Dosa Dibalik Cadar
“Maafin kakak ya Sam, karena telat ngasih kamu makan. Besok-besok, sebelum kakak pergi, kakak usahain mentingin kamu dulu.”
Sammy hanya merespon dengan menepuk-nepuk tangannya dan bergumam tidak jelas. Sammy memang tidak bisa berbicara.
“Kamu tidur lagi ya Sam, ini masih terlalu pagi.”
Salwa melihat jam dinding yang masih menunjukkan pukul empat pagi. Salwa yakin, dalam diamnya Sammy mengerti ucapannya. Sehingga tak tunggu lama, Sammy merebahkan dirinya di sofa lalu mencoba memejamkan mata.