Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Fitry Pit
"Om, nikah yuk!" . Satu kalimat yang aku ucap kan berhasil membuat om Arga terkejut. Tapi itu hanya seper sekian detik. karena sesaat kemudian pria itu berlalu dari sana. Mungkin dia berpikir aku sedang bercanda. itu lah sebab nya dia pergi dan tidak menganggap serius ucapan ku. Sementara Rania yang berada di samping ku tertawa terbahak-bahak. Bagaimana tidak? aku yang seumuran dengan nya justru ingin menjadi ibu sambung nya. "Lo sakit ya, Bell. Masa iya lo ngajak nikah bokap gue. Ogah gue punya mama tiri kayak lo," "kok gitu sih, Ran. Harus nya lo dukung gue buat nikah sama orang yang gue cintai," "iya sih, tapi nggak harus bokap gue juga kali. umur kalian itu beda jauh," "umur hanyalah angka," "sok bijak lo," Akankah perbedaan usia kedua nya akan membuat cinta Arabella bertepuk sebelah tangan? Dan apakah yang harus Bella lakukan saat mantan istri Arga kembali hadir di tengah-tengah mereka? Haruskah ia bertahan atau memilih pergi?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Menurut sebuah legenda di Kota Nirwana, kota tersebut memiliki satu jenis bunga khusus dengan aroma yang begitu harum, membuat siapa pun yang menghirupnya dapat langsung merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Awalnya Juanita meragukan cerita tersebut, akan tetapi suatu hari, ia tanpa sengaja mencium aroma itu dan merasakan dirinya seolah-olah terbang ke dalam surga.Lima tahun kemudian, setelah sekian lama tinggal di luar negeri, Juanita kembali ke kampung halamannya, tetapi kali ini dia tidak datang sendirian. Bersamanya terdapat seorang anak kecil yang sangat menggemaskan.Anak kecil itu sangat suka bermain game. Suatu ketika di bandara, dia tak sengaja bertemu dengan seorang pria tampan.Anak kecil itu berkata, "Kamu sangat buruk dalam bermain game. Mengapa tidak jadi muridku saja?"Tommy, si pria tampan tersebut, menolak dengan tegas, "Tidak perlu."Bocah kecil itu tertawa, "Menjadi muridku punya banyak keuntungan, kamu bisa mendapatkan item gratis dan memiliki keterampilan untuk mengalahkan lawan dengan mudah!"Setelah berpikir sejenak, Tommy akhirnya mengatakan, "Baiklah, aku setuju!"
9.333.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Tiga Tahun Menjadi Tameng Kekasih Bos Mafia

Tiga Tahun Menjadi Tameng Kekasih Bos Mafia

Aku adalah orang yang dipilih langsung oleh bos mafia, Vicky untuk menjadi tameng bagi gadis kecil yang dia cintai. Memasuki tahun ketiga pernikahan kami, aku sudah delapan kali diculik oleh musuh-musuhnya. Kali ini, Vicky datang membawa orang-orang untuk menyelamatkanku. Negosiasi bahkan belum berlangsung lima menit, telepon gadis itu pun masuk. “Kak Vicky, aku kalah main jujur atau tantangan. Aku harus mencium pria yang ada di sini, tapi aku ingin menyimpan ciuman pertamaku untukmu.” “Kamu bisa datang mencariku sekarang?” Tanpa ragu sedikit pun, Vicky pergi. Di saat yang sama, sebilah pisau menembus perut bagian bawahku dan darah merembes ke mana-mana. Seperti tujuh kali sebelumnya, anak buahnya menyelesaikan masalah dengan uang, lalu membawaku ke rumah sakit. Di dalam rumah sakit, aku mendengar mereka menebak-nebak apakah aku bisa hidup sampai gadis itu lebih mandiri. Mereka tertawa terbahak-bahak, hanya aku yang menangis. Misi menyelamatkan bos mafia gagal, aku akan segera dimusnahkan oleh sistem. Vicky, aku tak akan bisa hidup sampai hari itu.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Hidden Secret

Hidden Secret

Enura
“Bumi ini nyaris musnah. Tapi, bukankah itu lebih baik?” ucap gadis muda dengan tatapan kosong. Beberapa kali ia mengumpat dan memukul kepalanya. Tapi ia sadar, semuanya tidak akan sama seperti yang ia harapkan. Ia berpikir dan mulai tertawa, akankah semua yang terjadi, biarlah terjadi begitu saja. Tidak perlu ada perubahan. “Hahaha, untuk apa aku membantu mereka? Jika memang mereka mati, bukankah itu takdir?” ucap gadis itu sekali lagi. Bulir air mata tak bisa terhentikan kali ini. Saat itu, berpasang-pasang mata mungil menatap dengan penuh harap. Namun, gadis muda itu hanya bisa menyalahkan dirinya atas apa yang telah terjadi. Ia sadar, semua hal berharga dalam hidupnya sudah tidak ada. Ia sadar, bahwa apa yang ia lakukan bertahun-tahun lalu, akan berakhir seperti ini. Namun apa daya seorang gadis muda yang hanya ingin membuat semuanya baik-baik saja. Yang ia tau, di dalam lubuk hatinya hanya ada tekad untuk terus berjuang. Ya, inilah mimpi Liana, gadis muda itu.Cover edit by Canva, background by pexel.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Stuck On You

Stuck On You

Brightwin
"Saya pesan kamu!" tegas Kim yang mengeluarkan nada suara baritone yang cukup besar, dan begitu terdengar maskulin oleh telinga Sasi. "Pesan saya, maksudnya?" tanya Sasi tak paham. Bahkan raut wajah Win pun terlihat bingung dengan ucapan atasannya yang terasa aneh. Kim mengubah posisi duduknya menghadap Sasi sekarang. Fokus kepada perempuan itu yang sedang berdiri di hadapannya. "Iya, saya pesan kamu untuk menemani saya malam ini di sebuah hotel berbintang," tukasnya sambil tersenyum. "Saya akan memberikan apapun yang kamu mau, dengan syarat berikan tubuh kamu ke saya." Kim mengucapkan kalimat tanpa bersalah dan berdosa.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Aku dan Rama sudah berpacaran selama sepuluh tahun. Saat aku merawat ibunya yang sakit meskipun diriku sendiri sedang demam tinggi, dia malah menemani Sinta yang patah hati sambil mabuk-mabukan. Saat aku dimarahi habis-habisan oleh bos di kantor, dia malah sibuk menjaga Sinta yang sedang sakit karena haid. Ketika kabar duka tentang kematian ibuku datang, aku mencoba menghubunginya, tetapi ponselnya mati. Setelah berusaha mencari kesana kemari, aku baru tahu kalau dia sedang ada di acara kelulusan Sinta. Akhirnya, aku menyerah. Namun, Rama tidak mau melepasku. Dia memohon dengan mata sembab agar aku memberinya satu kesempatan lagi.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Rahasia Ruang Bawah Tanah

Rahasia Ruang Bawah Tanah

Saat malam pertama pernikahan, suamiku tidak menyentuhku. Katanya dia lelah, ingin aku menunggu untuk beberapa waktu. Saat tengah malam, dia diam-diam pergi ke ruang bawah tanah. Ketika kembali, dia mandi dan memancarkan aura yang tidak bisa dijelaskan. Aku bertanya kepadanya apa yang habis dia lakukan. Dia bilang dia pergi berolahraga. Berolahraga di tengah malam? Pada suatu malam, aku akhirnya tidak bisa menahan diri dan menyelinap ke ruang bawah tanah untuk memeriksanya. Dia memergokiku, menarik piyama ku sambil berteriak galak. "Cepat ke sini." "Kamu nggak boleh masuk ruang bawah tanah!" "Atau kita bakal cerai."
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Sejak ayah meninggal, aku hidup pas-pasan dari pekerjaan videografer sambil kuliah, mengandalkan kamera SLR tua warisan studio ayah. Tapi saat ibu jatuh dan dirawat di rumah sakit, tagihan menumpuk tanpa ampun. Aku mengambil semua proyek yang bisa, dari video pernikahan hingga acara murahan, sampai akhirnya seorang produser menawarkan pekerjaan dengan bayaran tiga kali lipat. Awalnya kupikir ini rezeki tak terduga—sampai ia menyebut jenis videonya: dewasa. Aku sempat menolak, tapi bayangan ibu di ranjang rumah sakit membuatku diam. Lalu ia menambahkan satu kata yang mengubah segalanya. “Konsepnya POV. Kau yang pegang kamera... dan ikut bermain.”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Pengganti

Menjadi Ibu Pengganti

woaini
Kinara hanyalah wanita biasa yang diam-diam menyukai CEO di perusahaan tempatnya bekerja, sehingga ketika Dipta tiba-tiba melamarnya, Kinara langsung menerimanya. Setelah menikah, Dipta memberikan batasan dan terus menjaga jarak dari Kinara, bahkan tidak mau menyentuh Kinara di malam pertama mereka. Hal itu membuat Kinara terus berusaha untuk menggodanya. “Kau tahu, malam ini aku akan pakai gaun tidur yang lebih tipis dan menggoda dari kemarin,” ucap Kinara sambil menyeringai. “Terserah, aku tidak tertarik dengan kamu ataupun tubuhmu.” Mampukah Kinara bertahan untuk tetap hidup dengan pria yang terus menghindarinya? Terlebih, Dipta juga menyimpan sebuah rahasia besar.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tertawa sambil menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4142434445
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status