Dihamili Suami Saudara Kembarku
“Kau … tidak ingat?”
Pertanyaan itu membuat Alea terdiam kaku. Ia mencoba mengingat, tapi ingatannya kabur—hanya pecahan adegan samar: dentuman musik, gelas berisi alkohol, tubuhnya yang ringan dan kehilangan kendali. Ia menutup mata, mencoba memaksa otaknya bekerja, tetapi yang muncul hanya potongan tak jelas.
“Kenapa bisa begini?” Alea berbisik gemetar, menatap Javier yang kini sudah mengenakan kembali pakaiannya dengan tenang, seolah semua ini bukan bencana.