh kelelahan. [Ayo kita cerai.] Aku mengirimkan pesan balasan ke Riki.
Baca
Tambahkan
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
Baca
Tambahkan
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku

Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku

Ibuku membenciku, karena aku hasil kecelakaan. Dia memperlakukan muridnya bagai anak kandung, tetapi ketika murid kesayangannya menyatakan cinta padaku, dia langsung menamparku dan mengataiku murahan. Bahkan setelah mengidap Alzheimer, dia hanya melupakanku dan masih mengingat muridnya. Sayangnya, tidak ada seorang pun murid yang datang mengunjunginya. Karena semuanya membencinya, sama sepertiku.
Baca
Tambahkan
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Setelah pulang dari perjalanan dinas, Karina menggenggam erat hasil pemeriksaan kehamilannya saat ia mencari suaminya di sebuah ruang VIP di klub. Dia tak sabar ingin memberikan kejutan bahagia itu. Namun, tepat saat dia hendak mendorong pintu, langkahnya terhenti oleh suara-suara yang terdengar dari celah. “Jadi, Jerry, waktu itu kamu menikahi Karina hanya demi melindungi Yuna?” Darah di seluruh tubuh Karina seketika membeku. Dia membatu di tempatnya.
Baca
Tambahkan
Menikahi Ayahnya Setelah Terlahir Kembali

Menikahi Ayahnya Setelah Terlahir Kembali

Pria idaman yang diam-diam kucintai dan ayahnya sama-sama berada di bawah kendali obat perangsang. Tanpa ragu, aku pun memilih untuk membantu ayahnya. Di kehidupan lampau, aku dipaksa menjadi "penawar racun" pria idamanku dan melahirkan anak untuknya. Namun, dia tidak pernah ada di rumah dan hanya setia pada cinta pertamanya. Dia sangat yakin bahwa aku yang berniat buruk dan sengaja membiusnya agar bisa menikmati malam penuh gairah dengannya. Akibatnya, dia tidak bisa bersama dengan orang yang dicintainya, lalu hanya bisa melihat wanita yang dicintainya pergi dan bunuh diri. Di tahun kelima pernikahan, dia mengemudi dalam keadaan mabuk dan menabrakku serta kedua anakku hingga tewas. Saat terbangun lagi, aku mendapati diriku kembali ke masa ketika mereka berada di bawah kendali obat perangsang. Di kehidupan ini, aku memilih menjadi ibu tirinya ....
Baca
Tambahkan
Ketika Cinta Kandas, Sudah Saatnya Aku Pergi

Ketika Cinta Kandas, Sudah Saatnya Aku Pergi

Ketika selingkuhan Wilson datang membuat keributan di depanku untuk yang kesembilan kalinya, aku tidak lagi merasakan apa pun. Aku menatap Wilson dengan tenang dan berujar, "Kamu sudah berkali-kali berjanji nggak akan biarkan selingkuhanmu membuat masalah di depanku." Wilson terkekeh dan menyahut dengan nada datar, "Molly masih muda dan sifatnya cuma lebih menggebu-gebu. Sebagai kakak, bukankah kamu seharusnya lebih pengertian dan menoleransinya?" Dia menyilangkan tangannya sambil menatapku. Sorot matanya jelas menunjukkan sikap meremehkan.
Baca
Tambahkan
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan. Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya. Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic. Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
Baca
Tambahkan
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

Pada hari jadi pernikahan kami yang ketiga, aku menunggu selama lima jam di restoran berbintang Michelin favorit Dion Bahlilah. Namun, dia tidak bisa dihubungi lagi. Pada akhirnya, aku melihatnya di unggahan sosial media milik kekasih masa kecilnya, Arina Purbaya. Dion menemaninya ke Benua Anarsia, benua yang sangat dingin. [Aku bilang aku sedang bad mood, dia langsung membatalkan seluruh janjinya untuk menemaniku bersantai.] [Ternyata, teman masa kecil lebih menenangkan daripada penguin.] Gambar yang menyertainya menunjukkan pemandangan yang sangat dingin, tetapi Dion dengan lembut memeluknya. Matanya memancarkan semangat membara yang belum pernah kulihat sebelumnya. Tiba-tiba, aku merasa lelah. Aku menghentikan pertanyaan menyakitkan itu, menghentikan tangisan histerisku. Aku hanya dengan tenang menyukai unggahan tersebut dan mengirimkan pesan pada Dion. [Ayo bercerai.] Setelah beberapa lama kemudian, dia mengirim pesan suara. Nada suaranya menantang. “Oke, akan aku tanda tangani saat pulang.” “Lihat saja nanti siapa yang akan menangis dan memohon agar aku tidak pergi.” Orang yang menerima perlakuan khusus membuat mereka berani bertindak tanpa batasan, Dion pun sama sekali tidak mempercayainya. 'Tetapi Dion... Tidak ada seorang pun yang tidak bisa meninggalkan seseorang, hanya saja orang itu masih cinta. Tetapi mulai sekarang, aku tidak ingin mencintaimu lagi.'
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status