Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Kakiku lemas, tetapi aku hanya bisa menggertakkan gigi dan menjepitnya kuat-kuat. Karena aku tidak memakai apa pun di balik mantel ini, sekali saja aku lengah, alat itu bisa saja merosot keluar. Eskalator terus bergerak turun, aku masih di tempat yang tinggi. Dengan tinggi badan seratus enam puluh delapan sentimeter, aku bisa dengan jelas melihat puncak kepala orang-orang di eskalator yang naik di sebelahku. Ada yang memakai headphone, ada yang asyik dengan ponsel, ada pula yang sedang menelepon.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as the cheese in the trap
Read
+Library
TRUST

TRUST

Jangankan bertemu dengan donatur tersebut, namanya pun tidak diketahui siapapun. Caroline membawa sepiring mi instan yang telah matang itu ke kamar. Setelah ia menaruh sepiring mi dan sekaleng soda yang telah ia teguk, segera ia mengeluarkan laptop usang dari tas kuliahnya. Butuh beberapa waktu hingga barang rongsokan itu menyala dan bisa difungsikan. Caroline pun menunggu dengan tenang sambil makan. Ia merasa sangat lapar hari ini. Paruh waktu sebagai pelayan kafe sangat melelahkan. Ditambah banyak sekali pria-pria yang tak henti menggoda saat di kafe. Lelah fisik dan lelah mental.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as the cheese in the trap
Read
+Library
Another Maze

Another Maze

Dia sangat terpukau, sampai tiada henti mengamati sambil meraba mesin waktu tersebut, “Sangat lavender!” Lima belas menit sebelumnya. Lenna tampak sinis, dia seakan ragu dengan ucapan Ernest. “Berhentilah omong kosong mumi WG! Aku bukan seperti kalian para serangga tanpa otak!” Dengan sekejap, Trixie tiba-tiba menyambar Ernest dengan stun-gun tisu tepat di depan matanya, “Jika kau berani berbohong di hadapan Tuan Putri, akan kuhancurkan kedua mata birumu ini!”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as the cheese in the trap
Read
+Library
A Trap

A Trap

ujar Pria berjubah hitam itu. Pria berjubah hitam itu pergi dan tidak lupa ia mengunci pintu kamarnya. *** Di sisi lain... ~ Cafe Green ~ Melani, Alex, dan Celine sedang bersenang-senang. "Mel," ujar Celine. "Ya Cel," sahut Melani. "Aku sangat bahagia," ujar Celine. "Aku juga sangat bahagia," ujar Melani. "Akhirnya hutang kita lunas," ujar Celine.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as the cheese in the trap
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status