Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmara untuk Abinawa

Asmara untuk Abinawa

, cercanya yang membuatku memicingkan mata tak suka namun lagi-lagi hanya dibalas gelak tawa dari Dita. Aku berjalan ke perpustakaan sendirian karena seorang Dita tak mungkin mau kuajak ke tempat ini, baginya perpustakaan itu ga asik dan membosankan padahal bagiku perpustakaan itu seru karena kita bisa menemukan tempat yang tenang, bahkan saking tenangnya aku sampai beberapa kali tertidur di sini. Setelah mengembalikan buku “Negeri para Bedebah” kepada penjaga perpus aku kembali melakukan hunting novel seperti rencanaku tadi. Sebenarnya aku sudah menandai beberapa buku yang akan kupinjam salah satunya adalah novel “Paradigma” karya Syahid Muhammad. Setelah beberapa menit mencoba mencari kebe
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Biar kalo Inem, kali ini beri hukuman yang bikin inem gak bisa lagi anu-anuin Karin seumur hidup. == Terima kasih yang sudah setia membaca karya Asa Jannati. Kalau mau Baca cerita asa Jannati lainnya, ada di aplikasi hijau milik Bunda Asma Nadia dan pink ya tmn. -Menantu Teraniaya Berubah Tajir -Suami Simpanan -Cinta Terlarang -Ibu Tiri -Kumpulan Cerpen
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ayah Tiri

Dinikahi Ayah Tiri

Kebanyakan foto yang dipajang merupakan foto Asma sewaktu kecil dulu. Asma mendudukkan dirinya di tepi ranjang yang tampak rapi. Gadis itu memang rajin merapikan tempat tidurnya setelah bangun tidur. Itulah mengapa Dika begitu nyaman jika tidur bersama Asma di kamar ini. Semerbak aroma wangi menghampiri indra penciuman Asma. Bau harum yang berasal dari bawang yang ditumis membuat gadis itu tanpa sadar mengelus perutnya yang terasa keroncongan.
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Malam yang panas

Malam yang panas

Luka masih ada, namun kini tidak lagi menjadi jurang pemisah. Pagi itu, Nadia sedang menulis di ruang kerja kecil di apartemen mereka. Jari-jarinya menari di atas keyboard, menyusun cerita dari kepingan kenyataan yang selama ini ia simpan dalam hati. Naskah barunya bukan fiksi. Ini kisah tentang seorang perempuan yang hampir kehilangan dirinya karena cinta—dan bagaimana ia perlahan menemukannya kembali. “Ini jujur banget, Nad,” komentar Reza ketika membaca draft pertama. “Berani sekali kamu nulis ini.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

ucap Lingga pada cowok di sampingya yang juga memperhatikan potongan serial ection di depannya. Namanya Reyhan Wijaya, si kapten basket SMA Bina Bakti. Cowok yang dua tahun terakhir tertarik akan aksi-aksi yang menurutnya keren untuk dilakukan cewek seumuran Nadira. Kembali ke tempat kejadian. "Wah liat siapa yang datang," Amira mengejek. Di balas Nadira dengan wajah polos yang tentu saja terlihat ingin di ulek.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil

Gadis Kecil

"Kenapa lagi? Nggak dapat jatah dari pacar lo itu?" Lucas menatap tajam sahabatnya sejak sekolah, Raka. Pria dihadapannya ini tahu semua tentang rahasianya, bukan hanya dia yang tahu tapi Lucas juga tahu rahasianya. Sebenarnya mereka berempat, Johan sedang sibuk dengan mahasiswanya alias dosen. Satunya lagi Arka, kalau ini sibuk membela negara alias sedang ditempatkan di salah satu pulau yang berada jauh dari Jawa. Raka sendiri dokter anak, baru menyelesaikan rangkaian pendidikan untuk menjadi dokter anak.
686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Dimitri Pintu tebal Locanda Inn berderit saat terbuka lebar, membanjiri hidungku dengan aroma khas kedai. Babi panggang, roti hangat, dan bir pahit. Setelah berminggu-minggu menelan biskuit keras dan potongan dendeng kering yang alot, aromanya saja sudah cukup membuat air liurku menetes. Perutku bergejolak memprotes, seolah tiba-tiba menyadari ketidakadilan yang telah dideritanya, dan aroma kaya lemak yang mendesis dan rempah-rempah hangat hanya memperdalam keputusasaannya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Nea gelisah, sementara Gina, ia hanya menghela napas panjang sembari menundukkan wajahnya. "Tidak ada kejahatan yang sempurna, tapi demi apapun kejahatan ini adalah kejahatan paling ceroboh yang pernah Jo temui." Jonathan menekan suaranya, rekaman itu memperlihatkan dengan jelas Nea mengendap-endap masuk ke dalam dan memasukkan sesuatu ke dalam lemari pakaian Asha, benda yang kini tergolek di atas meja sebagai barang bukti.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Cinta Rumit Tiga Sekawan

Cinta Rumit Tiga Sekawan

Dia masih ingat dulu, orang yang berdiri di antara Yoga dan Sandro adalah dirinya. Sejak kecil tubuhnya lemah dan sering sakit-sakitan, juga menderita asma. Sayang sekali, Kota Jintara yang lembap dan sering hujan tidak cocok untuk kesehatannya. Pada usia lima tahun, orang tuanya mengirimnya dari Kota Jintara ke kota pesisir yang selalu cerah, Kota Hanis, untuk dirawat di rumah tantenya yang bekerja sebagai dokter.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

"Semua janji yang kita buat dulu. Kita selalu membayangkan masa depan bersama, Ain. Kita membayangkan bahwa Asmaraloka—tempat di mana kita semua bisa bersama, di mana kita tidak perlu berjuang lagi—akan menjadi kenyataan.” Ain mengangguk pelan, matanya penuh dengan penyesalan yang dalam. “Asmaraloka…” gumamnya, mengingat kembali kata-kata itu yang dulu begitu indah. “Tempat yang kita ciptakan dalam imajinasi kita. Tempat di mana tidak ada pengkhianatan, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Tempat di mana cinta kita bisa tumbuh tanpa halangan.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai cerpen karya asma nadia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status