author-banner
Edelweis Jingga
Edelweis Jingga
Author

Novels by Edelweis Jingga

Obsesi Dingin Sang Komandan

Obsesi Dingin Sang Komandan

"Menikahlah denganku." Permintaan itu datang langsung dari Komandan Ryuga Aksara kepada Dara Anjani, seorang pemilik toko bunga yang sejatinya sangat menghindari kehidupan militer. Ryuga membutuhkan sosok ibu untuk putranya, sementara Dara menjadi satu-satunya wanita yang selalu membayangi pikirannya sejak menerima donor jantung dari mendiang istri Ryuga. Dara sempat mengira pernikahan tersebut akan menjadi penderitaan. Namun, pertahanannya perlahan runtuh di bawah dominasi dan ketegasan Ryuga yang begitu intens melingkupinya. Walau interaksi emosional mereka terasa dingin, kebersamaan dan perhatian Ryuga yang makin mendalam perlahan mengaburkan batas antara rasa benci, kewajiban, dan obsesi yang terjalin di antara mereka.
Read
Chapter: Bab 149 Sadar, Dara!
...Bab 149Dara tersenyum lebar usai mengantri hampir tiga puluh menit demi untuk satu pack risol mayo viral yang diidamkannya.“Sudah, Mas. Ayo, jadi ke departemen store sekarang katanya mau beri beberapa perabot.”“Iya.”Ryuga pun melajukan mobilnya menuju ke departemen store. Dibalik wajah penatnya, Ryuga masih fokus memikirkan teka-teki yang belum terpecahkan.“Kapan kamu ketemu Dirga?” tanya Ryuga, tanpa menoleh pada istrinya.Risol di tangan Dara urung masuk ke mulutnya. Ia menolehkan kepalanya. “Itu, sehari sebelum kamu berangkat latihan.”“Dia ke toko?”“Iya. Dia katanya nggak sengaja lewat terus kebetulan mampir aja buat beli bunga.”Ryuga sempat melirik, lalu pandangannya kembali tertuju pada jalan. Dari semua rekaman cctv hari itu Ryuga sudah mengecek semuanya. Tidak ada yang menampilkan sosok Dirga memasuki toko.“Kamu nggak cek cctv?” tanya Dara.“Rekaman cctv hari itu nggak ada yang menangkap kedatangan Dirga.”Kali ini Dara menutup kotak risol di pangkuannya. Merubah
Last Updated: 2026-10-30
Chapter: Bab 148
...Bab 148Dara menggigit bibirnya sendiri, melirik sahabatnya meminta pertolongan. Namun, Deaalova melempar pandangannya acak berpura-pura tak melihatnya.Dara menyipitkan mata. Awas aja! Dara tidak akan membantunya nanti kalau tiba-tiba dia Yudha tahu pria-pria simpanannya.“Kita ke toko sekarang,” uajr Ryuga akhirnya.“Kenapa? Aku udah tutup, kok.”“Nggak apa-apa. Sambil menunggu waktu jemput Zio, daripada ke rumah akan lebih jauh.”Nada bicara Ryuga sama sekali tidak keras, tetapi cukup membuat Dara mengurungkan pertanyaan berikutnya. Ia pun segera menggamit lengan suaminya, keluar dari ruangan Dealova.Dara melirik ke belakang. Di balik punggungnya Dealova mengepalkan tangan, memberi semangat dengan cengiran mengejeknya.Sepuluh menit berlalu dalam keheningan. Sempat ragu, Dara akhirnya berusaha mencairkan suasana dengan mengomentari banyaknya pedagang
Last Updated: 2026-10-30
Chapter: Bab 147 Skenario Dirga
...Bab 147“Saya hanya ingin memastikan dulu kandungannya. Tablet itu aneh, Dara—”“Iya, Dealova udah cerita semuanya.” Dara bangkit dari sofa. “Harusnya kamu bisa tanya aku aja. Kalau gini sama aja kamu curiga kalau aku sengaja mau nyakitin kamu.”“Nggak sama sekali. Saya cuma nggak mau kamu khawatir dulu. Saya bakal bilang semuanya kalau hasil tes lab udah keluar.”“Seharian aku udah khawatir, Mas. Kamu larang aku minum vitamin itu tanpa jelasin apapun. Lalu, aku liat sendiri kalian memeriksanya diam-diam.”Dara lantas memutar tubuhnya, menuju kamar dengan menghentakan kaki. Dalam situasi begini, Ryuga memilih diam, membiarkan istrinya tenang dulu.***Dara terus menekuri tab nya, meski Ryuga beberapa kali tampak meliriknya dari balik kemudi. Tak ada satu pun yang membuka percakapan. Begitu juga saat tiba di depan toko, Dara segera berpamitan, tak berniat menawari suaminya masuk lebih dulu seperti biasa..Ryuga terdiam lama memperhatikan istrinya sampai masuk ke dalam toko.Harum
Last Updated: 2026-10-29
Chapter: Bab 146 Tak Semuanya Harus Dijelaskan
...Bab 146Selesai dengan urusannya di toilet, Dara menyelinap ke ruangan Dealova. Sebisa mungkin ia mengendap-endap agar tidak menimbulkan kecurigaan Yudha.Tanpa mengetuk lebih dulu, Dara mendorong pintu. “De.”Dokter cantik itu meringis di balik mejanya. “Kenapa, Beb? Mau konsultasi seputar apa? Ada yang tidak nyaman pada kehidupan ranjang, kah?”Dara mencebik. Menepis gurauan dari mulut beracun Dealova tanpa minat. “Jawab jujur, kenapa Yudha bawa botol vitamin tadi? Dia nyuruh kamu periksa?”Mata Dealova berkedip, polos. Dara tahu apa artinya. Puluhan tahun bersahabat dengannya dan sempat dibohongi habis-habisan, kini dia lebih mudah membaca gelagat sahabatnya itu.“Udah, deh! Nggak usah berniat bohongin aku.”“Iya, iya.” Dealova menghela napas, menyerah. “Jadi, ceritanya semalam itu Komandan mau minum vitamin itu tapi nggak sengaja kena tumpahan air terus leleh nggak kesisa, nggak ada b
Last Updated: 2026-10-29
Chapter: Bab 145 Duo Mesum
...Bab 145“Halo, sayang.” Suara Dealova terdengar serak dari seberang. “Jam berapa ini? Bisa besok aja nggak, telponnya?”Dealova segera menjawab panggilan itu meski masih sambil memejamkan matanya. Tentu saja dia baru saja tertidur setelah pulang shift karena ini sudah jam dua belas lewat.Yudha meringis, merasa kasihan pada kekasihnya. Namun, rasa penasaran membuatnnya tak sanggup menunggu sampai esok pagi.“Maaf, sayang. Darurat nih.”“Nggak usah ng-prank.” Dara menguap kecil. “Kalau nggak penting aku tutup.”“Iya, iya. Ada yang aneh sama vitamin Komandan. Tadi tablet itu tiba-tiba aja larut nggak kesisa pas kena air. Bahkan nggak bau apa-apa.”Dengan sisa-sisa kesadarannya, Dealova mencoba menganalisa. “Itu vitamin dari mana? Coba fotoin botolnya.”“Ok, nanti aku foto. Itu dari kakak ipar katanya.”“Vitamin yang biasa aku kasih ke Dara harusnya nggak cepat larut dalam air, sih.”“Makanya aku bilang aneh. Ya udah, besok aku bawa ke rumah sakit buat kamu cek.”“Eh! Tanggung jawa
Last Updated: 2026-10-28
Chapter: Bab 144 Racun Terselubung
...Bab 144Ryuga melirik waspada ke sekelilingnya, memastikan hanya ada Dirga dan dirinya saja di sana.Dalam sekejap, Dirga yang tengah dikuasai amarah akibat provokasi kakaknya menerjang maju dan menghantamkan pukulan secara membabi-buta.Ryuga, yang sudah mengantisipasi serangan itu, berhasil memiringkan kepalanya meski hantaman tersebut tetap mendarat telak di bahu, membuat tubuh tegapnya terdorong mundur membentur pohon.Tidak ada yang berniat menyudahi, tidak pula ada yang benar-benar kalah. Keduanya saling mendominasi serangan.“Lo cuma pecundang yang diatur negara!” cemooh Dirga. “Kapan pun bisa pergi ninggalin Dara. Sementara gue… Dara cuma butuh waktu doang buat kembali ke pelukan gue lagi.”Bugh!Dirga menangkis tendangan Ryuga yang mengarah pada ulu hatinya. Pria itu tertawa meledek meski pelipis dan sudut bibir sudah mengeluarkan darah segar.Untuk sesaat, tak
Last Updated: 2026-10-28
Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Diperbudak dan diracun oleh suaminya sendiri, Keeva Nayanika akhirnya berhasil bangkit. Setelah bercerai, Keeva menjalani pernikahan kontrak dengan Aldrich demi menyelamatkan mahakarya AI kelas dunia yang ia kembangkan bersama mendiang ayahnya. Ketika identitasnya terungkap, mantan suami membujuknya. “Keeva, balikan yuk!” Keeva menatapnya jijik. “Sori, kamu siapa?” Muncul lelaki tampan dari belakang mereka, menggendong bayi mungil yang lucu. “Sayang, anak kita mau nyusu.”
Read
Chapter: Bab 115 Ketahuan
...Bab 115Sepasang suami istri yang baru saja terbakar habis oleh gairah itu pun terkapar di atas ranjang. Dada yang naik turun berusaha mengatur napas, bulir peluh yang mengaliri hampir sekujur tubuh.Aldrich menarik Keeva masuk dalam dekapannya, membubuhinya dengan kecupan-kecupan manis.Setelah beberapa saat saling bertukar pelukan, Dara menjauhkan sedikit badannya. “Lengket, Al. Bersihin badan dulu.”“Iyaa.” Sebelum benar-benar turun dari ranjang, Aldrich kembali menghujani Keeva dengan kecupan-kecupan kecil yang membuatnya geli.“Stop Al! kamu masih ada agenda kegiatan hari ini, buruan siap-siap,” seru Keeva, sembari mendorong tubuh suaminya.Hari ini agenda mereka adalah meeting evaluasi kerja. Sementara Aldrich dia ada meeting dengan klien berwsama bastian di tempat lain yang masih ada di area resor.Keeva berjalan melangkah riang melewati koridor yang sepi karena semuanya sudah bersiap di resto untuk menikmati makan siang.Seharusnya memang Keeva makan sendiri saja sepert
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 114 Honey Moon
...Bab 114Keeva tetaplah Keeva. Beberapa menit terlibat adegan panas dengan Aldrich tetap saja saat ada notifikasi yang menandakan ada email masuk ia tetap bisa mendengarnya.“Al, aku liat bentar, yaa?”Keeva meringis di bawah kungkungan tubuh Aldrich. Keringat mereka masih bercampur, begitu juga dengan tubuh yang masih saling menempel menyalurkan kehangatan di tengah dinginnya cuaca Jogja.Aldrich terkekeh, mereka bahkan masih terengah-engah mengatur napas yang belum stabil setelah terlibat penyatuan panas beberapa menit lalu.“Please…” mohon Keeva.“Kamu nggak capek? Hm?”“Capek lah! Tapi bentaran doang cuma mau cek email.”Baiklah! Aldrich harus mengalah menghadapi istri yang gila kerja juga seperti dirinya. Pelan-pelan ia bangkit dari atas tubuh Keeva, kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.“Makasih, Al,” ucap Keeva riang. Laptop yang sudah tersinngkir ke atas nakas tadi ia ambil kembali.Beberapa menit Keeva menekuri laptopnya Aldrich tidak lantas tidur. Dia m
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: Bab 113 Tak Sengaja Berciuman
...Bab 113 KeevaHujan memang tidak terlalu deras begitu Keeva dan Aldrich sampai di resor, tetapi cukup membuat mereka berdua basah kuyup karena Keeva memaksa untuk menyelinap lewat pintu samping, yang lebih jauh menjangkau kamarnya.Usai berganti dengan pakaian yang kering, Keeva segera duduk di atas ranjang membuka laptopnya. Beberapa camilan sudah terkumpul di sekitarnya siap untuk Keeva absen satu per satu. Kecuali susu dinginnya. Aldrich menggantinya dengan susu hangat yang ia pesan di resto lantai bawah.Aldrich paham sekali istrinya tidak bisa jauh-jauh dari laptop dan segala yang menyangkut Iris Drive. Ia pun segera beranjak menyusul ke atas ranjang untuk menemaninya.“Eh, kenapa? Kamu udah mau tidur, yaa? Aku pindah sofa aja,” ujar Keeva buru-buru menyingkirkan jajannya.“Nggak. Sini aja, aku temenin. Kita bisa sambil diskusi jadinya.”Keeva memperhatikan lama wajah suaminya. Satu tangannya menopang dagu, tertahan di atas paha. “Nggap apa-apa emang? Kamu nggak capek?”“Ng
Last Updated: 2026-08-10
Chapter: Bab 112 Kondom
...Bab 112Hampir satu jam konser seheila on 7 berlangsung, belum ada tanda-tanda Keeva minta pulang. Perempuan itu masih asyik menggoyang-goyangkan badannya mengikuti irama lagu sementara Aldrich posisinya tepat di belakang Keeva. Mata elangnya tidak bisa lengah memperhatikan sekitar.Meski sangat jarang penonton Sheila on 7 rusuh, tetap saja Aldrich merasa menonton konser di tengah lautan manusia akan sangat tidak aman untuk keselamatan istrinya dari tangan-tangan jahil penonton lain, terutama pria hidung belang yang mengambil kesempatan.“Keeva, ini udah satu album. Kamu bilang satu lagu doang, loh!” seru Aldrich tepat di samping telinga Keeva.Istrinya nyengir kuda. “Bentar lagi, yaa?”“Hujan, Keeva!” desis Aldrich. Mulai geram.Bukan sekedar marah karena Keeva tidak mau pulang, masalahnya sekarang hujan turun lagi. Dan baju mereka sudah basah oleh keringat yang bercampur gerimis.Aldrich menggunakan telapak tangannya untuk menutupi kepala Keeva.“Nggak usah, Al. Kita hujan-hu
Last Updated: 2026-08-04
Chapter: Bab 111
...Bab 111Aldrich terkekeh keras. Mendapati wajah terpukul istrinya, ada rasa tidak tega sekaligus lucu.“Hei, di sebelah itu kamar Sania. Aku nggak tahu siapa laki-laki yang ada di dalam. Kamu juga denger, kan? Apa jangan-jangan…”Buru-buru Keeva berjinjit menutup mulut Aldrich, menghalangi hal memalukan yang akan keluar dari mulutnya. Keeva malu sekali, ya ampun! Hampir saja dia mau menceburkan diri ke laut demi meredam kesedihannya yang merasa dikhianati.“Jadi bener? Kamu ngira aku yang ada di kamar sebelah?” ulang Aldrich, menahan tawanya.Keeva spontan mencubit pinggang suaminya. “Y-ya lagian kamu. Ngilang dari siang, dan terakhir aku liat kamu sama Sania. Peluk-pelukan gitu. Jadi, nggak salah dong! Kalau aku nebak itu kamu?” seru Keeva menggebu-gebu. Lalu, mengerucutkan bibirnya.Melihat Keeva cemberut begitu, Aldrich tertawa kecil. “Oke, sorry. Aku emang anterin Sania tadi siang. Tapi cuma sampai ke petugas medis doang abis itu aku pergi. Nggak sengaja ketemu partner bisn
Last Updated: 2026-08-02
Chapter: Bab 110 Suara Dari Kamar Sebelah
...Bab 110Keeva tersenyum kecut, berusaha meredam debaran jantungnya yang hampir berhenti berdetak. Tidak ingin melihat adegan menyakitkan itu lebih jauh, Keeva menyeret langkahnya menuju kamar.Pintu tertutup dengan suara bantingan kasar, lalu Keeva menguncinya. Sania memang adiknya, Keeva tahu itu. Namun, tetap saja mereka tidak lahir dari rahim yang sama dan dari penglihatan Keeva bisa tahu wanita itu punya rasa yang lebih pada suaminya.Hingga malam hari Keeva masih mengunci diri di kamarnya. Ia tak berminat sama sekali untuk berkumpul bersama yang lainnya untuk makan malam di tepi pantai. Bahkan mood belanja dan mengekplore Jogja hari itu lenyap sudah.Semua gara-gara jalang Sania!Bastian membawakan makan ke kamar, lalu camilan, Keeva menolaknya. Tak ada makanan atau minuman apa pun yang masuk dalam perut Keeva sejak siang. Isi kepalanya penuh oleh berbagai asumsi liar tentang Aldrich dan Sania yang sampai saat ini belum juga kembali.“Bisa gila aku lama-lama di sini,” gumam
Last Updated: 2026-08-01
You May Also Like
Mencintai dalam Doa
Mencintai dalam Doa
Romansa · Lena Latipah
2.0K views
Kopi Panas Untuk Si Jalang
Kopi Panas Untuk Si Jalang
Romansa · Haruchan ST NE
2.0K views
Bukan Wanita Penggoda
Bukan Wanita Penggoda
Romansa · Hanazono Hikari
2.0K views
Setiap Momen adalah Kamu
Setiap Momen adalah Kamu
Romansa · Jane Lestari
2.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status