LOGINSejak pertemuannya pertama kali setelah perpisahannya setahun lalu, membuat Sagara yang masih menyimpan kebencian pada gadis yang pernah mencapakkan dirinya tersenyum sinis. Tatapannya yang tajam memperlihatkan betapa ia ingin membalas apa yang sudah gadis itu perbuat pada dirinya. "Lets the game, Baby" gumam Sagara dengan senyum smirknya.
View MoreJeslyne tengah menyiapkan makan siangnya, karena jam sarapannya sudah lewat. Jeslyne menata hidangannya di atas meja, hanya masakan simple saja. Sagara menghampiri Jeslyne dan memeluknya dari belakang, “masak apa, Sayang?“ Tanya Sagara dengan mengendus leher Jeslyne. Jeslyne sudah mengetahui jejak merah yang di tinggalkan Sagara, membuat dirinya sangat malu, terlebih waktu membukakan pintu dan Jeslyne belum mengetahui. Pantas saja teman-teman Sagara sampe melongo waktu dirinya membukakan pintu. “Iiiissh, minggir. Malu tau di liatin temen-temen kamu,” omel Jeslyne mencoba melepas pelukan dari Sagara. “Waaaaah, masak apa nih, Bu Bos?“ Tanya Nando saat ketiganya menghampiri meja makan. “Masakan simple aja, ayam saus asam manis. Ayo makan,” ajak Jeslyne pada ketiganya. “Ck, mereka doang yang di ajak,” sewot Sagara menatap sinis para sahabatnya. Jeslyne langsung mengapit lengan Sagara dan ia dudukkan di depan meja makan, “duduk,” titah Jeslyne yang d
Sagara dan Jeslyne sampai di vila penginapan mereka, keduanya berjalan sembari tertawa mengingat kejadian lucu dan menyenangkan di pantai tadi. Sagara tidak melepas dekapannya dari Jeslyne, mengingat banyak yang melirik istrinya kagum. Sagara menatap tajam siapa saja yang berani menatap sang istri, karena hatinya langsung panas dengan api cemburunya. Ceklek Jeslyne langsung masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Sagara duduk di ruang tamu vila sembari menerima telepon dari sahabatnya. Sagara yang sudah selesai menerima teleponnya beranjak dari kursinya, ia masuk ke dalam kamar, namun kamar masih kosong, menandakan jika Jeslyne belum selesai dengan mandinya. Sagara berjalan pelan mendekati pintu kamar mandi, dengan pelan ia menekan handle pintu kamar mandinya. Sagara tersenyum riang seperti mendapat jackpot, karena pintu kamar mandi terbuka tanpa di kunci oleh Jeslyne. Tanpa pikir panjang, Sagara langsung masuk dengan mengendap-endap. Sagara tersenyum miring melihat
Ceklek Sagara masuk membawa nampan berisi makanan, Jeslyne yang masih merasakan sakit di bawahnya menjadi cemberut karena dirinya tidak jadi pergi jalan-jalan. Jeslyne yang teringin sarapan pagi dengan di temani pemandangan indah jadi mengurungkan niatnya, karena masih merasakan nyeri di bawahnya bahkan sampai ia kesulitan untuk berjalan. “Sayang, jangan cemberut gitu dong,” ucap Sagara sembari mengelus pipinya. “Padahal kan aku pengen jalan-jalan,” rengek Jeslyne membuat Sagara gemas. “Iya, nanti kalau udah gak sakit aku janji bakal ajak kamu jalan-jalan ke manapun kamu mau,” bujuk Sagara membuat Jeslyne akhirnya tersenyum senang. “Awas kalau bohong.“ Sagara terkekeh gemas melihat wajah sang istri, “udah, makan dulu,” Sagara dan Jeslyne menyantap makanannya dalam hening. Setelah selesai makan, Sagara tidak membiarkan Jeslyne beranjak dari tempat duduknya. Sagara langsung membereskan bekas makanannya. Sagara kembali dengan membawa kantong plasti
'Warning 21+ “Terimakasih, Sayang,” ucap Sagara di sela ciumannya. Sagara masih menjamah tubuh sang istri dengam ciuman-ciuman panasnya. Jeslyne yang sudah di buat panas akan sentuhan Sagara hanya bisa melenguh dengan mata tertutup, Jeslyne bahkan sudah tidak bisa lagi menolak, karena merasakan sensasi yang tidak pernah ia rasakan. Decapan dari ciuman keduanya menggema di suasana malam yang hening dan dingin ini. Tangan Sagara tidak tinggal diam, tangannya ia gunakan untuk meremat buah dada Jeslyne. Sagara masih asyik melumat bibir ranum sang istri, melesakkan lebih dalam ke rongga mulut Jeslyne. Puas bermain di bukit kembar Jeslyne, Sagara kembali memainkan tangannya di perut Jeslyne, mengusapnya pelan, membiarkan Jeslyne yang menggelinjang menikmati sentuhan yang ia berikan. Saat Jeslyne merasa semakin panas dengan permainan, Sagara kembali memainkan barang yang belum pernah ia sentuh. Tangannya dengan berani memasukkan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.