Cinta di Ujung Perpisahan
Ponselnya bergetar pelan, menampilkan notifikasi pesan dari nomor tak dikenal, namun ia tahu siapa pengirimnya begitu membaca nama di bawah pesan itu, Guru Fani.
Kinara membuka pesan itu dengan hati berdebar, lalu tersenyum haru saat melihat foto yang dikirimkan. Tampak Fani sedang duduk di bangku ruangan guru, tangannya memegang sebuah buku diary bergembok warna pastel dengan hiasan bintang kecil di sudutnya. Di sebelahnya tergeletak pena-pena berbulu lucu, cokelat favorit Fani, serta salad buah dalam wadah bening yang ditata rapi.
Hot Chapters