author-banner
Amoora bee
Amoora bee
Author

Novels by Amoora bee

Aku Supermodel, bukan Istri Pewaris

Aku Supermodel, bukan Istri Pewaris

Jenny Wong telah menghabiskan delapan tahun hidupnya demi satu mimpi: menjadi supermodel dunia. Tepat ketika impiannya berada di depan mata, keluarganya menuntut satu hal yang tak pernah ia bayangkan-menikah dengan Xander William, pewaris konglomerat yang sudah menjadi musuhnya sejak remaja. Baginya, pernikahan hanya akan mengubur semua kerja keras yang telah ia bangun dari nol. Namun ketika perjanjian keluarga mulai mengancam masa depan kedua belah pihak, mampukah Jenny tetap mempertahankan mimpinya? Atau justru ia akan kehilangan semuanya?
Read
Chapter: Bab 93 : Ada Aku, Sayang
Xander sudah berada di dalam ballroom sejak tadi. Dia sengaja datang lebih awal untuk menyapa para investor yang baru tiba.“Pak Xander,” panggil Ryan sopan sambil memotong obrolan atasannya dengan salah satu investor.Xander melirik Ryan sekilas. Dia paham betul asistennya tidak mungkin memotong pembicaraan penting kalau tidak ada hal yang darurat.Pria itu bergeser mendekati Ryan. “Ada apa?” tanyanya datar.“Pak, Ci Jenny baru saja mengumumkan pernikahan kalian di depan media,” bisik Ryan cepat seraya menyerahkan ponselnya yang menampilkan siaran langsung berita hiburan.Mata Xander sempat membelalak sekilas. Dia benar-benar tidak menyangka Jenny akan mengumumkan hubungan mereka malam ini. Namun kagetnya hanya bertahan beberapa detik. “Apa yang terjadi?"“Sepertinya Ci Jenny menjawab secara impulsif karena dipancing pertanyaan para wartawan, Pak,” sahut Ryan sigap.Tanpa membuang waktu, Xander langsung melangkah cepat keluar ballroom menuju kerumunan wartawan yang sedang mengerubung
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 92 : Siapa Bilang Single?
Tiga minggu terakhir, banyak hal berubah. Dalam tiga minggu terakhir, perusahaan Andy Pratama mengalami tekanan besar setelah insiden di hotel itu. Andy pun memilih menarik diri dari dunia bisnis untuk sementara waktu.Sementara beberapa investor baru bergabung dalam program Jenny setelah Xander melakukan evaluasi besar-besaran.“Terima kasih ya untuk semua kru yang sudah bekerja keras selama satu bulan ini, acara reality show ini enggak akan sukses tanpa kerja keras kalian semua.” Jenny berdiri di atas panggung setelah acara gladi resik untuk penutupan reality show yang akan di gelar malam ini.Seluruh kru bertepuk tangan dan saling memberi pelukan satu sama lain. Setelah berjuang bersama selama sebulan penuh, kerja keras mereka benar-benar terbayar.“Dan pastinya…” Jenny merangkul model muda yang berdiri di sebelahnya dengan senyuman lebar. “Bintang malam ini adalah Chika.”Chika memang telah terpilih sebagai pemenang, dan mendapat kontrak eksklusif dari Star Model Management. Dan an
Last Updated: 2026-08-21
Chapter: Bab 91 : Giliran Aku Yang Kerja
Bab 91 : Giliran Aku Yang Kerja“Apa-apaan ini? Saya sedang berbicara deng-“ Andy mengentikan geramannya begitu melihat sosok pria yang menerobos masuk.“Pak Xander William.”Xander melangkah masuk dengan ekspresi datar. Tatapannya langsung tertuju pada istrinya yang sedang ketakutan. Ia semakin mempercepat langkahnya, melepas jasnya, dan menyampirkannya ke bahu Jenny.“Ayo pulang.” Xander meraih jemari Jenny tanpa sudi menoleh ke arah Andy, seolah pria itu tidak ada.Jenny menggigit bibirnya pelan. Bahunya perlahan turun setelah kehadiran suaminya. Ia mempererat jemarinya yang berada dalam genggaman Xander, dan mengikuti langkah Xander menuju pintu.“Pak Xander William. Sepertinya Anda terlalu berlebihan. Saya hanya berbicara dengan model Anda.” Andy tersenyum sinis melihat sisi protektif Xander kepada Jenny.Xander menghentikan langkahnya. Pria itu tetap membelakangi Andy Pratama, dan mulai berkata dengan suara yang sangat tenang. “Koreksi ucapan Anda.”Ruangan seketika menjadi suny
Last Updated: 2026-08-20
Chapter: Bab 90 : Jangan Naif
Meta berjalan memasuki lobi sebuah hotel bintang lima. Dia memang sudah diperintah Xander buat mendampingi Jenny siang itu. Manajer itu duduk tenang di ujung sofa, menanti kehadiran model utamanya.Tak lama kemudian, dia melihat Jenny turun dari mobil didampingi Vero. Meta langsung berdiri menghampiri. “Jenny,” panggilnya.Jenny tersenyum lalu melambaikan tangan dengan semangat. “Kak Meta, udah bawa semua berkasnya?” tanya Jenny sopan.Meta menyerahkan map berisi laporan program Jenny, lengkap dengan hasil rating beberapa episode terakhir yang sudah dia siapkan dari semalam.“Jen, Pak Xander minta aku menemani kamu bertemu Pak Andy.” Meta menatap Jenny dengan sangat serius. “Pria itu bukan orang yang gampang diatasi, Jen.”Jenny menghela napas pendek. Dia tahu suaminya tetap tidak bakal membiarkan dirinya menyelesaikan masalah ini sendirian. Tapi kali ini, dia beneran ingin membuktikan kalau dia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.“Kak, Pak Andy mintanya ketemu berdua aja sama aku.
Last Updated: 2026-08-18
Chapter: Bab 89 : Kenyataan tentang suamiku
Jenny akhirnya memutuskan buat pulang bersama Laura dan Niko—suami Laura—sehabis acara pembukaan toko roti mereka selesai. Di dalam mobil, Jenny mulai menceritakan semua kelakuan Tante Amel, ibunya Viona, selama ini.“Gila! Aku gak nyangka Tante Amel seniat itu, loh! Masa dia masih berharap Xander balik sama Viona? Padahal jelas-jelas anaknya sendiri udah bisa move on dan terima kenyataan,” cerocos Laura menggebu-gebu tanpa jeda.Niko melirik dan tertawa geli melihat kehebohan istrinya di bangku depan, lalu kembali fokus menyetir.Jenny yang duduk di kursi belakang ikut menanggapi. “Iya kan! Masa dia masih ngarep suamiku jadi menantunya? Dia kira dengan meneror aku, terus aku bakal langsung ngelepasin Xander gitu aja? Mimpi kali tuh orang!”Niko terkekeh lagi sambil melirik Jenny lewat spion tengah. Dua wanita ini kalau disatukan memang pas banget, persis kaya minyak ketemu api—langsung menyala-nyala.Laura mendadak memutar badannya ke belakang. Tatapannya berubah serius mengunci mata
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: Bab 88 : Kasihan? Saya Rasa Tidak.
Pagi-pagi buta Jenny mengantar Xander menuju halaman depan. Ryan dan supir pribadi Xander sudah berdiri menunggu.“Xander… enggak bisa langung pulang malam ini aja? Harus banget nginap semalam disana?”Jenny yang kemarin terlihat santai, pagi ini malah mulai merengek menolak ditinggal. Ia bergelayut manja di lengan suaminya.Xander terkekeh kecil, lalu mengusap lembut kepala istrinya. “Aku juga maunya langsung pulang, tapi enggak keburu, Sayang.”“Terus nanti malam kamu tidur sama siapa? Kalau enggak bisa tidur gimana? Kamu kan kebiasaannya sekarang kalau tidur harus peluk aku.” Jenny memberikan rentetan pertanyaan tanpa jeda, yang membuat Xander kembali tertawa gemas.“Ya kalau aku enggak bisa tidur, kamu malam ini terbang ke Singapore aja,” rayu Xander.Jenny mendengus, seandainya hari ini tidak ada jadwal syuting, pasti dia akan mengekor kemanapun Xander pergi.Melihat wajah kesal Jenny, Xander langsung memeluk tubuh istrinya dengan lembut. “Nanti malam kita video call sampai tidur
Last Updated: 2026-08-16
You may also like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status