PENDEKAR TAPAK DEWA
“Terima kasih, Datu. Berarti kita bisa menikmati ikan segar malam ini.”
La Mudu hanya tersenyum, dan malah bertanya, “Kalau tak salah, tadi ada anak gadis, itu putrinya Lalu...?”
“Oh iya, Datu, putri saya, namanya Kum Mandali. Dia sedang membawakan makanan ke rumah Nde-nya yang sakit,” sahut Lalu Galising. (Nde = paman).
“Sakit apa, Lalu...?” tanya La Mudu sembari meletakkan pantatnya di atas tikar pandan.