Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AMORAGA

AMORAGA

PLAK! Sebuah tamparan mendarat sempurna di pipi putih Raga. Beberapa anak yang sedang lewat langsung bergidik ngeri melihat tatapan Amora semarah itu. Amora memang terkenal ramah dan baik hati. Tapi, siapa yang tidak tahu jika Amora akan terlihat sangat mengerikan jika sedang marah. Dan hanya satu orang yang bisa membuat Amora semarah itu ... Saraga Imanuel. "Kalo lo ada masalah sama gue, kita selesain sekarang!" teriak Amora, menggebu-gebu.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 310 Times as tamak
Read
+Library
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

Kinara segera mengirim ulang pesan itu pada Arjuna dan Argan. Amel yang sejak tadi melihat Kinara gelisah mencoba untuk menenangkannya. Kinara mulai tenang dan mencoba mengobrol kembali dengan Amel. Keduanya asyik mengobrol hingga datanglah pria asing menawarkan jualannya pada Kinara dan Amel. Laki-laki itu tampak seperti pedagang pada umumnya, memakai kacamata tanpa topi ataupun masker. Kinara awalnya ragu, namun dia dengan senang hati membeli minuman itu, hingga saat Kinara membayarnya, laki-laki itu dengan cepat membungkam mulut dan hidungnya dengan sapu tangan. Kinara yang awalnya memberontak tiba-tiba lemas dan tidak sadarkan diri.
9.8103.1K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as tamak
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

puji Saka. Ayu terdiam, ia memikirkan semua ucapan sang kurir yang datang, ketiganya mengatakan jika yang mengirimkan semua ini adalah penggemarnya. Arkana menangis, terlihat ia sangat lapar, dengan cepat Ayu menerima Arkana dari Saka. "Ay, aku pamit ya, aku ada janji sebentar di luar, nanti kalau ada waktu senggang aku kesini lagi! " izin Saka.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 558 Times as tamak
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Hapeku bergetar pertanda pesan masuk. Mbak Anisa ... [Nanti Mbak kesana, bawain soto permintaanmu] disertai emoticon senyum. [Makasih, yaa Mbak. Aku mogok makan kalo belum datang soto itu] kuberi emoticon ngakak. Terkirim.
7.840.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tamak
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

tanyaku panik, mendengar nada bicara Bi Ijam yang juga begitu panik. 😍Terimakasih😍 Subscribe, like dan komentarnya dong!😘
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as tamak
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

"Kenapa berlebihan sekali? Panggil Mawar saja, jika di depannya kau boleh panggil aku nona," Anita hanya diam saja tidak tahu harus menjawab apa. "Lalu nama mereka siapa?" Tanya Mawar, yang dia maksud adalah tiga orang pelayan yang berjejer di dekat Anita. "Mereka semua asli penduduk Jepang, nona. Yang mempunyai rambut pendek itu namanya Akari, lalu perempuan yang memiliki kulit paling putih di antara mereka bernama Ami, dia orang yang bersahabat nona, dia teman pertama saya saat bekerja disini," ucap Anita tersenyum pada Mawar. "lalu yang terakhir yang memiliki tubuh paling pendek tapi memiliki wajah cantik, namamya Hanasita, pelayan yang lain biasa memanggilnya Hana. Oh ya nona, Hanasita a
106.0K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as tamak
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
104.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as tamak
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Suara burung, angin, dan bisik pohon terasa seperti suara kehidupan yang tetap berjalan meski seseorang memilih menghilang. Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar dari arah samping taman. Aku menoleh, dan wajahku menegang. Seorang pria berdiri di sana, bukan Adrian, tapi seseorang dari masa lalu yang tak kuduga akan muncul—Dimas. "Liv? Kamu kelihatan... lebih kuat dari terakhir kali kita ketemu." Aku terdiam. Dimas adalah sahabat SMA-ku, yang pernah kusukai diam-diam sebelum aku bertemu Adrian. Kami berpisah saat kuliah, dan hanya sesekali bertukar pesan.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as tamak
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Hal itu membuat Mela semakin muak dengan Damar. "Makanya aku membeli sake non-alkohol ini, Mela. Aku benar-benar memastikan semua yang kubawa aman untukmu," ujar Damar dengan nada yang terdengar seperti ia berusaha keras untuk meyakinkan Mela. Damar ingin Mela tahu bahwa ia telah memikirkan setiap detail kecil mengenai Mela bahkan preferensi minumannya.
822 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tamak
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“Kamu mancing aku, Tan.” “Mancing apanya?” Aku masih bingung. “Lalukan padaku seperti kamu menjilati es krim mu tadi!” perintahnya. Ya Tuhan! Pria mesum ini rupanya menjadi seliar ini karena melihatku menjilat es krim tadi. Pipiku memanas. Semantara lelaki itu sudah mulai membuka satu persatu pakaiannya. “Lakukan sekarang, Tania.” Suaranya makin berat.
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as tamak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status