Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Semua orang di Kota Opela tahu bahwa Maureen dan Raphael adalah pasangan yang selalu bertentangan seperti air dan api. Sebagai tunangan Raphael hanya dalam nama, Maureen menetapkan tiga larangan untuknya. Dilarang balapan liar, dilarang tidak pulang semalaman, dan dilarang menemui cinta pertamanya yang bernama Audrey. Namun, Raphael justru selalu melakukan kebalikan dari apa yang diminta. Entah itu mengebut mengelilingi seluruh jalan lingkar pegunungan di Kota Opela atau menghabiskan malam di kelab hingga mabuk dan tak sadarkan diri. Bahkan pada hari ulang tahun Maureen, dia sengaja membawa Audrey dan menciumnya di bawah langit yang dipenuhi kembang api, menghancurkan harga diri Maureen hingga berkeping-keping. Semua orang menunggu untuk menonton keributan. Mereka menebak, dengan sifat Maureen yang merupakan sosialita nomor satu di Kota Opela, begitu melihat foto ciuman yang tersebar di mana-mana itu, dia pasti akan datang dengan amarah meluap-luap dan menyeret pulang si berandal itu. Satu jam setelah foto-foto itu menjadi viral di internet, Maureen benar-benar datang. Namun, dia tidak mengamuk, juga tidak menyeret siapa pun pulang. Dia hanya berjalan dengan tenang ke hadapan Raphael, lalu mengulurkan tangan kepadanya. Suaranya begitu pelan, seolah-olah akan larut bersama udara. "Raphael, tujuh tahun yang lalu, aku kasih kamu sebuah jimat keselamatan. Sekarang, bisa kamu kembalikan kepadaku?" Ruangan VIP itu langsung sunyi hingga suara jarum jatuh pun bisa terdengar. Raphael juga tertegun. Tanpa sadar, dia menyentuh jimat keselamatan merah yang tergantung di lehernya. Tujuh tahun yang lalu, dia mengalami kecelakaan saat balapan liar dan harus menjalani perawatan darurat di ICU selama satu hari satu malam. Saat sadar, orang pertama yang dilihatnya adalah Maureen.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as ruangan dukun
Read
+Library
AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA

AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA

"Saya terima nikah dan kawinnya Rima Kania Putri dengan mas kawin tersebut. Tunai," suara lantang Fandi memecah keheningan. ‎"Sah," sahut dua orang saksi dan penghulu yang ada dalam ruangan apartemen. ‎Air mata Rima menetes ketika penghulu mulai membaca doa usai ijab qobul. Rasa bahagia, sedih, juga bersalah membaur jadi satu. Bahagia karena dinikahi oleh lelaki yang sangat dicintainya. Sedih karena pernikahan ini dilaksanakan secara siri, tanpa tamu undangan ataupun dekorasi. ‎"Maafkan Rima, Kak Alda," ucapnya dalam hati. ‎Dengan gemetar, Rima meraih tangan Fandi lalu mengecupnya. Fandi mengusap lembut pelupuk kepala istrinya seraya berdoa. Iya berharap rumah tangganya dengan Rima bisa langgeng hingga maut memisahkan. ‎Namun, apakah mungkin rumah tangga yang diawali dengan kebohongan bisa berakhir bahagia? ‎Di sisi lain, Alda duduk di atas kursi roda sambil menatap foto prewedding dengan Fandi. Foto yang diambil bulan lalu. Dua hari sebelum kecelakaan yang membuat kaki Alda lumpuh. ‎"Kenapa semua ini terjadi padaku, Tuhan? Bagaimana aku akan menjalani peran sebagai istri?" Air mata Alda kembali membasahi pipi. ‎Sejak divonis lumpuh, Alda menjadi sosok yang lebih pendiam dan selalu murung. Bahkan, iya meminta Fandi agar membatalkan pernikahan mereka. Namun, Fandi menolaknya. ‎"Apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkanmu, sayang." ‎Rima, satu-satunya keluarga yang dimiliki Alda juga terus meyakinkannya. ‎"Kak, kamu adalah orang yang hebat dan kuat. Kamu segalanya bagiku. Aku yakin jauh di lubuk hatimu yang terdalam, kamu tak mau membatalkan pernikahan ini. Kamu sangat mencintai Kak Fandi." Rima terjebak dalam pernikahan rahasia dengan calon suami kakaknya. Ia berniat mengakhirinya namun ternyata benih yang ditanam oleh Fandi tumbuh di rahimnya.
343 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as ruangan dukun
Read
+Library
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
12.7K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as ruangan dukun
Read
+Library
Terjebak Cinta Sang Mafia

Terjebak Cinta Sang Mafia

Elisabeth Yulyanti
Divya Aleshia perempuan desa yang mengadu nasib di kota Metropolitan, Jakarta. Ia pergi bersama dengan sahabatnya yang bernama Valen patrecia. Keduanya sudah mengenal satu sama lain sejak usia 5 tahun. Saat tiba di Jakarta, keduanya langsung mendapat kontrakan dengan harga yang terjangkau. Valen yang bekerja dalam bidang marketing, mengajukan diri pada salah satu perusahaan yang jaraknya lumayan jauh dari kontrakan, dan beruntungnya ia langsung diterima. Sedangkan Divya sudah mengunjungi hampir seluruh perusahaan yang bekerja dalam bidang komunikasi tapi belum juga ada yang menerimanya. Saat ingin pulang ke kontrakan, Divya tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang tingginya sekitar 180 cm, pria itu menatap Divya dengan tajam dan aura kekejaman terasa kental dalam dirinya. Sialnya lagi ternyata pria itu ada seorang mafia yang terkenal seantero negeri karena kekejamannya dalam membunuh orang tanpa memandang status ataupun usia. Bukannya takut, Divya malah menatap pria itu dengan tatapan yang tak kalah mengerikan. Tanpa rasa bersalah Divya pergi begitu saja meninggalkan pria itu sendiri dengan amarah yang memuncak. Keesokan harinya, Divya mendapatkan panggilan dari salah satu perusahaan yang sukses dalam bidang komunikasi, melalui panggilan itu staff perusahaan mengatakan kalau Divya diterima. Mungkin hari ini berpihak pada Divya selain gaji yang memuaskan, perusahaan itu juga dekat dengan kontrakannya. Setibanya Divya di perusahaan ia dipanggil ke ruangan Presdir untuk dimintai keterangan lebih lanjut karena telah menandatangani kontrak kerjasama. Betapa terkejutnya Divya karena Presdir tempatnya bekerja adalah pria yang semalam ia tabrak dan bodohnya lagi ia tak mengucap sepatah katapun seperti permintaan maaf dan malah pergi begitu saja. Pria itu juga tak kalah terkejut, tapi dalam hitungan detik muncul senyuman menyeringai dari bibirnya. Bagaimana kelanjutan cerita nya? Ikuti terus perjalanan cinta yang memiliki segudang lika-liku ini, karena dijamin bakal penasaran.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 284 Times as ruangan dukun
Read
+Library
PREV
1
...
91011121314
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status