Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TAKDIR

TAKDIR

Brakkk Ojek motor yang ditumpangi Ratih mendadak roboh karena menghindari seseorang yang menyeberang jalan tanpa melihat kanan dan kiri dulu. Untung saja Ratih tidak apa-apa. Ratih melihat ke arah orang yang berlari. Ia ingat betul, ciri-ciri orang itu sama persis dengan laki-laki-laki yang memarahi Vania di pasar waktu itu. Karena rasa penasarannya, Ratih memberikan selembar uang pada tukang ojek kemudian berlari mengejar orang tersebut sampai lupa apa tujuannya kembali ke rumah. Sebenarnya ia lupa membawakan bekal untuk si kembar, ia berinisiatif untuk pulang naik ojek untuk mengambilkan bekal makanan si kembar sedangkan Pak Hadi tetap melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah. Namun ia tid
106.0K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as takt op
Read
+Library
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Lalu dengan gerakan yang gesit, ia menendang udara dan menuju Link dengan sangat cepat. Itu adalah skill yang diperoleh Thieve saat mencapai level 3, Air Move. Air Move : Dengan gerakan menendang, Thieve menggunakan udara sebagai pijakan untuk menghasilkan dorongan 20% dalam kecepatan. Menerima tambahan 20% dalam kecepatan, pria tua itu dalam waktu yang singkat tiba di depan Link dan mengayunkan belati tepat ke dada Link. Klangg.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as takt op
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Ucap Fito. “Kok, gue?” Tanya Andi heran. “Kenapa? Lo gamau? Yaudah gue aja deh, Cha. Dia mah gamau katanya.” “Nggak gitu, Cha. Lo mah, bisanya kompor mulu. Raga cowok, mulut cewek!” Balas Andi.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as takt op
Read
+Library
Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

tanya Victor tajam. "Sekitar empat puluh lima menit yang lalu, Tuan Sterling.” jawab Alice cepat. "Dan anehnya lagi, mereka langsung mengumumkan kemitraan dengan perusahaan pengganti tak sampai lima belas menit setelahnya." Victor mendengus sinis, senyum tipis yang dingin terukir di bibirnya. "Mereka bahkan tidak repot-repot menutupinya."
1016.8K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as takt op
Show Reviews (22)
Read
+Library
Arum Naru
Gr² judulnya jdi iseng mau baca dikit aja, tau2 udh bc smpai bab 119 dan smpai bab ini aku suka semua karakter yang ada disini, evelyn, Adriana, Victor, Julius, davian dkk. semuanya tu g ada yg aku benci karna punya perannya masing2. Adriana dan evelyn yg sejak awal udh jadi cegil duo favorit akuuu
Elisa avila
thor kok skrang cerita novel ini udah gak pernah mnggambarkan prasaan adriana & victor ya..? tiap ada bab yg mnceritakan adriana & vic, interaksinya terasa datar dan kaku sama sekali gak mnggambarkan suami istri yg saling mencintai, ayolah thor.. pmbaca paling suka dg luapan prasaan fl & ml yg manis
Read All Reviews
RETAK

RETAK

Takut kalau perempuan itu berbuat nekat atau mengurung diri berhari-hari yang menyebabkan dirinya depresi. Dengan sekali tarikan napas. Akhirnya Vitaloka mengangguk mengiakan ajakan Ika. Ika menuntun Vitaloka menuruni anak tangga. Dada Vitaloka bergemuruh hebat melihat betapa banyaknya tamu yang berkumpul. Vitaloka menyelipkan anak rambut ke beakang telinga. Merasa risi ketika di tangga terakhir, tatapan para tamu kini tertuju padanya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as takt op
Read
+Library
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Tony tampak sangat bersemangat. "Gue akuin. Level kenakalan lo naik satu tingkat lagi." Ia meletakkan tangan di dada. Tia menjatuhkan tasnya ke meja. "Oh ya? Kenapa gitu?" Tony merangkapkan tangan ke dada. "Karena dulu lo cuma ratu tawuran dan ratu rokok. Tapi sekarang," Tony menunjuk Tia penuh hormat. "Lo nambah gelar jadi Ratu Dugem Harapan Bangsa."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as takt op
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Si sopir taksi yang sudah tua pun melirikku melalui kaca spion. Dia berkata, "Nona, jangan menoleh lagi ke belakang. Fokuslah ke depan." Sopir taksi itu mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku, fokus ke depan. Tiga hari kemudian, kalangan penguasa keuangan Kota Neysa pun menjadi gempar.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as takt op
Read
+Library
TARO

TARO

Astaghfirullah. “Ini,” satu gelas taro mendarat di meja batu yang ada di depanku. Aksa kembali duduk di sebelahku dan menyeruput minumannya kembali. Ia terlihat begitu menikmati setiap tetes minuman taro yang membasahi tenggorokkannya. “Aku bahkan tidak tahu kalau permasalahanmu bahkan lebih kompleks dari sekedar mantan pacarmu yang ingin balik lagi menjalin hubungan denganmu.” Perkataannya sukses membuatku was-was.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as takt op
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status