author-banner
Shaqueen
Shaqueen
Author

Novels by Shaqueen

Dicampakkan Di Hari Pernikahan, Dinikahi CEO

Dicampakkan Di Hari Pernikahan, Dinikahi CEO

Di hari pernikahan, Selina harus menerima kenyataan pahit saat Raka–calon suaminya membatalkan pernikahan. Kehancuran Selina semakin menjadi-jadi saat dia tahu kalau calon suaminya tengah melangsungkan pernikahan dengan wanita lain. Di tengah kekalutan, Elvano datang sebagai penyelamat. Pria itu dengan sukarela menjadi pengganti. Pernikahan memang berjalan lancar, tapi tidak dengan sesudahnya. Disaat Selina mulai menerima Elvano, sosok masalalu Elvano datang. Lantas apa yang akan mereka lakukan? Apakah Selina akan bertahan atau memilih untuk mundur?
อ่าน
Chapter: Ngga Mau Ambil Kesempatan
“Arghh! Kenapa harus kamu kecilin AC-nya, Mas?”“Saya ngga kecilin, Selina, bahkan ini udah naik,” jawab Elvano dengan nada rendah. Pria itu sedang mati-matian menahan gejolak yang ada di dalam dirinya.Napas pria itu sedikit memburu, membuat Selina menoleh. Selina bangkit dari posisi rebahannya, dia jadi duduk di samping Elvano yang sedang menundukkan kepala. Tangan Selina terulur, menyentuh pundak Elvano. Sentuhan lembut tangan Selina semakin membuat Elvano hilang akal. Pria itu menoleh, menatap istrinya.“Panas, Mas.”Elvano semakin dibuat kelimpungan saat Selina mencoba melepas kimononya. Sebisa mungkin Elvano menahan. Karena kalau tidak ditahan, situasinya akan berbeda. “Jangan, Sel, jangan bodoh kamu. Saya ngga mau ambil kesempatan dalam situasi seperti ini.”Kedua mata Selina menyipit, dia menatap wajah Elvano dengan lekat. Tangannya terulur, menyentuh pipi. “Wajah kamu … kenapa merah banget? Apa kamu sakit, Mas?”Dihempasnya tangan Selina dari pipinya, lalu Elvano kembali mena
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-04
Chapter: Ada Yang Aneh
“Kalian ngga pulang, ‘kan? Kalian nginap, ‘kan? Kamu jangan alasan baju, El. Baju kerja kamu di sini masih banyak.”Elvano menghembuskan napasnya perlahan. Lagi-lagi situasi sulit menghimpitnya. Menginap? Sudah jelas Selina tidak akan berkenan. Tapi kalau tidak dituruti, Kakeknya akan terus memaksa. Elvano melirik Selina yang berdiri di sampingnya. Wanita itu hanya menunduk, meremas ujung bajunya. Lagi-lagi Elvano menghela napas.“Kalau saya tergantung Selina aja, Kek. Kalau memang Selina mau, ya gapapa. Tapi kalau dia ngga mau juga saya ngga bisa maksa,” jawab Elvano sambil menatap Albert.Terlihat raut kekecewaan di wajah Albert. Selina yang menangkap itu sontak meremas lengan Elvano, membuat pria itu menoleh menatapnya. Kepala Elvano sedikit merunduk, lalu bertanya, “kenapa, Sel?”“Kita … malam ini gapapa kita nginap di sini, Mas.”Mendengar kata-kata itu ke luar dari mulut Selina, wajah Albert seketika langsung cerah. Pria paruh baya itu mendekati Selina, meraih satu tangannya. “T
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-03
Chapter: Ngga Sendirian
“Mas.”“Ayo turun, Kakek udah nunggu daritadi.”“Aku takut.”Elvano menoleh, menatap wajah istrinya. Sepertinya semakin dekat dengan pintu rumah, nyali Selina semakin menciut layaknya kerupuk terkena air. Akan tetapi Elvano berusaha untuk menenangkan istrinya yang terlihat gugup. Elvano meraih tangan Selina, menggenggamnya dengan erat. Sial, hanya ingin bertemu Laras, tangan istrinya sampai sedingin ini.“Ada saya, Sel, saya ngga akan ke mana-mana. Saya juga jamin di dalam ngga akan terjadi apapun. jadi, kamu tenang aja,” ujar Elvano dengan tenang.Tenang katanya. Bagaimana Selina bisa tenang?! Bagaimana caranya?Elvano melepaskan genggamannya, lalu dia turun lebih dulu dari dalam mobil. Pria itu memutari depan mobil, lalu membuka pintu penumpang untuk Selina. Selina menghela napasnya dengan berat. Kalau sudah seperti ini bagaimana dia bisa menghindar? Mau tidak mau Selina harus masuk ke rumah itu dan bertemu Laras. Selina tidak takut, hanya saja dia tak mau sakit hati mendengar perka
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-06-01
Chapter: Bukan Pernikahan Kontrak
Sekitar jam enam sore pekerjaan Elvano baru selesai semua. Dia juga baru beberapa menit yang lalu selesai meeting dengan klien yang cukup penting. Syukurlah semuanya berjalan lancar tanpa ada masalah. Mereka juga tidak marah karena meeting yang seharusnya beberapa hari yang lalu, harus diundur hari ini.Setelah merapihkan barang-barang, memasukkan ponsel ke dalam saku jas, Elvano berniat untuk beranjak dari kursi. Akan tetapi saat diam au berdiri, ponsel di dalam sakunya berdering. Elvano kembali bersandar, mengeluarkan ponselnya.Kakek calling…Mendapati sang Kakek yang menelepon, Elvano langsung menjawabnya.“Hallo, Kek?”‘Kamu di mana? Udah jalan ke sini?’“Belum, saya masih di kantor. Ini baru selesai meeting, dan baru mau pulang.”‘Loh, iya kah? Yaudah Kakek tunggu, ya.’“Baik. Saya sama Selina akan segera datang. Ditunggu ya.”Tut.Elvano menghembuskan napasnya. Sejujurnya dia ragu untuk membawa Selina ke rumahnya. membawa Selina sama saja menyakiti hati wanita itu. mengingat ba
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-30
Chapter: Mimpi Buruk
“Muka lo kusut banget? Kenapa, Sel?”“Gimana ngga kusut.”“Kenapa? Masih mikirin Raka?”Selina menghela napasnya. Saat ini dirinya sedang berada di sebuah taman bersama Vania—sahabatnya. Niat awal mau ke supermarket, tetapi tujuannya berganti. Ke supermarket bisa nanti, yang jelas sekarang dia butuh teman cerita.“Lo udah nikah, Sel, begitupun Raka. Udahlah, lebih baik lo lupain dia aja, mulai hidup baru sama suami lo itu,” ujar Vania dengan santai dan apa adanya.“Lo gampang bilang begitu, Van. Di sini yang jalanin gue. Gimana bisa gue mulai hidup baru kalau gue aja nikah sama orang yang … ngga gue suka. Ini rasanya aneh. Aneh banget. Ini gue akan terpenjara seumur hidup sama dia. Gimana caranya gue mau bahagia?”Vania menyandarkan punggungnya kesanggahan kursi. Wanita itu tidak langsung menjawab, melainkan memilih menikmati ice creamnya yang dibelikan oleh Selina. Vania tahu dan mengerti sama permasalahan Selina. Dia juga tahu tidak akan mudah menerima orang baru yang sama sekali ti
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-26
Chapter: Ngga Seburuk Itu
Sudah tiga hari Selina menjabat sebagai istri Elvano. Walaupun pernikahan ini terkesan mendadak dan seperti paksaan, tetapi Selina tetap menjalani tugasnya sebagai seorang istri dengan baik. Semenjak pindah ke apartemen makan Elvano sangat terjamin. Itu semua karena Selina sering masak. Dan masakan wanita itu tak buruk-buruk banget, masih bisa dinikmati.Seperti pagi ini, Selina sudah berkutik di dapur sejak beberapa menit yang lalu. Dia sedikit bangun kesiangan, maka dari itu sebelum mandi langsu buru-buru bikin sarapan untuk suaminya. Makanan yang Selina buat juga simple, yaitu hanya nasi goreng dengan telur dadar. Lagipula bahan makanan belum komplit, dan baru hari ini Selina ingin belanja ke supermarket.Sambil mengaduk nasi di dalam wajan sesekali Selina menguap. Demi apapun, dia masih sangat ngantuk. Walaupun sudah terbiasa bangun pagi untuk bekerja, tetapi tidak dengan hari ini. Tubuh Selina sangat lelah, inginnya rebahan di kasur sepanjang hari, itu semua karena semalam dia ik
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-05-15
บางทีคุณอาจจะชอบ
Mas Duda (Indonesia)
Mas Duda (Indonesia)
Romansa · Ade Tiwi
145.2K views
PENGAKUAN ANAKKU
PENGAKUAN ANAKKU
Romansa · Azzila07
145.1K views
My Sweet Young Husband
My Sweet Young Husband
Romansa · Fatimah Rohim
144.9K views
Kubalas Madu dengan Manisnya Madu
Kubalas Madu dengan Manisnya Madu
Romansa · Pipit Aisyafa
144.9K views
Wajah Asli Adikku
Wajah Asli Adikku
Romansa · Syarlina
144.5K views
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status