The Wedding Fuss
Kepalanya menggeleng untuk mendramatisir keadaan.
"Bukan!" bantahku buru-buru. "Gue beneran sayang sama Om Restu. Walaupun Om Restu itu nyebelin, bawel, posesif, dan duda beranak satu, tapi gue cinta. C-I-N-T-A. Cin-ta. Cinta. Lo ngerti artinya cinta, kan, Je?"
Jessica mengangguk. Saat mulutnya terbuka, bersiap untuk menjawab pertanyaanku, aku meletakkan telunjuk ke bibir. Jessica menelan semua kata-kata yang belum sempat dia semburkan.
Bab Populer