Candu Dekapan Kakak Ipar
“Inggrit, dia—”
“Tante Anggun,” potong Djiwa cepat, sengaja memutus ucapan Sekar. Ia tahu, ibu mertuanya itu tak ingin membahas Inggrit saat ini.
Anggun menoleh, alisnya terangkat. “Kenapa, Wa?”
“Gimana testimoni soal jamu itu?” tanya Djiwa lembut.
“Testimoni?” Anggun mengernyit. “Jamu kencana rahim? Oh yang kamu ikutan testimoni itu, ya? Lancar sih, ikut seneng. Makasih banyak ya, bantuannya.”