Jodoh dari ayah
panggilnya beranjak dari tempat tidurnya dan dengan cepat Jasmin memeluk tubuh ayahnya.
" Ayah... Jasmin rindu ayah, Jasmin butuh ayah. Ayah jangan pergi jauh lagi " rengek Jasmin seperti anak kecil yang takut kehilangan orangtua tunggalnya.
" Iya... Ayah akan selalu ada untuk putri ayah, ayah juga sangat rindu kamu nak " ujarnya. Suasana haru itu tak dapat terbendung lagi, Jasmin melepaskan pelukannya dan mengusap pipi ayahnya yang terlihat jelas garis-garis keriput di wajahnya.