Ditipu Mertua dan Suami
bentakku yang sebenarnya untuk menutupi rasa malu.
"Waduh, ancaman berat ini. Iya, deh, maafin. Bercanda, sayang. Sini, boleh kok ngelus elus yang ini, kan sudah punyamu. Tangannya kembali meraih tanganku, langsung saya kukibaskan tapi dengan cepat dia berhasil menangkapnya kembali dan langsung dia taruh di bagian bawah perutnya.
Dengan cepat kutarik tanganku dan kupukuli lengannya, "Mas Putraaa! Jorok!"
Hot Chapters