Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Luka Tanpa Cinta

Gadis Luka Tanpa Cinta

Cicilia Fajar J
Memori beberapa waktu lalu terputar di kepala Lova. "Semua orang benci sama Lova." "Kenapa?" "Karena Lova tukang ngadu." Mata Lova terpejam dengan bibir bawah bergetar. "Lo jangan mati!" teriak Lova histeris. ***** Seorang pria dengan topi biru tersenyum, "Gue kembali, Senja." "Lo sedikit terlambat."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Luka di Balik Senyum Istriku

Luka di Balik Senyum Istriku

Najma merelakanku menikah lagi dengan seorang wanita yang sejak setahun yang lalu menyita perhatianku. Perempuan sholehah itu bahkan tersenyum menyambut kedatangan adik madunya. Tak sampai di sana, Najma dengan tenang dan senyum menghadiri pernikahan keduaku. Namun, apakah Najma benar baik-baik saja? Atau sebenarnya ... istriku terluka di balik senyumnya?
8.2111.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Mengejar Sekretaris Kaya

Mengejar Sekretaris Kaya

[Sekretaris versus CEO, Tanpa Hubungan Intim, Mengejar Istri Setengah Mati]Ketika Cindy Lloyd mencintai Yogi Walker, dia bahkan tidak takut akan bahaya. Namun, bagi Yogi, Cindy hanyalah sebuah alat yang tidak bisa hidup tanpa Yogi.Oleh karena itu, Cindy tidak mencintainya lagi.Yogi tidak suka Cindy yang terlalu tenang, rasional dan tidak mengandalkan Yogi. Kemudian, keinginan Yogi terpenuhi, dia melihat kelembutan dan "binar di mata" Cindy.Namun, bukan ditujukan pada Yogi lagi.Di hari pernikahan, Cindy duduk di ranjang sambil tersenyum melihat pengantin pria dan pengapit pengantin pria mencari sepatu pernikahan yang disembunyikan. Dalam keributan itu, Yogi muncul entah dari mana.Yogi berlutut di samping kaki Cindy, lalu meraih pergelangan kakinya dan membantunya memakai sepatu dengan rendah diri seperti pecundang. "Tinggalkan dia. Ikutlah denganku. Jelas-jelas kamu mencintaiku duluan."..."Aku ingin melihat bulan, tapi melihat wajahmu. – Herodotus."[Protagonis pria maupun wanita bukanlah karakter yang sempurna, Cindy juga bukan protagonis wanita yang hebat. Pada tahap awal, Yogi sangat bajingan dan mendominasi, tapi pada tahap selanjutnya, dia merendahkan dirinya. Novel ini versi yang disempurnakan dari Mengejar Istri Setengah Mati, bukan pengejaran biasa dalam beberapa bab saja lalu berdamai, terutama ingin memberi pelajaran pada bajingan.]
9.9160.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tersenyum seperti ipin
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Fiza Khoiryah
Nemu aplikasi ini dari iklan, langsung klik dan kecanduan. Aku cuma baca novel ini. Sekarang aku gelisah karena penasaran setiap bab-nya...sebagus ini dong kisahnya. Kalau boleh minta tolong Thor, minimal post 3 bab sehari bisa nggak? Aku bener2 frustrasi karena suka banget sama Cindy dan Yogi 🥹🥹🥹
septianayemima
Sebenarnya jln cerita sangat menarik & tdk tertebak. Tokoh2 yg ditampilkan jg memiliki karakter yg kuat. Tp, menurut saya akhir ceritanya sangat dipaksakan dan menyisakan pertanyaan2 lain yg belum terjawab, sehingga endingnya antiklimaks. Saya berharap ada versi lain cerita ini yg akan dikembangkan.
Baca Semua Ulasan
Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Mami Mochi
Terlahir dengan istimewa tak membuat Alara Diba Afsana putus asa dan minder di tengah kalangan anak seusianya. Sejak kecil, Alara di titipkan di rumah sang Nenek karena Papa yang sibuk bekerja. Sedangkan Mama? Alara tidak mengetahuinya. Papa tidak pernah menceritakan sosok Mama pada Alara. Tak ada yang mau terlahir seperti Alara, ejekan, hinaan hingga gunjingan Alara terima dengan diam tanpa melawan. Hingga suatu sore, Alara tak sengaja bertemu perempuan berhijab bersama beberapa anak seusianya yang tengah bermain di taman. Alara hanya melihat tak berani mendekat. Bunda. Setidaknya kata itu adalah kalimat yang mereka ucapkan kepada perempuan berhijab itu. Betapa murah senyum perempuan berhijab itu kepada mereka semua, bermain dan melempar canda bersama anak-anak begitu gembira. Lantas, tak sengaja kaki kecilnya berjalan menuju mereka. Ingin sekali Alara ikut bermain dan tertawa bersama, tapi apakah boleh? Apakah boleh Alara ikut merasakan kebahagiaan mereka ketika Alara sendiri terlahir dengan keistimewaan yang membuatnya dijauhi banyak orang? "Hai! Adek mau ikut bermain?" Tanya perempuan berhijab itu dengan nada yang lembut. "Bunda." Perempuan itu mengerutkan kening heran, lantas mengerti maksud kalimat "Bunda" dari Alara. "Iya, adek boleh kok panggil kakak Bunda. Sama seperti yang lain." Alara menatap perempuan berhijab yang tersenyum manis kepadanya dengan mata berkaca, "Boleh tidak Bunda jadi Bundanya Alara?" Perempuan itu merasa aneh dengan pertanyaan Alara, namun ia berusaha menanggapi pertanyaan Alara dengan senyuman, "Jadi adek namanya Alara, ya?" Alara mengangguk. "Iya, boleh kok Alara anggap Bunda jadi Bundanya Alara juga." Satu hal yang tidak perempuan berhijab itu sadari. Jika Alara menginginkan ia menjadi Bundanya, Bunda hanya untuk Alara. ***
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Behind The Smile

Behind The Smile

Giuliani
"Aku tersenyum bukan berarti bahagia. Senyumanku sangat berguna untuk menutupi kisah pahit yang tak ingin terungkap."-Indah Permata. "Aku lebih senang bersandiwara di depan semua orang. Meskipun aku benci bersandiwara, hanya ini satu-satunya cara untuk menutupi kisah memalukan yang tak ingin terlihat."-Reynaldi Saputro
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Surat dari Azza

Surat dari Azza

Hahoo
Gadis ceria yang menyembunyikan rasa sakitnya di depan orang orang yang ia sayang. Mencoba bertahan dalam situasi yang tidak pernah terpikirkan oleh orang di sekitarnya. Azza yang selalu tersenyum, Azza yang selalu di rindukan, Azza yang selalu ada untuk orang orang yang ia sayang.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
SKANDAL DUA MENANTU

SKANDAL DUA MENANTU

"Erlang, aku ... aku akan menikah." Erlang terkejut." Apa?! Dengan siapa?!" Zoya menundukkan kepala. "Pria pilihan orang tuaku. Mereka sudah memutuskan, dan aku... aku tidak bisa menolak." Erlang terdiam sejenak, lalu tersenyum. "Aku mengerti. Aku hanya pemuda biasa yang tidak bisa mengabulkan keinginan orang tuamu." Zoya menatap Erlang dengan mata berkaca-kaca. "Lang, aku..." Erlang segera mengangkat tangan. "Tidak perlu, Zoya. Aku tahu kamu harus melakukan kewajibanmu sebagai seorang anak." Zoya tersenyum sedih. "Aku akan selalu mengingat kamu, Lang. Aku doakan yang terbaik untukmu." "Aku juga, Zoya. Aku akan selalu mendukung kamu meski kita berjauhan." Erlang dan Zoya saling menatap, lalu tersenyum sedih. Keduanya berpikir ini adalah akhir dari hubungan mereka, tapi takdir justru kembali mempersatukan mereka dalam sebuah skandal. Satu tahun kemudian adalah awal dari perjalanan baru bagi Erlang dan Zoya.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Jatuh Bangun sang Pengacara Cantik

Jatuh Bangun sang Pengacara Cantik

Setelah menjalin hubungan selama delapan tahun, Adeline yang dulunya merupakan cinta pertama Kaivan berubah menjadi seseorang yang tak sabar ingin dia singkirkan. Sementara itu, Adeline yang telah berusaha keras selama tiga tahun hingga rasa cinta terakhirnya terkikis habis pun akhirnya menyerah dan berpaling. Di hari perpisahan, Kaivan mencibir, "Adeline, kutunggu kamu mohon untuk kembali bersamaku." Namun, setelah penantian yang begitu lama, yang didapatkan Kaivan malah adalah kabar pernikahan Adeline. Dia pun murka dan menelepon Adeline. "Kamu masih mau ngambek sampai kapan?" Suara berat seorang pria terdengar dari ujung telepon. "Pak Kaivan, tunanganku lagi mandi dan nggak bisa jawab teleponmu." Kaivan tersenyum sinis dan langsung menutup telepon. Dia mengira ini hanyalah trik Adeline untuk jual mahal. Baru pada hari pernikahan Adeline, ketika dia melihat Adeline mengenakan gaun pengantin, memegang buket bunga, dan berjalan menuju pria lain di ujung altar, Kaivan baru menyadari bahwa Adeline benar-benar tidak menginginkannya lagi. Dia bergegas menghampiri Adeline seperti orang gila dan berujar, "Adel, aku tahu aku salah. Jangan nikah sama orang lain, ya?" Adeline mengangkat gaunnya dan berjalan melewati Kaivan. "Pak Kaivan, bukannya kamu bilang kamu dan Lesya barulah pasangan yang serasi? Buat apa kamu berlutut dan mohon padaku di hari pernikahanku?"
9.8255.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN  ANAK AYAH!

AKU BUKAN ANAK AYAH!

ArgaNov
Ada seseorang yang selalu mengirimiku uang setiap bulannya. Dengan uang itu Ayah berpesta dengan para wanita malam yang biasa mangkal di gang depan. Walau Ayah bersikap jahat pada Ibu. Tetapi, Ayah selalu tersenyum dan berkata dia mencintaiku. Hari ini ... Ibu menusuk Ayah dan meninggalkan aku sendirian di rumah.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Kisah & Cinta Sagara

Kisah & Cinta Sagara

Sejak pertemuannya pertama kali setelah perpisahannya setahun lalu, membuat Sagara yang masih menyimpan kebencian pada gadis yang pernah mencapakkan dirinya tersenyum sinis. Tatapannya yang tajam memperlihatkan betapa ia ingin membalas apa yang sudah gadis itu perbuat pada dirinya. "Lets the game, Baby" gumam Sagara dengan senyum smirknya.
634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tersenyum seperti ipin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1011121314
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status