Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur
Saat menghadapi turbulensi di ketinggian 10.000 meter, pilot Devan Mahendra membuat pengakuan yang menegangkan kepada kopilotnya, Bianca Putri.
Keduanya saling mencurahkan isi hati, tanpa menyadari bahwa istri Devan, Evelyn Adiwangsa, juga berada di pesawat itu.
Suara Devan yang penuh kasih sayang menikam telinganya seperti pisau.
"Bianca, aku akan menikahimu."
Pada saat yang sama, Kenzo Mahendra, putranya sendiri yang duduk di depannya, berkata dengan nada jijik.
"Dia nggak pantas jadi ibuku."
"Aku mau Tante Bianca jadi ibuku."
Dengan hati hancur lebur, Evelyn menelepon asistennya setelah pesawat akhirnya mendarat dengan selamat.
"Aku bersedia jadi subjek uji coba obat mati suri itu. Aku ingin pergi dari suami dan anakku."
Evelyn memilih untuk meninggal pada hari jadi pernikahan mereka.
Setelah menyiapkan segalanya, dia meminum obat mati suri itu dengan tenang.
Saat dia terbangun lagi, hidup baru akan menyambutnya.
Setelah mendengar kabar kematian istrinya, Devan meraung dalam keputusasaan hingga menggila.