Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kenangan Gila di Kereta Api

Kenangan Gila di Kereta Api

Saat liburan Tahun Baru, aku ikut pacarku pulang ke rumahnya untuk bertemu orang tuanya. Di kereta, tepatnya di gerbong tempat tidur, aku ingin mencari sensasi yang berbeda. Setelah lampu dimatikan saat larut malam, aku memanjat ke ranjang pacarku. Tak menunggu reaksinya, aku langsung memeluknya dan menciumnya dengan penuh gairah. Aku merasa dia sedikit berbeda, tapi karena sudah dikuasai nafsu, aku tidak terlalu memedulikannya. Namun setelah beberapa saat, aku sadar ada yang tidak beres. Ukuran ini sama sekali bukan milik pacarku!
2.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55 Beses bilang twist games
Read
+Library
Teknik Pijat yang Spesial

Teknik Pijat yang Spesial

IGD rumah sakit. Aku membuka kedua kakiku dan baring di atas ranjang pasien, bagian terluka yang tunggu pemeriksaan terlihat begitu saja. “Dok, aku...aku nggak sengaja memasukkan sesuatu.” Jari yang memakai sarung tangan karet itu masuk ke dalam...... “Aku baru saja mengembangkan teknik pijatan baru yang dapat memberikan efek menenangkan untuk kondisi seperti Anda yang pengembangannya berlebihan. Apakah Anda mau mencobanya?” Melihat wajah tampan dokternya di bawah lampu operasi, aku dengan malu mengangguk kepala.
36.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang twist games
Read
+Library
Suamiku, Aku Telah Takluk Pada Pria Lain

Suamiku, Aku Telah Takluk Pada Pria Lain

Aku adalah seorang wanita muda bersuami, berusia tiga puluh tahun. Tubuhku masih terjaga dengan baik, payudara montok dan putih, bokong berisi dan kencang, serta wajah dengan garis-garis anggun yang memancarkan pesona dewasa. Aura kelembutan seorang wanita matang menguar begitu alami dariku, membuat setiap pria yang menatap seolah membayangkan bagaimana rasanya menekanku di bawah tubuh mereka. Awalnya, aku hanya berniat mengisi waktu luang dengan berlatih yoga saat suamiku sedang dinas ke luar kota. Aku pun memanggil adik iparku, yang bekerja sebagai pelatih pribadi di sebuah gym, untuk datang ke rumah dan mengajariku. Siapa sangka, keputusan sederhana itu justru menyeretku ke dalam situasi yang begitu canggung...
16.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 455 Beses bilang twist games
Read
+Library
Mencintai Dalam Luka

Mencintai Dalam Luka

Orang-orang bilang aku sudah menemani Clayton selama lima tahun dan mencintainya dengan sangat dalam. Di tepi bendungan, dia melempar tasku ke dalam air dengan santai . Sambil bercanda dia berkata, "Kalau Vanessa berani melompat dan mengambilkan tas itu untukku, aku akan memberinya status." Dia tidak menyangka, aku benar-benar melompat ke air. Saat itu, matanya menunjukkan kepanikan yang jarang terlihat dalam sekejap. Setelah itu, aku berenang kembali ke tepi bendungan. Pahaku penuh darah dan di telapak tanganku ada gelang yang patah. Gelang itu adalah pemberian dari Clayton ....
7.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 162 Beses bilang twist games
Read
+Library
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku. "Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang twist games
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Saat usia kehamilanku sembilan bulan, aku sudah ada di penghujung masa kehamilan, tubuhku terasa berat dengan bayi yang bisa lahir kapan saja. Tapi suamiku, Alexander Santoso, wakil kepala keluarga, justru mengurungku. Dia menahanku di sebuah ruang medis bawah tanah yang dingin dan steril, lalu menyuntikkan obat penahan kontraksi. Saat aku berteriak kesakitan, dia menatapku dengan dingin dan berkata aku harus menahannya. Karena pada saat yang sama, istri almarhum kakaknya, Elisa juga diperkirakan akan melahirkan. Sebuah sumpah darah yang pernah dia buat dengan mendiang kakaknya menyatakan bahwa anak laki-laki sulung akan mewarisi wilayah keluarga di Teluk Barat Jaya yang begitu menguntungkan. "Warisan itu milik anak Elisa," katanya. "Davin sudah tiada, dia benar-benar sendirian dan tak punya apa-apa. Seluruh cintaku tetap untukmu, Alana. Aku hanya butuh dia melahirkan dengan selamat. Setelah itu, barulah giliranmu." Obat itu membuat tubuhku terus-menerus tersiksa. Aku memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Dia justru mencekik leherku, memaksaku menatap mata dinginnya. "Berhenti berpura-pura! Aku tahu kau baik-baik saja. Kau cuma berusaha merebut warisan itu." "Untuk mendahului Elisa, kau rela melakukan apa saja." Wajahku pucat, tubuhku bergetar hebat. Dengan sisa tenaga, aku berbisik lirih, "Bayinya akan lahir... aku tidak peduli soal warisan. Aku hanya mencintaimu, dan aku ingin anak kita lahir dengan selamat!" Dia mencibir. "Kalau kau memang sesuci itu, kalau kau benar mencintaiku, kau tak akan pernah memaksa Elisa menandatangani perjanjian pranikah yang membuat anaknya kehilangan hak warisan." "Jangan khawatir, aku akan kembali padamu setelah dia melahirkan. Bagaimanapun, kau mengandung darah dagingku." Sepanjang malam, dia berjaga di depan ruang bersalin Elisa. Baru setelah melihat bayi itu di pelukan Elisa, dia teringat padaku. Dia akhirnya menyuruh tangan kanannya, Raka untuk membebaskanku. Tapi ketika Raka menelepon, suaranya gemetar. "Bos... nyonya dan bayinya... mereka sudah tidak ada." Di saat itu juga, Alexander hancur.
56.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang twist games
Read
+Library
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
4.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 155 Beses bilang twist games
Read
+Library
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Perempuan simpanan Ervando sedang merajuk lagi. Ervando menyerahkan Surat Perjanjian Cerai padaku. "Tandatangani saja, cuma formalitas untuk menenangkan cewek itu." Aku mencengkeram ujung rokku erat-erat, mengangguk. Dengan tenang aku menandatangani namaku. Saat pergi, aku mendengar teman-temannya bercanda, "Dia ini sungguh penurut, ya? Jangan-jangan kalau kamu suruh dia ambil akta cerai pun, dia bakal diam saja tanpa protes?" Ervando dengan senang hati menyalakan sebatang rokok. "Mau bertaruh?" Mereka bertaruh bahwa sebulan kemudian di kantor catatan sipil, aku akan menangis tersedu-sedu, tetapi tetap patuh, tanpa keluhan menukar akta nikah dengan akta cerai. Aku menggenggam ponselku, tidak bersuara. Hanya membalas pesan yang baru saja masuk: [Kalau begitu, kamu menikah saja denganku, apa nggak bisa?] [Bisa.]
4.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang twist games
Read
+Library
Rekan Kerjaku Selingkuhan Suamiku

Rekan Kerjaku Selingkuhan Suamiku

Saat pulang kerja, Paula, rekanku menghampiriku. Dia meminta tolong agar aku menggantikan shift malamnya. Karena aku sudah punya rencana setelah pulang kerja, jadi aku menolak. Saat sedang bertugas malam itu, dia ketahuan meninggalkan tempat kerja dan dipecat oleh perusahaan. Paula mulai menyimpan dendam padaku. Ketika aku sedang hamil dan hampir melahirkan, dia mendorongku dari tangga. “Aku bersusah payah untuk masuk ke perusahaan ini. Kalau bukan karenamu, aku nggak akan dipecat!” “Jangan harap bisa hidup enak di atas penderitaanku!” Akhirnya, aku mengalami pendarahan hebat dan meninggal bersama bayiku. Namun, saat aku membuka mata, aku kembali ke hari di mana Paula memintaku untuk menggantikan shift malamnya. Ternyata, alasan dia meninggalkan tempat kerja waktu itu adalah bertemu dengan suamiku diam-diam.
9.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 325 Beses bilang twist games
Read
+Library
Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita

Aku memegang ujung rok, dengan wajah yang merah baring di kasur pasien. "Aku, aku tadi saat lagi syuting tidak sengaja, duduk diatas alat......jadi tersangkut......" Wajah dokter yang muda terlihat senyum sinis dan tidak bersuara...... Barang yang dikeluarkan masih bergetar di atas piringan. Aku terpesona sama wajah yang tampan di bawah cahaya putih. Menarik tangannya dan meletakkan di bagian tulang selangka, miringkan kepala melihatnya dengan sangat kasihan, "Dokter Jefri, aku masih tidak nyaman, bisa bantu aku periksa lagi?"
7.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 238 Beses bilang twist games
Read
+Library
PREV
123456
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status