author-banner
Gekko
Gekko
Author

Novels by Gekko

Pewaris Pusaka Dewa Iblis

Pewaris Pusaka Dewa Iblis

Zhang Liu hanyalah pendekar rendahan dari sekte kecil, hingga suatu malam pembantaian menghancurkan segalanya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia terbangun dengan pusaka legendaris tertanam di dadanya—Jantung Duality, artefak yang menyimpan dua jiwa abadi, seorang Dewa Kebajikan dan Raja Iblis. Untuk membalaskan dendam sektenya dan bertahan hidup, Zhang Liu terpaksa menjadi negosiator bagi dua kekuatan legendaris itu. Dia menyembuhkan desa dengan teknik suci, tapi dia juga membantai musuh dengan kegelapan yang mengerikan. Dunia mulai takut sekaligus kagum padanya. Apakah dia seorang penyelamat atau pembawa malapetaka?
Read
Chapter: Bab 117 — Tuan Muda dari Fanghan
Sementara itu, di kejauhan, Zhang Liu dan Zhu Mei terus berjalan. Perlahan. Tergesa-gesa. Tidak berani berhenti meskipun napas mereka tersengal-sengal. Zhu Mei masih membawa pria besar itu di pundaknya. Tubuh pria itu hampir dua kali lipat berat badannya. Zhang Liu melihatnya. Meskipun tubuhnya sendiri terasa seperti mau hancur, dia masih berusaha membantu. Tangan Zhang Liu yang tidak melukai perut digunakan untuk menyentuh lengan pria asing itu—bukan untuk menggendong, tapi untuk mengalirkan sedikit energi penyembuhan. "Biarkan aku saja," kata Zhu Mei tanpa menoleh. Suaranya terdengar lelah. "Kau fokus sembuhkan dirimu sendiri. Repot sekali." Zhang Liu tersenyum tipis di belakangnya. "Tidak apa-apa. Kau pasti kesulitan karena tinggi badanmu yang berbeda." Zhu Mei berhenti melangkah. Dia menoleh ke belakang, wajahnya merah padam—bukan karena lelah, tapi karena marah. "Kau kira aku pendek?!" Zhang Liu mengerjap. Dia tidak menyangka kalimatnya akan ditafsirkan seperti itu. "Maks
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: Bab 116 — Diincar
"Diam," balas Hui Shen pelan. "Dia sedang belajar."Zhang Liu tidak mendengar mereka. Pikirannya fokus untuk bisa memberikan serangan yang lebih besar pada lawannya.Pedang Tanduk Hitam di tangan kanannya berdenyut. Tongkat Suci di tangan kirinya berdenyut.Sriing!Cahaya putih keemasan dan hitam kebiruan meletus dari kedua senjata itu bersamaan. Gelombang kekuatan menyebar ke segala arah.Pohon-pohon di radius lima puluh meter bergoyang keras, dahan-dahan patah, daun-daun beterbangan seperti badai kecil. Tanah di bawah kaki Zhang Liu retak-retak, membentuk lingkaran dengan dirinya sebagai pusatnya.Dan yang paling penting—Gerombolan harimau putih itu berhenti.Mereka tidak bergerak, tidak mengaum, dan hanya berdiri di tempat mereka masing-masing, kaki-kaki besar mereka terpaku di tanah.Mata biru keperakan mereka menatap Zhang Liu dengan ekspresi yang tidak biasa. Untuk pertama kalinya, mereka ragu.Hun Mo berseru dalam kepala Zhang Liu. "Ini saatnya. Bunuh mereka semua."Tapi Hui S
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: Bab 115 — Serangan Gerombolan Harimau Putih
Zhang Liu dan Zhu Mei masih berdiri di tempat mereka, saling pandang dengan wajah yang berubah tegang. Dari balik pepohonan di sebelah barat, sosok-sosok besar mulai bermunculan satu per satu.Tubuh mereka semua sama besarnya dengan harimau yang baru saja dikalahkan Zhang Liu.Yang berjalan di depan adalah yang terbesar di antara mereka. Tingginya hampir setengah kepala lebih tinggi dari yang lain. Di wajahnya, ada bekas luka panjang dari pangkal hidung hingga ke pipi kanan, membuatnya terlihat lebih ganas dan mengerikan.Mata pemimpin harimau itu menatap Zhang Liu. Lalu pandangannya turun ke tangan Zhang Liu—ke tulang putih kecil yang masih digenggamnya."Grrh." Harimau itu mengeram.Itu adalah bau darah saudara mereka yang baru saja mati. Pemimpin harimau itu mengendus udara."GROOOA!"Raungan pemimpin harimau itu mengguncang seluruh lembah. Daun-daun berguguran dari pohon-pohon di sekitar. Air sungai di kejauhan bergetar, gelombang kecil naik turun seperti air mendidih.Tanah di ba
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: Bab 114 — Balik Diincar
Zhu Mei berdiri mendadak. Kursinya terdorong ke belakang dengan suara keras."Harimau putih? Itu binatang roh tingkat tinggi!" serunya, wajahnya berubah panik. "Dia gila, ya? Hanya pergi sendirian?"Jing Ling membalas dengan santai. "Biarkan saja. Dia orang yang sangat kuat."Zhu Mei mendengus kasar. Bukan itu yang membuatnya khawatir."Kau tidak mengerti," katanya cepat. "Bukan soal dia kalah atau menang. Tapi jika dia membunuh satu harimau putih, kelompoknya yang lain akan memburunya. Mereka tidak tinggal diam jika salah satu dari mereka mati. Kita semua juga bisa terkena masalah."Tanpa menunggu jawaban, Zhu Mei melesat keluar dari dapur. Langkah kakinya cepat, hampir berlari, melewati lorong dan keluar dari markas.Jing Ling menatap punggungnya yang menghilang di balik pintu, lalu menghela napas pelan."Kita? Katakan saja kau yang khawatir padanya," gumam Jing Ling sambil tersenyum kecil.Xue Lun yang dari tadi makan dalam diam, akhirnya bersuara."Dia menyukai Zhang Liu, kan?" ka
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: Bab 113 — Penyamaranku Gagal, Ya?
Xue Lun melangkah masuk ke markas. Langkahnya santai, seperti sedang berjalan-jalan di rumahnya sendiri, bukan di tempat asing yang baru pertama kali dia kunjungi.Tatapan Xue Lun menyapu seluruh ruangan. Dari dinding kayu yang masih menyisakan serpihan-serpihan kecil. Hingga langit-langit ilalang yang sedikit reyot di beberapa bagian, perabot sederhana yang Jing Ling tata dengan cukup rapi."Rumah kayu," komentarnya datar. "Tidak terlalu buruk. Setidaknya tidak bocor."Jing Ling yang berjalan di belakangnya menghela napas. "Kau bisa saja bilang 'terima kasih sudah menyambutku', tahu.""Kenapa harus bilang begitu? Aku diundang. Bukan meminta izin."Jing Ling menggeleng. "Sifatmu benar-benar tidak pernah berubah."Jing Ling kemudian menunjuk ke lorong di sisi kirinya."Taruh saja barang-barangmu di samping kamarku di sana," kata Jing Ling sambil menunjuk. "Kamar kosong di ujung lorong. Seprai dan bantal sudah ada. Jangan berantakan, ya."Xue Lun mengangguk tanpa banyak bicara, lalu me
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: Bab 112 — Syarat Segel Ketiga
Ledakan energi hitam meletus di antara mereka. Gelombang kejutnya menyebar ke segala arah, merobohkan pohon-pohon dalam radius puluhan meter. Tanah di bawah mereka retak-retak, membentuk cekungan kecil.Harimau putih itu terpental ke belakang. Tubuhnya yang besar berguling-guling di tanah, menghancurkan bebatuan dan semak-semak yang dilewatinya. Dia berhenti cukup jauh dari Zhang Liu, tergeletak di tanah dengan dada yang berlubang."Ck. Dia cukup tangguh," gumam Zhang Liu. Dia juga tidak baik-baik saja.Zhang Liu berlutut di tanah, satu tangan memegangi dadanya. Napasnya terengah-engah. Wajahnya pucat pasi, keringat bercampur darah mengalir di pelipisnya.Jubahnya robek di beberapa tempat, bahu kiri, lengan kanan, pinggang. Luka-luka kecil menghiasi sekujur tubuhnya.Tapi dia masih hidup. Dan harimau itu masih bergerak.Perlahan, dengan susah payah, harimau putih itu bangkit. Kakinya gemetar. Napasnya tersengal-sengal, mengeluarkan suara seperti orang yang tercekik."Masih mau bertaru
Last Updated: 2026-04-19
Kehidupan Kedua: Istri Pangeran Cacat Menuntut Balas

Kehidupan Kedua: Istri Pangeran Cacat Menuntut Balas

Diselingkuhi, dikhianati, dan dijadikan elixir oleh suaminya Putra Mahkota Qiang Yuze, karena darahnya yang dapat mengobati segala jenis luka dan penyakit. Ming Yue mati dengan penuh kebencian. Namun takdir memberinya kesempatan lagi. Di kehidupan kedua ini, dendam adalah tujuan hidupnya. Ia memilih menikah dengan Qiang Jun, pangeran yang cacat, hanya sebagai langkah awal untuk menghancurkan Putra Mahkota, namun berubah menjadi ikatan hati yang sulit dijelaskan. Kini Ming Yue harus memilih antara kebencian dan dendamnya, atau membuka ruang bagi cinta yang baru. “Mendesahlah, Ming Yue. Buat mereka dengar suaramu,” ucap Qiang Jun berbisik, membuat Ming Yue terdiam.
Read
Chapter: Bab 346 END
Qiang Rui dan Qiang Shen, adik-adik Qiang Jun, mendekat dan berdiri di sampingnya."Kakak ipar pasti bisa melewatinya," ujar Qiang Rui meyakinkan, menepuk pundak kakaknya memberi semangat.Qiang Shen ikut menambahkan, "Iya, Kak. Tenang saja. Semua akan baik-baik."Qiang Jun hanya mengangguk lemah, matanya masih tertuju pada pintu kamar.Tak lama kemudian, Qiang Suli kembali dengan membawa ramuan. Tanpa banyak bicara, ia langsung masuk kembali ke kamar. Wajahnya serius, penuh konsentrasi.Waktu berputar terasa berabad-abad bagi Qiang Jun. Ia mondar-mandir, sesekali menarik rambutnya frustrasi. Keluarganya hanya bisa diam, ikut mencemaskan keadaan di balik pintu.Akhirnya, suara tangis bayi terdengar memecah keheningan."Oeek! Oeek!"Semua yang menunggu langsung berdiri tegak, wajah tegang berubah menjadi harap-harap cemas. Beberapa waktu setelah suara bayi itu terdengar, pintu kamar terbuka. Salah satu tabib keluar dengan wajah berseri."Selamat, Yang Mulia! Seorang pangeran lahir denga
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: Bab 345
Hailan buru-buru menjelaskan, takut terjadi kesalahpahaman. "Yang Mulia, aku sudah berkali-kali melarangnya ikut denganku. Aku tidak ingin—""Ini keinginanku sendiri, Ayah, Ibu." Qiang Wangyi memotong tegas. "Tolong izinkan kami, ya."Mereka masih diam, seolah mempertimbangkan dengan matang. Helaan napas panjang keluar dari bibir Qiang Jun.Qiang Wangyi dan Hailan tegang. Jantung mereka berdebar menanti keputusan."Ternyata kau memang anakku, ya," ucap Qiang Jun akhirnya, nada bicaranya sedikit bergetar. Matanya tampak sendu mengenang masa lalu. "Dulu setelah menyelesaikan balas dendam, niatku juga ingin pergi dari kekaisaran ini."Keduanya terkejut. Qiang Wangyi membelalak. "Sungguh, Ayah?"Qiang Jun mengangguk pelan."Ya. Tapi karena Kaisar sebelumnya mendesakku untuk naik tahta, aku tidak punya pilihan." Ia melipat kedua lengannya dengan ekspresi kesal. "Si kembar tidak bisa diandalkan. Ck!"Ming Yue hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat suaminya masih kesal pada mendiang ayahn
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: Bab 344
"Apakah itu benar, Yang Mulia?" tanya Qiang Rui dengan nada tidak percaya bercampur antusias.Ming Yue mengangguk pelan, wajahnya berseri. Tangan kanannya mengusap perutnya dengan lembut, senyum kecil terukir di bibirnya."Ternyata dia sudah ada di sini sejak bulan lalu.""Wah, selamat!" seru beberapa pejabat langsung bersorak riang.Suasana ruang rapat yang tadinya tegang berubah menjadi hangat. Yong Guan yang sebelumnya paling keras bersikeras, kini hanya bisa terdiam dengan ekspresi campur aduk.Ming Yue kemudian menoleh pada suaminya yang masih terdiam membeku di sampingnya. Qiang Jun belum bergerak sejak mendengar pengumuman itu. Matanya masih terpaku pada istrinya."Kau tidak senang?" tanya Ming Yue lembut, sedikit menggoda.Qiang Jun langsung bergerak. Tanpa peduli para pejabat yang masih ada di ruangan, ia memeluk istrinya dengan erat. Wajahnya ia benamkan di leher Ming Yue."Mustahil aku tidak senang," gumamnya dengan suara bergetar. "Terima kasih, Yue."Ming Yue membalas pel
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: Bab 343
Yong Guan menegakkan punggungnya, dan mengangguk yakin."Anda tahu sendiri, Yang Mulia. Pangeran sering menunjukkan kedekatannya. Dan gadis itu bahkan tinggal di istana. Sudah banyak rumor tidak sedap beredar tentang Pangeran dan gadis itu."Beberapa bangsawan lain mulai berbisik setuju. Seorang pejabat paruh baya menambahkan dengan nada khawatir."Benar. Kami khawatir dengan masa depan kekaisaran, Yang Mulia. Jika Pangeran menikahi gadis biasa tanpa nama keluarga, apa kata kerajaan tetangga?"Qiang Jun menanggapi dengan santai, namun matanya mulai menyipit tajam. Ia menggeser posisi duduknya, bersandar di kursi singgasana dengan satu tangan menopang dagu."Jika putraku menyukainya, memang apa salahnya?" katanya dengan santai.Mereka sedikit terkejut, dan hanya menghela napas pelan. Kaisar memang orang yang seperti itu.Yong Guan tidak menyerah. Ini bukan pertama kalinya ia berdebat dengan Kaisar, dan ia tahu bagaimana cara menyampaikan pendapat tanpa terlihat membangkang. Ia menunduk
Last Updated: 2026-02-28
Chapter: Bab 342
Beberapa hari telah berlalu sejak pengumuman mengejutkan di final sayembara. Namun seluruh kekaisaran masih digemparkan oleh kabar bahwa Putri Qiang Suli dimenangkan oleh Jenderal An Beiye yang menyamar. Dan yang lebih mengejutkan, ternyata mereka saling mencintai selama ini.Ada yang bersimpati pada Jing Ai, wanita yang ditinggalkan di depan umum. Mereka menyebutnya korban cinta segitiga yang tak berdosa.Namun tak sedikit pula yang membela An Beiye dan Qiang Suli. Mereka menganggap Jing Ai-lah yang justru mencoba merebut Jenderal An dari Putri. Jing Ai sendiri telah meninggalkan kediaman keluarga Jenderal An malam itu juga.Di kediaman putri, suasana pagi terasa hangat. Sinar matahari masuk melalui celah-celah tirai, menerangi ruangan dengan cahaya keemasan. Hailan berjalan menyusuri lorong menuju kamar Qiang Suli. Ia mengetuk pintu pelan.Tok! Tok!"Masuk," sahut Qiang Suli terdengar dari dalam, memberi izin.Hailan membuka pintu, melangkah masuk. Di kursi kerja, Qiang Suli terliha
Last Updated: 2026-02-28
Chapter: Bab 341
Ciuman pertama yang terasa lembut, ragu, seperti menanyakan izin. Tapi Qiang Suli membalas ciuman itu dengan lebih berani. Merespons dengan intensitas yang sama.“Hmph!” Gadis itu sedikit melenguh.An Beiye melumat lebih dalam, tangannya semakin erat memeluk tubuh ramping gadis itu. Keduanya larut dalam sensasi yang selama ini hanya bisa mereka impikan.Dunia di luar kamar itu seolah lenyap, hanya ada mereka berdua yang saling menemukan setelah sekian lama memendam rasa.Setelah beberapa saat yang terasa seperti keabadian, mereka terpaksa melepas diri. Nafas mereka terengah-engah, wajah saling berhadapan hanya dengan jarak beberapa sentimeter.An Beiye merasa bersalah. Ia menunduk, mencoba mengatur napas yang memburu. Matanya menatap lantai dengan penyesalan. "Maaf, aku seharusnya—"Qiang Suli kembali mengecup bibir pria itu. Hanya kecupan kecil, tapi cukup untuk membungkam penyesalannya. Seulas senyum merekah di wajahnya yang masih merona."Tidak apa-apa. Ayah tidak akan tahu," bisik
Last Updated: 2026-02-27
You may also like
Pendekar Romantis
Pendekar Romantis
Pendekar · mrd_bb
132.2K views
Pendekar Pedang Suci
Pendekar Pedang Suci
Pendekar · Khoirul N.
121.2K views
Kultivasi Awan Surga
Kultivasi Awan Surga
Pendekar · Klan Fang
111.3K views
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS
Pendekar · Neet_Sensei
93.1K views
Pendekar Pedang Tanpa Tanding
Pendekar Pedang Tanpa Tanding
Pendekar · Iro Magenta
90.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status