Dalam Pelukan Tuan Ganendra
Semua berawal karena di jual dan dipaksa menjadi Istri dari pria dingin tak tersentuh, hidup Liona begitu dibuat menyedihkan, hanya karena Tantenya terlilit hutang, Liona di jual pada Ganendra-seorang pewaris lumpuh yang enggan menikah karena trauma ditinggal oleh mendiang Istrinya. Liona, bagai Istri diatas kertas tanpa harga diri, Ganendra tak sedikitpun menatapnya selayaknya pasangan hidup, namun ibaratkan musuh yang ia benci. Perlakuan Ganendra amat kejam pada Liona, Ganendra menyiksa Liona dengan sikap angkuh juga dinginnya, ingin rasanya menyerah namun Liona di hadapkan dengan pilihan sulit, ia terikat dengan perjanjian pra nikah karena terpaksa. Disisi lain, ada seorang pria yang mengagumi Liona sejak lama, ia mampu mempertaruhkan segalanya demi mendapatkan Liona. Bagaimana kisah Liona? Baca hingga tuntas!
قراءة
Chapter: Murkanya Si Tuan Muda Lumpuh*“Atas dasar apa kamu menerima pernikahan ini, nona?” Dengan tatapan tajam bak pedang yang menghunus pada Liona, Ganendra bertanya datar, tak ada ekspresi apapun yang ditujukan pria matang itu kecuali rasa benci, sementara Liona ia bingung, namun belum sempat Liona menjawab, suara Ganendra kembali terdengar terkesan seolah meremehkan. “Uang? Oh atau semua hartaku?” Ketika mendengarnya, sontak Liona membelalak. “A-apa m-maksud Tuan?” “Jangan pura-pura bodoh, aku tahu tipikal perempuan sepertimu, kau tidak jauh berbeda dengan perempuan lainnya, atas dasar harta, kau sukarela menyerahkan dirimu untuk menikahi seorang yang lumpuh seperti ku, benar begitu bukan?!” Kata-kata Ganendra begitu sadis, ia berhasil membuat Liona sakit hati untuk pertama kali, rasanya Liona ingin sekali membantah ucapan tersebut, tapi mana bisa? Liona tidak memiliki keberanian, terlebih ketika menatap tajamnya sorot manik kelabu milik Ganendra. “Jangan kau pikir, hanya karena kau adalah perempuan pilihan Papa
آخر تحديث: 2026-01-21
Chapter: Pertemuan Pertama* Mobil yang ditumpangi oleh Liona mulai berdecit, berhenti di sebuah rumah mewah. Tubuh Liona pun dibawa paksa keluar dari mobil namun masih dengan mata yang tertutup kain. Menyedihkan, gadis itu berjalan sambil terseok didampingi oleh dua pengawal. “Bawa dia ke atas, Tuan besar sudah menunggu!” ucap seseorang sama tinggi besarnya dengan jajaran bodyguard didalam rumah mewah tersebut. “Bagaimana dengan tuan muda?” tanya Oskar. “Belum, tuan muda masih dalam perjalanan!” Tak ada lagi yang Oskar tanyakan, ia gegas menuju lift bersamaan dengan bodyguard yang membawa Liona, mereka menuju lantai teratas dimana tuan besar pemilik rumah itu berada. Sesampainya di lantai tujuan, Oskar berjalan tergesa menuju satu pintu besar berwarna coklat, dibukanya secara pelan lalu Oskar berdiri dengan tegap menghadap satu kursi kebesaran yang tengah di duduki seseorang. “Selamat siang tuan Liam, saya sudah membawa gadis ini!” ucap Oskar memberitahu, Liona hanya menunduk ia mendengarkan apapu
آخر تحديث: 2026-01-18
Chapter: Dijual*Pagi harinya ketika Liona terbangun dari tidurnya, hal yang ia lakukan adalah membereskan segudang pekerjaan rumah, termasuk menyiapkan sarapan pagi untuk penghuni rumah tersebut. “Liona, mana susu nya?” tanya Nanda sambil menguap, wajahnya kusut karena baru saja bangun tidur. “Sebentar, aku ambilkan!” Liona lantas berlari kecil menuju dapur, hari ini adalah hari Senin, kedua anak Imelda akan pergi ke sekolah, mereka duduk di bangku Sekolah menengah atas kelas akhir. “Liona, tugas kemarin sudah diselesaikan kan?” tanya Nindi, kembaran Nanda. “Sudah, bukunya aku simpan di meja sudut,” balas Liona, ia menyimpan satu gelas susu diatas meja makan. Begitulah kelakuan anak Imelda, ia menjadikan Liona tak hanya seperti pembantu, tapi juga gadis serbaguna, karena Liona tak hanya memiliki wajah cantik, namun juga memiliki otak yang pintar, tidak seperti Nanda dan Nindi. Dulu, Liona memiliki cita-cita menjadi Dokter, akan tetapi ketiadaan biaya membuatnya putus sekolah juga sadar diri, da
آخر تحديث: 2026-01-11
Chapter: Transaksi“Mahar 500 juta untuk keponakanku!" suara wanita berambut merah itu terdengar begitu lantang menyebutkan angka fantastis. “500 juta? apa kau yakin?," tanya lawan bicara wanita berambut merah tersebut memastikan diiringi dengan mata yang menatap serius. “Ya, apa kau keberatan?" “Tentu saja tidak, asalkan dengan satu syarat, dia masih suci!" Imelda-wanita berambut merah tersebut tertawa menyeringai. “Aku jamin 1000% bahwa keponakanku masih suci!" kemudian, Imelda melempar sebuah foto gadis muda tepat ke atas meja restaurant itu, gadis manis yang memiliki wajah begitu cantik dengan kulit putih bersih. Gadis yang mampu memikat mata siapapun yang melihatnya, termasuk Oskar-Pria setengah paruh baya yang sedang mencari gadis bersegel yang akan dipinang oleh anak Tuan majikannya. Ya, Oskar adalah seorang asisten orang terkaya dan terpandang di Kota J.K. Sebulan lalu, Tuan majikannya memintanya untuk mencarikan gadis untuk putra pewarisnya yang tidak pernah ingin menikah setelah seb
آخر تحديث: 2025-12-27